UNISSULAUNISSULA

Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan Agung

Kreativitas matematika peserta didik SMP Negeri 1 Brondong yang rendah, dimana peserta didik hanya mengikuti cara-cara yang diberikan guru saat menyelesaikan soal sehingga ketika berhadapan dengan soal yang belum pernah dicontohkan, peserta didik kesulitan dalam mengerjakan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas 8A SMP Negeri 1 Brondong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kreativitas matematika peserta didik usai diterapkan Project based Learning. Project based learning diterapkan selama tiga siklus dan tiap akhir siklusnya peserta didik diberikan tes dengan soal-soal open ended untuk mengukur tingkat kreativitas matematikanya. Dengan penerapan selama tiga siklus, kreativitas matematika peserta didik mengalami pengingkatan hingga berada pada kategori cukup/sedang yang mana sebelumnya pada saat pre-test berada di kategori sangat rendah. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa pada penerapan di siklus pertama rata-rata kreativitas matematika peserta didik adalah 1,5 yang mana termasuk kategori sangat rendah. Pada siklus kedua kreativitas matematika peserta didik mengalami kenaikan. Rata-rata kreatifitas matematika peserta didik di siklus kedua adalah 4,15 sehingga termasuk kategori sedang. Lalu pada siklus terakhir kreativitas matematika peserta didik adalah 11,78 yang mana adalah kategori cukup/sedang.

Berdasarkan hasil serta pembahasan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pada penerapan Project Based Learning, kreativitas matematika peserta didik mengalami kenaikan hingga kategori sedang/cukup.Penerapan selama tiga siklus masih belum menaikan kreativitas matematika peserta didik sampai pada kategori tinggi.Faktor yang mempengaruhi adalah waktu penerapan yang kurang sehingga terkesan terburu-buru.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah penambahan jumlah siklus pembelajaran Project Based Learning menjadi lima atau enam siklus dapat meningkatkan kreativitas matematika peserta didik hingga mencapai kategori tinggi, serta berapa lama waktu yang optimal untuk setiap siklus. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan antara model Project Based Learning tradisional dengan model yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti aplikasi berbasis STEM, untuk mengetahui pengaruh penggunaan media digital terhadap tingkat kreativitas dan motivasi belajar siswa. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang fokus pada dinamika kerja kelompok dan peran fasilitasi guru selama proses proyek dapat menggali faktor-faktor sosial‑emosional yang mendukung atau menghambat perkembangan kreativitas matematika, sehingga dapat dirumuskan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Ketiga arah penelitian ini diharapkan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang bagaimana memperbaiki dan memperluas penerapan Project Based Learning dalam konteks pendidikan matematika di sekolah menengah pertama. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan model tersebut terhadap prestasi akademik siswa pada mata pelajaran matematika selama satu tahun setelah intervensi. Dengan melibatkan sampel yang lebih beragam dari beberapa sekolah, hasilnya dapat lebih generalisasi untuk kebijakan pendidikan nasional.

  1. IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA POKOK BAHASAN PELUANG | Faelasofi | JURNAL e-DuMath.... ejournal.stkipmpringsewu-lpg.ac.id/index_php/edumath/article/view/460IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA POKOK BAHASAN PELUANG Faelasofi JURNAL e DuMath ejournal stkipmpringsewu lpg ac index php edumath article view 460
  2. Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Upaya Peningkatan Kreativitas Mahasiswa |... doi.org/10.23917/varidika.v30i1.6548Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning PjBL Upaya Peningkatan Kreativitas Mahasiswa doi 10 23917 varidika v30i1 6548
Read online
File size1.07 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test