STAIMTASTAIMTA
EDUKASI : Jurnal Pendidikan Islam (e-Journal)EDUKASI : Jurnal Pendidikan Islam (e-Journal)Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru dalam meningkatkan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus di lingkungan kelas inklusif sekolah dasar Modern SAKTI Permatahati IBU Tulungagung. Dalam konteks pendidikan inklusif, penelitian ini menjawab kebutuhan akan pemahaman mendalam tentang bagaimana guru, khususnya sebagai guru pendamping khusus, membantu anak berkebutuhan khusus dalam interaksi sosial di kelas, baik dengan siswa reguler maupun siswa berkebutuhan khusus lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru pendamping khusus dan kepala sekolah di sekolah dasar Modern SAKTI Permatahati IBU Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, mediator, panutan, motivator, dan asisten sosial dalam membentuk lingkungan kelas yang mendukung perkembangan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus. Strategi yang diterapkan meliputi penerapan pembelajaran kooperatif, pengaturan tempat duduk yang mendukung inklusi, penggunaan pendekatan individual, pelatihan komunikasi sederhana, dan kerja sama dengan siswa reguler serta orang tua. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman dari siswa reguler, dan stigma sosial terhadap anak berkebutuhan khusus.
Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus di lingkungan kelas inklusif sangat dipengaruhi oleh peran aktif dan tulus guru, khususnya guru pendamping khusus, dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif, suportif, dan responsif.Dalam menjalankan tanggung jawab ini, guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai fasilitator pertumbuhan sosial, mediator dalam hubungan siswa, panutan yang mencontohkan perilaku mulia, dan motivator yang menanamkan keberanian dan kepercayaan diri pada anak berkebutuhan khusus.Temuan penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas guru, sinergi antara pemangku kepentingan pendidikan, dan keberlanjutan strategi sosial dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus di kelas inklusif, dengan fokus pada identifikasi model yang paling sesuai dengan karakteristik siswa dan konteks sekolah. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak program pelatihan komunikasi sederhana bagi siswa berkebutuhan khusus terhadap kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan siswa reguler, serta pengaruhnya terhadap iklim sosial kelas. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif orang tua siswa berkebutuhan khusus mengenai peran serta sekolah dalam mendukung perkembangan sosial anak mereka, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana menciptakan lingkungan inklusif yang mendukung perkembangan sosial anak berkebutuhan khusus secara optimal.
| File size | 234.32 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI MASSTAI MAS Penulis mengambil subjek santri pondok Ngunut yang telah hidup bermasyarakat. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk fenomenologi.Penulis mengambil subjek santri pondok Ngunut yang telah hidup bermasyarakat. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk fenomenologi.
STAIMTASTAIMTA Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematis tanpa melibatkan representasi numerik. BerdasarkanData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematis tanpa melibatkan representasi numerik. Berdasarkan
ABULYATAMAABULYATAMA Ketiga teknik tersebut dapat memperkuat peran guru sebagai komunikator yang inspiratif dan memberdayakan. Kajian ini merekomendasikan agar guru mengikutiKetiga teknik tersebut dapat memperkuat peran guru sebagai komunikator yang inspiratif dan memberdayakan. Kajian ini merekomendasikan agar guru mengikuti
STAIMADIUNSTAIMADIUN Penelitian ini berhasil mengidentifikasi delapan nilai karakter damai beliau dari lontaraq Gowa, yang meliputi kasih sayang, kepedulian, rasa malu, pencarianPenelitian ini berhasil mengidentifikasi delapan nilai karakter damai beliau dari lontaraq Gowa, yang meliputi kasih sayang, kepedulian, rasa malu, pencarian
STAIMADIUNSTAIMADIUN Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengasuhan lembut (gentle parenting) dari perspektif Hadis sebagai upaya menumbuhkan moralitas Generasi Z menuju keluargaStudi ini bertujuan untuk mengkaji pengasuhan lembut (gentle parenting) dari perspektif Hadis sebagai upaya menumbuhkan moralitas Generasi Z menuju keluarga
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Subjek penelitian ini adalah salah seorang siswa kelas IX di SMPN 3 Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan bimbingan dan konselingSubjek penelitian ini adalah salah seorang siswa kelas IX di SMPN 3 Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan bimbingan dan konseling
EDUPEDEDUPED Penelitian ini menggunakan tes atau evaluasi pada akhir pertemuan pembelajaran untuk menemukan apakah ada peningkatan keterampilan menulis siswa denganPenelitian ini menggunakan tes atau evaluasi pada akhir pertemuan pembelajaran untuk menemukan apakah ada peningkatan keterampilan menulis siswa dengan
STAI MASSTAI MAS Evaluasi validitas melalui teori koherensi menunjukkan ketidakkonsistenan antara pendekatan kontekstual yang diklaim dan praktik penafsiran yang diterapkan.Evaluasi validitas melalui teori koherensi menunjukkan ketidakkonsistenan antara pendekatan kontekstual yang diklaim dan praktik penafsiran yang diterapkan.
Useful /
STAIMTASTAIMTA Permainan edukasi Adikara dirancang sebagai media pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam, menganalisis kemampuannya dalam memupuk moderasi,Permainan edukasi Adikara dirancang sebagai media pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam, menganalisis kemampuannya dalam memupuk moderasi,
STAI MASSTAI MAS Sikap Islam dalam memperlakukan bawahannya atau anggotanya tidak seperti kebanyakan pemimpin yang hanya mementingkan tugas dan kewajibannya saja. KepemimpinanSikap Islam dalam memperlakukan bawahannya atau anggotanya tidak seperti kebanyakan pemimpin yang hanya mementingkan tugas dan kewajibannya saja. Kepemimpinan
STAI MASSTAI MAS Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter sopanTeknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter sopan
STAI MASSTAI MAS Pendidikan karakter adalah upaya mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Keberhasilan pendidikan karakter tidak serta merta dilihatPendidikan karakter adalah upaya mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Keberhasilan pendidikan karakter tidak serta merta dilihat