UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumPenelitian ini mengkaji masalah privasi dan keamanan yang terkait dengan peningkatan adopsi pembayaran digital. Pembayaran digital merupakan perkembangan baru dalam sistem pembayaran yang sedang dievaluasi oleh institusi, perusahaan, dan individu. Adopsi global pembayaran digital menuntut pemeriksaan menyeluruh terhadap risiko privasi dan keamanan, terutama pada sistem yang beroperasi di bawah kerangka regulasi yang berbeda. Penelitian ini mengidentifikasi kekurangan dalam hukum saat ini serta kelemahan utama dalam perlindungan privasi dan keamanan, dengan fokus pada risiko terhadap hak pengguna. Dengan pendekatan campuran, studi ini meliputi analisis kualitatif terhadap undang‑undang perlindungan data yang relevan serta survei kuantitatif tentang kekhawatiran dan kesadaran pengguna. Temuan menunjukkan ketergantungan besar pada regulasi pusat dan standar privasi yang bervariasi, yang menghasilkan pelanggaran lebih sering dan membatasi perlindungan serta upaya pemulihan bagi pengguna. Penelitian ini menyarankan pembentukan standar privasi dan keamanan global untuk pembayaran digital, didukung oleh penegakan yang kuat dan kerja sama antar negara, sehingga memberikan praktik data yang jelas, memberi kontrol kepada pengguna atas informasi pribadi, menerapkan langkah‑langkah keamanan yang kuat, dan mendorong penggunaan teknologi baru yang meningkatkan privasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa risiko privasi dan keamanan pada sistem pembayaran digital lintas‑batas meningkat akibat regulasi yang terfragmentasi dan kurang terkoordinasi, dimana fokus regulasi saat ini lebih mengutamakan kecepatan transaksi dan pertumbuhan pasar daripada perlindungan pengguna.Untuk mengatasi hal tersebut, penulis mengusulkan penerapan standar global yang mengikat, protokol keamanan minimum, serta teknologi peningkatan privasi seperti enkripsi default dan verifikasi identitas terdesentralisasi, didukung oleh kerja sama internasional, audit independen, dan sistem peringkat kepatuhan.Implementasi kerangka kerja tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembayaran yang aman, inovatif, dan menghormati hak privasi serta keamanan semua pengguna.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana standar Global Digital Payment Privacy Standard (GDPPS) yang diusulkan dapat diimplementasikan secara efektif di berbagai yurisdiksi, dengan mengukur dampaknya terhadap tingkat pelanggaran data dan kepatuhan regulator. Selain itu, diperlukan studi empiris untuk menilai penerapan teknologi peningkatan privasi seperti enkripsi homomorfik dan komputasi multi‑pihak pada transaksi pembayaran lintas‑batas, serta efeknya pada keamanan, efisiensi operasional, dan penerimaan pengguna. Selanjutnya, penelitian harus mengeksplorasi perubahan perilaku dan kesadaran pengguna setelah peluncuran portal transparansi global dan audit independen, guna memahami apakah peningkatan informasi memperkuat kepercayaan konsumen dan mengurangi kerentanan terhadap penipuan. Dengan menggabungkan analisis hukum, teknis, dan psikologis, ketiga arah studi ini dapat memberikan landasan yang komprehensif untuk mengembangkan kebijakan yang selaras dengan inovasi teknologi sekaligus melindungi hak privasi dan keamanan pengguna secara universal. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas model regulasi sandbox multinasional yang diusulkan dengan sandbox nasional yang ada, untuk menilai bagaimana percobaan teknologi privasi baru dapat dipantau dan disesuaikan secara lintas batas. Akhirnya, analisis biaya‑manfaat dari penerapan protokol keamanan minimum dan enkripsi AES‑256 pada infrastruktur pembayaran dapat memberikan gambaran praktis bagi pembuat kebijakan dalam menyeimbangkan perlindungan pengguna dengan kelancaran transaksi internasional.
- Demystifying the Network and Cloud Forensics’ Legal, Ethical, and Practical Considerations Pakistan... doi.org/10.62271/pjc.16.2.119.132Demystifying the Network and Cloud ForensicsAo Legal Ethical and Practical Considerations Pakistan doi 10 62271 pjc 16 2 119 132
- "Online Payment Gateways Used to Facilitate E-Commerce Transactions and" by Paul Benjamin Lowry,... doi.org/10.17705/1CAIS.01706Online Payment Gateways Used to Facilitate E Commerce Transactions and by Paul Benjamin Lowry doi 10 17705 1CAIS 01706
- Resistance of Traditional SMEs in Using Digital Payments: Development of Innovation Resistance Theory.... doi.org/10.1155/2022/7538042Resistance of Traditional SMEs in Using Digital Payments Development of Innovation Resistance Theory doi 10 1155 2022 7538042
- The Ethical Implications of the 2018 Facebook-Cambridge Analytica Data Scandal. ethical implications... doi.org/10.26153/tsw/7590The Ethical Implications of the 2018 Facebook Cambridge Analytica Data Scandal ethical implications doi 10 26153 tsw 7590
| File size | 549.04 KB |
| Pages | 32 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI AL-FURQANSTAI AL-FURQAN Sementara itu, pada tahap kedua terdapat Tahap Transaksi Nilai dengan menggunakan metode demonstrasi dan metode contoh. Selain itu, guru Pendidikan AgamaSementara itu, pada tahap kedua terdapat Tahap Transaksi Nilai dengan menggunakan metode demonstrasi dan metode contoh. Selain itu, guru Pendidikan Agama
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH The development of Student Worksheets (LKPD) based on religious moderation values is effective in improving students understanding and moderate behaviorThe development of Student Worksheets (LKPD) based on religious moderation values is effective in improving students understanding and moderate behavior
UNUJAUNUJA Oleh karena itu, kearifan lokal perlu diberi perhatian lebih besar dibandingkan dengan pembelajaran digital dalam konteks pengembangan pembentukan karakterOleh karena itu, kearifan lokal perlu diberi perhatian lebih besar dibandingkan dengan pembelajaran digital dalam konteks pengembangan pembentukan karakter
IICETIICET Tantangan dalam implementasi moderasi agama, termasuk keterbatasan kurikulum dan resistensi dari beberapa pihak, tetap ada. Namun, upaya guru PAI telahTantangan dalam implementasi moderasi agama, termasuk keterbatasan kurikulum dan resistensi dari beberapa pihak, tetap ada. Namun, upaya guru PAI telah
UMSUUMSU Oleh karena itu, tadarruj dianggap sebagai metode pendidikan, tetapi juga sebagai metode pembelajaran universal yang dijelaskan dalam prinsip pencapaianOleh karena itu, tadarruj dianggap sebagai metode pendidikan, tetapi juga sebagai metode pembelajaran universal yang dijelaskan dalam prinsip pencapaian
UMSUUMSU Penelitian ini mengkaji penerapan scaffolding dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berdasarkan teori sosiokultural. Tujuannya adalah menganalisisPenelitian ini mengkaji penerapan scaffolding dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berdasarkan teori sosiokultural. Tujuannya adalah menganalisis
UMSUUMSU Implementasi deep learning menunjukkan potensi untuk menciptakan ekosistem pembelajaran holistik dan personal yang mendukung pengembangan intelektual danImplementasi deep learning menunjukkan potensi untuk menciptakan ekosistem pembelajaran holistik dan personal yang mendukung pengembangan intelektual dan
UMSUUMSU Metode penelitian kualitatif dengan data yang lebih bersifat kualitatif. Metode kualitatif ini dilakukan dengan menggunakan latar penelitian multi situsMetode penelitian kualitatif dengan data yang lebih bersifat kualitatif. Metode kualitatif ini dilakukan dengan menggunakan latar penelitian multi situs
Useful /
NEWINERANEWINERA Kritik Nietzsche terhadap moralitas warisan beresonansi dengan ajaran Islam yang menentang imitasi buta dan kemunafikan, sementara seruannya untuk penegasanKritik Nietzsche terhadap moralitas warisan beresonansi dengan ajaran Islam yang menentang imitasi buta dan kemunafikan, sementara seruannya untuk penegasan
UMMUMM Isu‑isu ini menekankan perlunya reformasi terarah untuk menjamin keadilan dan inklusivitas. Brunei Darussalam memiliki model pluralisme hukum yang mengintegrasikanIsu‑isu ini menekankan perlunya reformasi terarah untuk menjamin keadilan dan inklusivitas. Brunei Darussalam memiliki model pluralisme hukum yang mengintegrasikan
UMMUMM Namun, penerapan ini tidak tanpa konsekuensi negatif yang mempengaruhi Indonesia. Banyak investor domestik, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),Namun, penerapan ini tidak tanpa konsekuensi negatif yang mempengaruhi Indonesia. Banyak investor domestik, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),
UMMUMM Apabila pemberitahuan tepat waktu, persetujuan yang diberikan secara bebas, fasilitasi terakreditasi, penerjemahan, dan catatan tertulis tersedia, proses-prosesApabila pemberitahuan tepat waktu, persetujuan yang diberikan secara bebas, fasilitasi terakreditasi, penerjemahan, dan catatan tertulis tersedia, proses-proses