UMPOUMPO

Muaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanMuaddib : Studi Kependidikan dan Keislaman

Menulis dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir. Oleh karena itu, pembelajaran menulis harus dilakukan dengan benar sejak dini. Pemilihan media dan metode pembelajaran yang tepat serta variasi model pembelajaran akan membantu siswa meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa adalah dengan menggunakan model snowball throwing. Faktanya, terdapat banyak hambatan dalam pembelajaran menulis cerita pendek yang masih berorientasi pada teori semata. Rendahnya minat guru dan siswa untuk belajar menulis, terutama menulis cerita pendek, juga menjadi salah satu penyebabnya. Hal serupa terjadi di SDN Janti Slahung Ponorogo, khususnya pada siswa kelas V. Pembelajaran menulis cerita pendek belum dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan karena 80% siswa kelas V memiliki prestasi belajar yang rendah, dan nilai KKM Bahasa Indonesia 70,00 belum tercapai. Untuk mengatasi masalah ini, penulis menemukan solusi dengan menggunakan model snowball throwing yang dikemas dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tahapan siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini menyenangkan dan memberikan hasil yang baik. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa menulis cerita pendek pada siklus I mencapai nilai rata-rata 69,00 dan pada akhir siklus II meningkat menjadi 76,75 dengan tingkat kelengkapan 100%. Peningkatan prestasi dan motivasi belajar siswa dalam menulis cerita pendek menggunakan model snowball throwing ini terlihat dari antusiasme dan hasil belajar siswa.

Dari hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan selama dua siklus, dapat disimpulkan bahwa peningkatan proses pembelajaran menulis cerpen menggunakan model snowball throwing ditunjukkan dengan meningkatnya keaktifan, keberanian, serta motivasi belajar siswa.Peningkatan hasil pembelajaran menulis cerpen menggunakan model snowball throwing ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata hasil pembelajaran menulis cerpen dari siklus I dan siklus II, mencapai ketuntasan 100%.Dengan demikian, penelitian ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model snowball throwing pada tingkat pendidikan yang berbeda, seperti sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas, untuk melihat apakah model ini tetap efektif dalam konteks yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi model snowball throwing yang lebih kreatif dan inovatif, misalnya dengan mengintegrasikan teknologi digital atau media pembelajaran lainnya, untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas pembelajaran menulis cerpen. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi pengaruh model snowball throwing terhadap aspek-aspek lain dalam keterampilan berbahasa, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, untuk memahami dampak yang lebih komprehensif dari model ini terhadap perkembangan kemampuan berbahasa siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran menulis cerpen yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern.

Read online
File size253.14 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test