JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan nilai jujur pada kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan (HW) yang ada di sekolah dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan karakter jujur. Hasil penelitian diharapkan memberikan bukti nyata dalam memandu pembina kepanduan dalam memperkuat nilai kejujuran di lingkungan sekolah berbasis pondok pesantren modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif studi kasus. Tempat penelitian di SMP Muhammadiyah kota Madiun. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesantrian, dan pembina HW. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Hubermann dengan tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat empat kegiatan yang menunjang terbentuknya karakter jujur bagi pandu HW.

Penerapan karakter jujur dalam ekstrakurikuler HW mengajarkan pada setiap pandu HW di SMP MBS Prof Hamka Madiun untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut di tempat lain.Terdapat empat kegiatan yang menunjang terbentuknya karakter jujur antara lain.Faktor pendukung terbentuknya karakter jujur pada setiap kegiatan ekstrakurikuler HW di SMP MBS Prof Hamka Madiun antara lain.2) Keteladanan pembina HW atau guru mata pelajaran.3) Kegiatan kepanduan dan kode kehormatan HW.Sedang faktor penghambat terbentuknya karakter jujur pada setiap kegiatan ekstrakurikuler HW di SMP MBS Prof Hamka Madiun yaitu kurangnya minat kepanduan beberapa orang pandu HW dan keterbatasan waktu kegiatan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai model pelatihan kejujuran dalam konteks ekstrakurikuler HW, dengan fokus pada perbandingan pendekatan berbasis pengalaman versus pendekatan berbasis instruksi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak partisipasi dalam ekstrakurikuler HW terhadap tingkat kejujuran siswa, dengan menggunakan instrumen pengukuran yang terstandarisasi dan mengendalikan variabel-variabel confounding seperti latar belakang sosial ekonomi dan tingkat pendidikan orang tua. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi siswa, guru, dan orang tua mengenai peran ekstrakurikuler HW dalam membentuk karakter jujur, serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas program tersebut. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan penelitian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana ekstrakurikuler HW dapat dioptimalkan untuk menumbuhkan karakter jujur pada siswa dapat dicapai, sehingga berkontribusi pada pembentukan generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.

  1. Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif | Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer. metode studi penelitian... jurnal.itscience.org/index.php/jpsk/article/view/1951Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer metode studi penelitian jurnal itscience index php jpsk article view 1951
  2. Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles... pub.nuris.ac.id/journal/jomaa/article/view/93Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif Perspektif Spradley Miles pub nuris ac journal jomaa article view 93
Read online
File size380.83 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test