DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Penelitian ini membahas tentang kedudukan hukum pekerja freelance sebagai kreditor konkuren dalam proses kepailitan. Pekerja freelance sebagai penyedia jasa yang tidak memiliki hubungan kerja dengan perusahaan, memiliki hak untuk mendapatkan pembayaran atas jasanya. Namun, dalam proses kepailitan, pekerja freelance menghadapi keterbatasan hak sebagai kreditor konkuren. Penelitian ini menganalisis bagaimana kedudukan hukum pekerja freelance dalam proses kepailitan dan bagaimana hak-hak mereka dilindungi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja freelance memiliki posisi yang lemah sebagai kreditor konkuren dan perlu perlindungan hukum yang lebih baik untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja freelance sebagai kreditor konkuren memiliki keterbatasan hak dalam proses kepailitan, seperti prioritas pembayaran yang lebih rendah dibandingkan dengan kreditor separatis dan preferen. Penelitian ini juga menemukan bahwa pekerja freelance perlu mendapatkan perlindungan hukum yang memastikan hak-hak mereka terpenuhi dalam proses kepailitan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan hukum kepailitan di Indonesia, khususnya terkait dengan perlindungan hak-hak pekerja freelance.
Penelitian menunjukkan bahwa pekerja freelance tidak diakui sebagai pekerja atau buruh dalam undang‑undang ketenagakerjaan, sehingga mereka diklasifikasikan sebagai kreditor konkuren dalam kepailitan.Sebagai kreditor konkuren, mereka berada pada prioritas terakhir dalam pembagian harta pailit dan terikat pada rencana perdamaian, yang mengubah hak penagihan individual menjadi hak kolektif yang lemah.Meskipun ada hak partisipasi formal bagi kreditor konkuren dalam proses PKPU, perlindungan tersebut masih bersifat formalistik dan tidak menjamin keadilan substantif bagi pekerja freelance.
Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif mengenai regulasi perlindungan kreditor konkuren bagi pekerja freelance di berbagai negara dengan sistem kepailitan yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme paling efektif dan adaptif untuk meningkatkan posisi mereka dalam proses pailit; studi ini akan membandingkan kerangka hukum, prosedur PKPU, dan hasil pemulihan piutang secara lintas yurisdiksi. Kedua, dilakukan studi empiris yang mengukur dampak penerapan hak preferensi khusus bagi pekerja freelance terhadap tingkat pemulihan piutang serta kelangsungan usaha debitor, dengan mengumpulkan dan menganalisis data kasus kepailitan di Indonesia selama lima tahun terakhir serta membandingkannya dengan kasus tanpa hak preferensi, untuk menilai apakah kebijakan tersebut meningkatkan keadilan substantif tanpa menimbulkan beban berlebih bagi kreditor lain. Ketiga, diperlukan penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi dan pengalaman pihak‑pihak terkait—pekerja freelance, kreditor separatis, kurator, dan hakim niaga—terhadap keadilan prosedural dan substantif dalam proses PKPU, guna merumuskan rekomendasi kebijakan yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan hukum sehingga dapat mendukung reformasi legislasi yang memberikan perlindungan lebih kuat bagi pekerja freelance dalam konteks kepailitan.
| File size | 262.66 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menggunakan teori perlindungan hukum untuk mengkaji bagaimana hukum dapat memberikan perlindungan yang adil. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasiPenelitian ini menggunakan teori perlindungan hukum untuk mengkaji bagaimana hukum dapat memberikan perlindungan yang adil. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi
UntikaUntika Sengketa yang menyangkut copying dan plagiarism harus dipahami tidak hanya sebagai pelanggaran hukum, tetapi juga sebagai persoalan etika dan keadilanSengketa yang menyangkut copying dan plagiarism harus dipahami tidak hanya sebagai pelanggaran hukum, tetapi juga sebagai persoalan etika dan keadilan
UPBUPB Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda, uji parsial (Uji t), uji signifikasi simultan (Uji F) dan koefisienTeknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda, uji parsial (Uji t), uji signifikasi simultan (Uji F) dan koefisien
UPBUPB Kurangnya dokumentasi, minimnya pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum, serta ancaman biopiracy oleh pihak asing menjadi faktor yang menghambat keberlanjutanKurangnya dokumentasi, minimnya pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum, serta ancaman biopiracy oleh pihak asing menjadi faktor yang menghambat keberlanjutan
INTEKOMINTEKOM Keselamatan pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari merupakan isu penting yang membutuhkan perhatian serius.meskipun regulasi seperti Undang-UndangKeselamatan pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari merupakan isu penting yang membutuhkan perhatian serius.meskipun regulasi seperti Undang-Undang
CRIACRIA Actions taken by illegal distributors without permission from the registered brand owner have the potential to violate registered brand rights, namelyActions taken by illegal distributors without permission from the registered brand owner have the potential to violate registered brand rights, namely
UMMUMM Analisis menegaskan adanya batasan normatif yang menghalangi integrasi sertifikasi halal ke sistem IPR komunal dengan kerangka hukum yang ada. Model IPRAnalisis menegaskan adanya batasan normatif yang menghalangi integrasi sertifikasi halal ke sistem IPR komunal dengan kerangka hukum yang ada. Model IPR
UnnasUnnas Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa variabel motivasi dan komitmen merupakan faktor penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, karena sebagaiHasil penelitian ini menjelaskan bahwa variabel motivasi dan komitmen merupakan faktor penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, karena sebagai
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Temuan penelitian mengungkapkan bahwasanya penahanan ijazah oleh perusahaan ialah tindakan yang melanggar prinsip kebebasan bekerja, non-diskriminasi,Temuan penelitian mengungkapkan bahwasanya penahanan ijazah oleh perusahaan ialah tindakan yang melanggar prinsip kebebasan bekerja, non-diskriminasi,
UMMUMM Keadilan, salah satu nilai bioetika, tidak bertentangan dengan agama Islam, dan diperlukan karena bioetika menekankan perkembangan berpikir untuk menilaiKeadilan, salah satu nilai bioetika, tidak bertentangan dengan agama Islam, dan diperlukan karena bioetika menekankan perkembangan berpikir untuk menilai
UMMUMM Juga menelaak bagaimana manfaat blockchain dan teknologi kontrak pintar dapat memperbaiki pengaturan iktibad keuangan Islam dengan praktik bank Islam dalamJuga menelaak bagaimana manfaat blockchain dan teknologi kontrak pintar dapat memperbaiki pengaturan iktibad keuangan Islam dengan praktik bank Islam dalam
UMMUMM Selanjutnya, Oman secara efektif melaksanakan beberapa ketentuan Konvensi guna memperkuat hak perempuan dengan mengubah undang‑undang dalam negeri. Kesimpulannya,Selanjutnya, Oman secara efektif melaksanakan beberapa ketentuan Konvensi guna memperkuat hak perempuan dengan mengubah undang‑undang dalam negeri. Kesimpulannya,