STITUSASTITUSA
An NahdlaAn NahdlaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen Pondok Pesantren dalam pengembangan keterampilan wirausaha santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sendangsari Garung. Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan (field research) dengan sifat kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sabilillah Sendangsari Garung. Sumber data meliputi wawancara dengan pimpinan Pondok Pesantren, santri, pengurus, pembina kegiatan, dan alumni, serta dokumentasi, foto kegiatan, arsip, dan profil pondok pesantren. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan, reduksi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sabilillah Sendangsari Garung menerapkan sistem manajemen perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Dalam kegiatan wirausaha santri, sistem manajemen yang sama diterapkan, namun pengorganisasiannya belum optimal karena krisis kepengurusan dan fokus pada pembangunan fisik. Pengarahan oleh pengasuh dan pembina wirausaha juga kurang rutin. Faktor pendukung wirausaha santri meliputi sumber daya manusia, motivasi, dan fasilitas, sementara faktor penghambatnya adalah emosi santri, pengorganisasian, kurangnya modal, dan tempat. Upaya peningkatan wirausaha meliputi perbaikan manajemen, pemenuhan sarana prasarana, dan kerjasama dengan pihak eksternal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sabilillah Sendangsari Garung menerapkan sistem manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian dalam seluruh aspek pondok, termasuk pengembangan keterampilan wirausaha santri.Meskipun demikian, terdapat kendala dalam pengorganisasian kegiatan wirausaha akibat krisis kepengurusan dan fokus pada pembangunan fisik pondok, serta kurangnya pengarahan yang rutin dari pengasuh dan pembina.Faktor-faktor pendukung seperti semangat santri, motivasi, dan fasilitas, serta faktor penghambat seperti emosi santri, kurangnya modal, dan tempat, turut memengaruhi keberhasilan pengembangan wirausaha di pondok pesantren ini.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji secara mendalam dampak krisis kepengurusan terhadap efektivitas manajemen wirausaha santri, termasuk mencari solusi konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sabilillah Sendangsari Garung dengan pondok pesantren lain yang berhasil mengembangkan wirausaha santri, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model manajemen wirausaha yang lebih adaptif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan karakteristik unik pondok pesantren dan kebutuhan santri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan di pondok pesantren, sehingga santri memiliki bekal yang memadai untuk menjadi wirausahawan yang sukses dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, pondok pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pengembangan potensi ekonomi santri yang mandiri dan berdaya saing.
| File size | 221.09 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STTPBSTTPB Artikel ini mengembangkan suatu kerangka teologis, untuk memahami manajemen pendidikan Kristiani melalui konsep oikonomia dalam teologi Paulus dan patristik.Artikel ini mengembangkan suatu kerangka teologis, untuk memahami manajemen pendidikan Kristiani melalui konsep oikonomia dalam teologi Paulus dan patristik.
AFEKSIAFEKSI Namun terdapat ketidakkonsistenan, terutama pada penggunaan gaya bahasa yang terlalu santai kepada dosen serta perilaku nonverbal seperti memotong pembicaraan,Namun terdapat ketidakkonsistenan, terutama pada penggunaan gaya bahasa yang terlalu santai kepada dosen serta perilaku nonverbal seperti memotong pembicaraan,
AFEKSIAFEKSI Kebutuhan belajar bahasa Inggris mahasiswa bisnis dalam konteks ESP sangat kontekstual dan berorientasi profesional, dengan fokus pada keterampilan berbicaraKebutuhan belajar bahasa Inggris mahasiswa bisnis dalam konteks ESP sangat kontekstual dan berorientasi profesional, dengan fokus pada keterampilan berbicara
AFEKSIAFEKSI Pengembangan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah merupakan kebutuhan mendesak di Indonesia, yang memiliki keragaman ras, suku, budaya,Pengembangan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah merupakan kebutuhan mendesak di Indonesia, yang memiliki keragaman ras, suku, budaya,
UMNUMN Permasalahan yang sering terjadi adalah kurangnya pemahaman staf dan guru dalam mengoptimalkan manajemen, sehingga menghasilkan kinerja yang kurang baik.Permasalahan yang sering terjadi adalah kurangnya pemahaman staf dan guru dalam mengoptimalkan manajemen, sehingga menghasilkan kinerja yang kurang baik.
STITUSASTITUSA Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan di MI Maarif NU 03 Kalijaran, dapat diambil kesimpulan bahwa manajemen kepala sekolah dalamBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan di MI Maarif NU 03 Kalijaran, dapat diambil kesimpulan bahwa manajemen kepala sekolah dalam
STITUSASTITUSA Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Analisis data penelitian iniUji keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Analisis data penelitian ini
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian ini juga disebut dengan penelitian lapangan yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataan di masyarakat.Jenis penelitian ini juga disebut dengan penelitian lapangan yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataan di masyarakat.
Useful /
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Namun, penerapan strategi kreatif belum sepenuhnya berhasil dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa tetapi dapatNamun, penerapan strategi kreatif belum sepenuhnya berhasil dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa tetapi dapat
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Kemudahan penggunaan media sosial menjadikannya sebagai platform yang sering disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Maraknya kejahatanKemudahan penggunaan media sosial menjadikannya sebagai platform yang sering disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Maraknya kejahatan
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Penegakan hukum adalah proses penerapan gagasan, yaitu upaya penerapan gagasan tentang keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan sosial. Dalam kasusPenegakan hukum adalah proses penerapan gagasan, yaitu upaya penerapan gagasan tentang keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan sosial. Dalam kasus
UNIRAYAUNIRAYA Perkawinan harus dicatatkan di pencatatan sipil berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Ayat (1) menentukan perkawinan adalahPerkawinan harus dicatatkan di pencatatan sipil berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Ayat (1) menentukan perkawinan adalah