ALFARABIALFARABI

J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, FathonahJ-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah

Gaya kepemimpinan laissez-faire merupakan salah satu gaya kepemimpinan yang diterapkan di SMP Al-Furqon Boarding School Cimerak, ditandai dengan memberikan kebebasan yang luas kepada guru dan siswa untuk mengambil keputusan dan mengatur kegiatan belajar mengajar mereka sendiri. Di satu sisi, kebebasan yang diberikan kepada guru dan siswa dapat mendorong inovasi dalam proses belajar mengajar. Namun, di sisi lain, kurangnya pengawasan dan bimbingan dari kepala sekolah dapat menyebabkan kurangnya koordinasi dalam pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) bagaimana gaya kepemimpinan laissez faire kepala sekolah di SMP Al-Furqon Boarding School Cimerak, 2) bagaimana prestasi belajar siswa di SMP Al-furqon Boarding School Cimerak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, Staff dan juga Siswa SMP Al-Furqon Boarding School. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan akhir. Uji keabsahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik trianggulasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa 1) gaya kepemimpinan kepala sekolah menggunakan gaya kepemimpinan laissez-faire, yang memungkinkan guru untuk mencoba hal-hal baru dalam pembelajaran. Kepala sekolah hanya menerima informasi dan tidak mengawasi data spesifik tentang perkembangan siswa. 2) prestasi akademik siswa meningkat karena dewan guru diberi kebebasan untuk membuat program pembelajaran di dalam dan di luar kelas. Siswa mampu mencapai prestasi yang baik berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan setiap hari hingga ujian akhir semester. Pembiasaan belajar sebelum ujian dan penggunaan raport bahasa sebagai alat motivasi juga berperan penting dalam meningkatkan semangat belajar siswa.

Gaya Kepemimpinan Kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan laissez faire, memberikan kebebasan kepada guru untuk bereksperimen dalam pembelajaran, sementara ia berfungsi sebagai penerima informasi dan memberikan masukan hanya jika diperlukan.Prestasi belajar siswa diukur melalui ujian tengah semester dan akhir semester, menunjukkan hasil baik dengan kebebasan yang diberikan kepada guru untuk membuat dan melaksanakan pembelajaran.Pembiasaan belajar sebelum ujian dan laporan perkembangan juga memotivasi siswa dan memberi informasi kepada orang tua terkait perkembangan siswa di sekolah.Meskipun prestasi belajar siswa meningkat dengan penerapan gaya kepemimpinan ini, beberapa siswa merasa kebingungan dan ketidakpastian akan prestasi yang dikejar akibat kurangnya bimbingan dari kepala sekolah yang memadai dalam mencapai tujuan belajar maupun prestasi belajar itu sendiri.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak gaya kepemimpinan laissez-faire terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kebebasan yang diberikan kepada guru mempengaruhi motivasi siswa untuk belajar dan berpartisipasi aktif dalam kelas. Selain itu, studi lanjutan juga dapat menyelidiki peran kepala sekolah dalam memberikan bimbingan dan dukungan kepada guru, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang hubungan antara gaya kepemimpinan, motivasi siswa, dan prestasi belajar, serta menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

  1. J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. staf siddiq tabligh amanah fathonah journal issn 318x published... ejournal.alfarabi.ac.id/index.php/stafJ STAF Siddiq Tabligh Amanah Fathonah staf siddiq tabligh amanah fathonah journal issn 318x published ejournal alfarabi ac index php staf
Read online
File size378.3 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test