STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

Imtiyaz : Jurnal Ilmu KeislamanImtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran tokoh agama dalam menanamkan akhlakul karimah pada masyarakat nelayan di Desa Tongas Wetan Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing dan memberikan arahan kepada masyarakat agar selalu bersikap baik dan menghindari perilaku yang tidak terpuji. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan dengan jenis penelitian studi kasus. Informan penelitian meliputi: tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tokoh agama di dalam menanamkan akhlakul karimah pada masyarakat nelayan Desa Tongas Wetan yaitu sebagai Pemimpin (leader), Teladan (uswah hasanah), dan Pembimbing (mentor). Sebagai pemimpin artinya tidak hanya memimpin sholat berjamaah tetapi juga memberikan bimbingan spiritual dan sosial. Sebagai teladan artinya mampu menjadi figur dan panduan moral bagi masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai agama dalam tindakan sehari-hari. Sebagai pembimbing artinya aktif memberikan bimbingan dalam kegiatan keagamaan dan sosial dan menerapkan ajaran agama Islam. Bentuk penanaman akhlakul karimah ialah melalui keaktifan dalam kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Peran tokoh agama dalam menanamkan akhlakul karimah pada masyarakat nelayan Desa Tongas Wetan mencakup tiga fungsi utama.Sebagai pemimpin, mereka tidak hanya mengarahkan sholat berjamaah tetapi juga memberikan bimbingan spiritual dan sosial, sementara sebagai panutan, mereka dihormati sebagai figur yang merefleksikan nilai-nilai agama dalam tindakan sehari-hari.Lebih lanjut, peran pembimbing diwujudkan melalui keaktifan mereka dalam kegiatan keagamaan dan sosial, membimbing masyarakat dalam mengimplementasikan ajaran Islam.

Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman mengenai peran tokoh agama dalam membentuk akhlakul karimah di masyarakat nelayan dengan beberapa arah studi baru. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi evaluasi yang komprehensif guna mengukur efektivitas nyata dari berbagai metode penanaman akhlakul karimah yang diterapkan oleh tokoh agama. Ini termasuk menganalisis sejauh mana upaya tersebut berhasil mengatasi tantangan spesifik seperti pengaruh negatif lingkungan pergaulan, penggunaan gadget berlebihan, serta isu penurunan sopan santun di kalangan generasi muda nelayan. Penelitian ini bisa menggunakan pendekatan kuantitatif atau campuran untuk mengukur perubahan perilaku dan persepsi. Kedua, mengingat adanya keterbatasan waktu pengawasan orang tua akibat profesi nelayan, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam strategi adaptif dan inovatif yang diterapkan oleh keluarga nelayan dalam mendidik anak-anak mereka. Identifikasi model pengasuhan yang efektif di tengah keterbatasan ini, serta peran dukungan komunitas atau program pemberdayaan keluarga, akan sangat berharga. Terakhir, dengan mempertimbangkan prevalensi gadget dan media sosial sebagai tantangan, studi masa depan perlu menganalisis lebih jauh bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan secara strategis oleh tokoh agama dan orang tua sebagai medium positif untuk memperkuat penanaman nilai-nilai akhlakul karimah, bukan hanya sebagai sumber pengaruh negatif. Penelitian ini dapat mencari tahu bentuk-bentuk konten edukatif atau platform digital Islami yang paling sesuai dan diterima oleh remaja nelayan.

  1. Spiritual Mental Development Concept and the Implications for Students: Konsep Pembinaan Mental Spiritual... halaqa.umsida.ac.id/index.php/halaqa/article/view/1624Spiritual Mental Development Concept and the Implications for Students Konsep Pembinaan Mental Spiritual halaqa umsida ac index php halaqa article view 1624
  2. Perilaku Remaja di Perkotaan terhadap Kegiatan Dakwah | Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram. perilaku remaja... doi.org/10.55372/tanzhim.v1i1.3Perilaku Remaja di Perkotaan terhadap Kegiatan Dakwah Tanzhim Jurnal Dakwah Terprogram perilaku remaja doi 10 55372 tanzhim v1i1 3
  3. Memahami desain metode penelitian kualitatif | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. memahami desain... doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075Memahami desain metode penelitian kualitatif Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum memahami desain doi 10 21831 hum v21i1 38075
Read online
File size364.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test