JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap kejadian tsunami, sehingga peningkatan kapasitas kesiapsiagaan, khususnya di sektor pendidikan, menjadi aspek yang krusial. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana tsunami pada guru sekolah dasar di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest dan melibatkan 50 peserta. Analisis menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori kesiapsiagaan rendah hingga sedang. Setelah edukasi diberikan, proporsi kesiapsiagaan meningkat secara substansial, dengan mayoritas responden mencapai kategori tinggi. Hasil penelitian menegaskan bahwa edukasi memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesiapsiagaan tsunami dan direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam program penguatan kapasitas kebencanaan di lingkungan pendidikan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian edukasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesiapsiagaan guru sekolah dasar dalam menghadapi risiko bencana tsunami.Sebelum pelaksanaan edukasi, tingkat kesiapsiagaan umumnya berada pada kategori sedang hingga rendah.Setelah program edukasi diberikan, terjadi peningkatan yang signifikan, di mana mayoritas responden mencapai kategori kesiapsiagaan tinggi.Temuan ini merekomendasikan agar pihak sekolah dan pemangku kebijakan mengimplementasikan pelatihan kesiapsiagaan secara rutin dan terstruktur berbasis sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan kesiapsiagaan guru setelah intervensi edukasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti dukungan sekolah dan komunitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi yang lebih adaptif terhadap karakteristik lokal, termasuk integrasi pengetahuan tradisional dan praktik terbaik dari wilayah lain yang rawan tsunami. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas pendekatan pembelajaran partisipatif yang melibatkan siswa dalam simulasi dan kegiatan praktis, sehingga meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan program pendidikan kebencanaan yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan mampu membangun ketangguhan masyarakat terhadap risiko tsunami.

  1. Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Dasar dalam Menghadapi Bahaya Gempa Bumi dan Tsunami | Jurnal... journal.uhamka.ac.id/index.php/solma/article/view/2892Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Dasar dalam Menghadapi Bahaya Gempa Bumi dan Tsunami Jurnal journal uhamka ac index php solma article view 2892
  2. Gambaran Kesiapsiagaan Siswa SD di Desa Pusong dalam Menghadapi Bencana Tsunami | COMSERVA : Jurnal Penelitian... comserva.publikasiindonesia.id/index.php/comserva/article/view/187Gambaran Kesiapsiagaan Siswa SD di Desa Pusong dalam Menghadapi Bencana Tsunami COMSERVA Jurnal Penelitian comserva publikasiindonesia index php comserva article view 187
Read online
File size331.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test