STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakAl-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakKemampuan berhitung sangat penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini. Sayangnya, banyak anak berusia 5 hingga 6 tahun yang sulit memahami dasar-dasar matematika. Permasalahan ini sering kali muncul karena minimnya alat pembelajaran yang menarik dan metode pengajaran yang tidak cocok untuk sifat dan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan seberapa efektif alat permainan edukatif berupa papan hitung dalam membantu anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun belajar berhitung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan 5 anak dari KB/TK Islam Al-Jabbar Malang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diambil melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik triangulasi. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa papan hitung secara teratur dapat memperbaiki pemahaman anak tentang penjumlahan dan pengurangan, mempercepat penyelesaian soal, serta menambah kepercayaan diri anak saat berhitung. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya menggunakan alat yang konkret, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak sebagai strategi yang efektif dalam pendidikan anak usia dini.
Penelitian ini mendukung teori perkembangan kognitif yang dikemukakan oleh Jean Piaget, terutama pada fase praoperasional (umur 2–7 tahun), di mana anak sudah mulai bisa berpikir secara simbolis dan melakukan representasi mental.Dengan pendekatan yang berbasis permainan, anak-anak bisa mengaitkan konsep matematika dengan pengalaman nyata, sehingga proses belajar menghitung menjadi lebih bermakna dan lebih mudah dipahami.Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan alat permainan edukatif yang sesuai dengan tahap perkembangan dapat membantu dalam pertumbuhan kognitif dan kemampuan numerasi anak.Guru PAUD dianjurkan untuk memanfaatkan media konkret seperti papan hitung saat mengajarkan matematika agar anak menjadi lebih bersemangat dan memahami konsep angka dengan cara yang lebih nyata.Selain itu, guru juga bisa menyesuaikan permainan papan hitung ke dalam bentuk lain yang sesuai dengan kebutuhan kelas, seperti versi digital atau tema tertentu yang sesuai dengan materi, atau dengan mengubah desain alat permainan agar lebih bervariasi dan menarik secara visual (warna, bentuk, gambar) demi meningkatkan motivasi anak.Keterbatasan dalam penelitian ini adalah hanya melibatkan lima anak sebagai subjek, sehingga hasilnya belum bisa diterapkan pada populasi anak yang lebih besar.Alat permainan edukatif digunakan hanya dalam waktu yang singkat, sekitar satu bulan, sehingga dampak jangka panjangnya belum sepenuhnya jelas.Semua subjek berasal dari satu lembaga pendidikan, yaitu KB/TK Islam Al-Jabbar Malang, yang menunjukkan bahwa konteks penelitian ini masih terbatas.Untuk penelitian yang akan datang, disarankan untuk menilai sejauh mana efektifitas penggunaan alat permainan edukatif dalam perkembangan kemampuan numerasi, konsentrasi, dan motivasi belajar anak.Selain itu, penulis dapat menyelidiki pengaruh alat permainan edukatif terhadap aspek perkembangan lainnya, seperti keterampilan motorik halus, sosial-emotional, atau kemampuan bahasa anak.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan alat permainan edukatif dalam meningkatkan kemampuan numerasi, konsentrasi, dan motivasi belajar anak. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengaruh alat permainan edukatif terhadap aspek perkembangan lainnya, seperti keterampilan motorik halus, sosial-emotional, atau kemampuan bahasa anak. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan anak usia dini.
- 1. 鉄鋼 2. アルミニウム合金,その他 3. 新素材(高分子)(最新の接着剤と接着技術の動向)-金属とプラスチックの構造接着技術- 4. 溶接材料.... doi.org/10.2207/jjws.91.3281 AAOEUAA2 AACEEEUCEaONcUAyAnAA3 AAnyaOoOIaOOuAnAauyAOAauyAOAeAUiacOsNcAEECEAEECAUAauyAOAesAA4 AAauyano doi 10 2207 jjws 91 328
- Pengembangan Game Edukasi Berhitung (GESIT) untuk Menstimulasi Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia... doi.org/10.35473/ijec.v5i1.2198Pengembangan Game Edukasi Berhitung GESIT untuk Menstimulasi Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia doi 10 35473 ijec v5i1 2198
- Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 4-5 Tahun melalui Media Lumbung Hitung | Jurnal Obsesi : Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/183Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 4 5 Tahun melalui Media Lumbung Hitung Jurnal Obsesi Jurnal obsesi index php obsesi article view 183
| File size | 436.93 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UP45UP45 Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pemotong terintegrasi pada belt conveyor mampu meningkatkan konsistensi ukuran briket, sehingga briketHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pemotong terintegrasi pada belt conveyor mampu meningkatkan konsistensi ukuran briket, sehingga briket
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaranBerdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran
UMGUMG Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem sinkronisasi dan distribusi daya antar-genset serta koneksi ke jaringan PLN. Metode yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan menganalisis sistem sinkronisasi dan distribusi daya antar-genset serta koneksi ke jaringan PLN. Metode yang digunakan adalah
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Dapat disimpulkan bahwa persepsi orang tua terhadap penggunaan gadget untuk perkembangan kognitif dalam 5 aspek (auditori, visual, kinestetik, geometri,Dapat disimpulkan bahwa persepsi orang tua terhadap penggunaan gadget untuk perkembangan kognitif dalam 5 aspek (auditori, visual, kinestetik, geometri,
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Taman Kanak‑Kanak Islam Terpadu Nurul Ilmi telah mencapai standar pendidikan agama Islam dan akhlak mulia di mana anak sudah dapat sholat dan terbiasaTaman Kanak‑Kanak Islam Terpadu Nurul Ilmi telah mencapai standar pendidikan agama Islam dan akhlak mulia di mana anak sudah dapat sholat dan terbiasa
UINSIUINSI Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) Pemahaman guru tentang nilai agama dan moral anak usia 4-5 tahun; 2) Pemahaman guru tentang kognitifTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) Pemahaman guru tentang nilai agama dan moral anak usia 4-5 tahun; 2) Pemahaman guru tentang kognitif
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Hasil kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik, terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok sebelum dan sesudah diberikan intervensiHasil kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik, terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok sebelum dan sesudah diberikan intervensi
UNDIKMAUNDIKMA Adapun untuk tiap komponen keterampilan proses sains, mahasiswa nampak kesulitan dalam melakukan analisis data dengan skor 59,8 namun baik dalam melaksanakanAdapun untuk tiap komponen keterampilan proses sains, mahasiswa nampak kesulitan dalam melakukan analisis data dengan skor 59,8 namun baik dalam melaksanakan
Useful /
LPKIALPKIA Informasi tersebut menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi penerapan sistem pengarsipan digital yang lebih aman dan terkelola. Sistem digital ini dapatInformasi tersebut menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi penerapan sistem pengarsipan digital yang lebih aman dan terkelola. Sistem digital ini dapat
LPKIALPKIA Permasalahan utama mencakup kesalahan penyimpanan dokumen antar departemen, kesalahan kategori, ketidaksesuaian urutan nomor dokumen, serta keterbatasanPermasalahan utama mencakup kesalahan penyimpanan dokumen antar departemen, kesalahan kategori, ketidaksesuaian urutan nomor dokumen, serta keterbatasan
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Berdasarkan hasil analisis kondisi awal pra siklus menunjukkan ada 1 anak atau sekitar 7,14% dengan perkembangan kognitif yang berkembang sangat baik.Berdasarkan hasil analisis kondisi awal pra siklus menunjukkan ada 1 anak atau sekitar 7,14% dengan perkembangan kognitif yang berkembang sangat baik.
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Untuk itu, kader memerlukan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilannya, dengan juga memperhatikan sisi ruhiyah, sehingga dapatUntuk itu, kader memerlukan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilannya, dengan juga memperhatikan sisi ruhiyah, sehingga dapat