STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahAL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang vital untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Berdasarkan observasi awal di MI Al-Inayah Pagerageung mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih suboptimal, terutama dalam menyelesaikan soal-soal yang menuntut penalaran tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam IPA sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS), serta untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPA antara sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam IPA setelah diterapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pre-test-post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari pre-test sebesar 28,76 dengan kategori rendah menjadi 58 pada post-test dengan kategori cukup. Hasil uji-t menunjukkan thitung sebesar 9,556 lebih besar dari ttabel sebesar 1,694, yang berarti Ha diterima. Disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam IPA setelah diterapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Sebelum penerapan model Think-Pair-Share (TPS), kemampuan berpikir kritis siswa kelas V MI Al-Inayah dalam IPA tergolong rendah, dengan rata-rata nilai pre-test 28,76.Setelah implementasi TPS, terjadi peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa ke kategori cukup, ditunjukkan oleh rata-rata nilai post-test 58 dan hasil uji-t (thitung 9,556 > ttabel 1,694) yang mengkonfirmasi efektivitas model tersebut.Meskipun ada peningkatan, masih terdapat kelemahan pada indikator menjelaskan lanjutan dan mengatur taktik dan strategi, sehingga penelitian lanjutan disarankan untuk fokus pada aspek ini dan mengintegrasikan TPS dengan teknologi modern.

Berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah penerapan model Think Pair Share (TPS) dalam pelajaran IPA, beberapa arah penelitian lanjutan dapat diusulkan untuk memperdalam pemahaman dan efektivitas model ini. Pertama, untuk mengukuhkan validitas hasil, penelitian selanjutnya harus mengadopsi desain kuasi-eksperimen atau eksperimen sejati dengan menyertakan kelompok kontrol. Ini penting agar dapat secara definitif mengisolasi pengaruh TPS terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, memastikan bahwa efek yang diamati benar-benar disebabkan oleh intervensi model tersebut dan bukan oleh faktor lain yang tidak terkontrol. Dengan membandingkan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol, kita dapat memperoleh bukti yang lebih kuat mengenai efikasi TPS, serta memperluas generalisasi temuan. Kedua, mengingat adanya identifikasi kelemahan spesifik pada indikator menjelaskan lanjutan dan mengatur taktik dan strategi dalam kesimpulan, studi kualitatif mendalam sangat relevan untuk menyelidiki dinamika internal model TPS. Penelitian ini dapat menggunakan observasi partisipatif atau wawancara fokus grup untuk memahami bagaimana interaksi siswa selama fase Think, Pair, dan Share secara konkret memengaruhi pengembangan kedua indikator tersebut. Pertanyaan inti bisa berpusat pada bagaimana modifikasi spesifik dalam pelaksanaan TPS dapat lebih efektif dalam memperkuat kemampuan siswa untuk memberikan penjelasan yang komprehensif dan merumuskan strategi pemecahan masalah. Ketiga, sebagai pengembangan dari saran untuk mengintegrasikan teknologi, investigasi mengenai penggunaan platform digital atau aplikasi interaktif dalam model TPS dapat menjadi fokus. Misalnya, sebuah studi dapat mengeksplorasi sejauh mana alat kolaborasi daring dapat meningkatkan kualitas diskusi dan berbagi ide pada fase Pair dan Share, atau bagaimana simulasi digital dapat memperkaya fase Think. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana integrasi media digital dapat mengoptimalkan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa pada indikator spesifik yang diidentifikasi sebelumnya, baik dalam konteks IPA maupun mata pelajaran lain, sehingga model TPS tetap relevan di era pendidikan digital.

  1. Application of Think Pair Share Type Cooperative Learning Model to Improve Creative Thinking Ability... doi.org/10.54012/jcell.v4i001.392Application of Think Pair Share Type Cooperative Learning Model to Improve Creative Thinking Ability doi 10 54012 jcell v4i001 392
  2. Efektivitas Model Pembelajaran Problem Posing Setting Think Pair Share pada Materi Bangun Ruang Sisi... doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2659Efektivitas Model Pembelajaran Problem Posing Setting Think Pair Share pada Materi Bangun Ruang Sisi doi 10 54373 imeij v6i1 2659
  3. The Impact of the Think Pair Share Cooperative Learning Model with Multi-Representation Based Worksheet... jppipa.unram.ac.id/index.php/jossed/article/view/1804The Impact of the Think Pair Share Cooperative Learning Model with Multi Representation Based Worksheet jppipa unram ac index php jossed article view 1804
Read online
File size1.18 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test