DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum terhadap kohabitasi dalam kaitannya dengan hak atas privasi dan pengaturan pidana berdasarkan perspektif hak asasi manusia. Kohabitasi dipahami sebagai pilihan hidup dua orang dewasa yang berada dalam ranah paling pribadi dan seharusnya terlindungi dari intervensi negara, namun Pasal 412 KUHP membuka kemungkinan penggunaan hukum pidana yang berpotensi melanggar martabat manusia melalui tindakan seperti penggerebekan atau pemeriksaan ruang domestik. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menganalisis UUD 1945, UU HAM, KUHP, ICCPR, DUHAM, serta General Comment No. 16 untuk menilai kesesuaian pengaturan pidana dengan prinsip privasi, otonomi personal, dan pembatasan kekuasaan negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa kriminalisasi kohabitasi tidak memenuhi parameter legalitas, kebutuhan, dan proporsionalitas karena merupakan victimless act yang tidak menimbulkan kerugian konkret dan berpotensi menciptakan diskriminasi terhadap perempuan serta kelompok rentan. Mekanisme delik aduan juga belum cukup melindungi hak atas privasi karena memberikan ruang bagi keluarga untuk menentukan apakah negara dapat masuk ke ranah pribadi individu. Kajian ini menegaskan perlunya evaluasi terhadap Pasal 412 KUHP melalui judicial review agar kebijakan pidana lebih selaras dengan prinsip HAM dan jaminan konstitusional.
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengaturan pidana terhadap kohabitasi tidak memiliki dasar yang kuat baik secara hukum pidana modern maupun dalam perspektif hak asasi manusia karena kohabitasi merupakan tindakan sukarela antara dua orang dewasa yang tidak menimbulkan korban dan tidak mengakibatkan kerugian publik sehingga tidak memenuhi syarat minimal untuk dikriminalisasi.Hak atas privasi yang dijamin oleh DUHAM, ICCPR, UUD 1945, serta diperjelas melalui General Comment No.16 menempatkan kehidupan domestik sebagai wilayah yang tidak boleh diganggu oleh negara tanpa alasan sah, diperlukan, dan proporsional, sementara Pasal 412 KUHP justru membuka jalan bagi intervensi negara melalui mekanisme delik aduan yang memberi pihak keluarga kekuasaan untuk menentukan apakah negara dapat masuk ke ranah pribadi seseorang.Ketentuan ini menimbulkan risiko serius berupa pelanggaran martabat manusia melalui penggerebekan dan pemeriksaan ruang privat, serta memperbesar stigma sosial yang sering kali lebih berat dirasakan oleh perempuan dan kelompok rentan.Selain itu, kriminalisasi kohabitasi berpotensi melanggengkan diskriminasi struktural karena penerapannya cenderung selektif dan bias kelas sosial.Dengan demikian pembatasan yang dilakukan negara tidak memenuhi prinsip legalitas, necessity, dan proportionality yang menjadi standar pembatasan hak menurut HAM, sehingga Pasal 412 KUHP problematis untuk dipertahankan dalam sistem hukum yang menghormati otonomi individu, privasi, dan martabat manusia.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan evaluasi terhadap Pasal 412 KUHP melalui mekanisme judicial review agar kebijakan pidana lebih selaras dengan prinsip HAM dan jaminan konstitusional. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak sosial dan psikologis dari kriminalisasi kohabitasi, terutama terkait dengan stigma sosial dan trauma psikologis yang dialami oleh pasangan yang menjalani kohabitasi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas pendekatan non-penal dalam menangani kohabitasi, seperti edukasi, konseling, dan kebijakan sosial yang fokus pada perlindungan perempuan dan anak.
| File size | 293.57 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Penelitian ini menyimpulkan bahwa love scam merupakan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh faktor psikologis, sosial, budaya, dan teknologi, denganPenelitian ini menyimpulkan bahwa love scam merupakan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh faktor psikologis, sosial, budaya, dan teknologi, dengan
UmriUmri Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, kepercayaan diri, serta inklusi sosial difabel melalui pendekatan pelatihan keterampilan,Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, kepercayaan diri, serta inklusi sosial difabel melalui pendekatan pelatihan keterampilan,
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,1% keluarga memiliki pengetahuan kurang, sementara 40% dinilai tidak mampu memberikan perawatan memadai. AnalisisHasil penelitian menunjukkan bahwa 51,1% keluarga memiliki pengetahuan kurang, sementara 40% dinilai tidak mampu memberikan perawatan memadai. Analisis
AKRABJUARAAKRABJUARA Sby demonstrate that judges balance social interests and family honor with the principle of the childs best interests, but their implementation remainsSby demonstrate that judges balance social interests and family honor with the principle of the childs best interests, but their implementation remains
ABHINAYAABHINAYA Selain faktor-faktor kekerasan tersebut, kebijakan pemerintah daerah juga berkontribusi terhadap masalah ini, terutama terkait ketidakakuratan data jumlahSelain faktor-faktor kekerasan tersebut, kebijakan pemerintah daerah juga berkontribusi terhadap masalah ini, terutama terkait ketidakakuratan data jumlah
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, observasi, danMetode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, observasi, dan
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Sumber data tambahan dihimpun berdasarkan arsip resmi, regulasi hukum, dan karya ilmiah. Temuan dalam kajian ini memperlihatkan bahwa faktor dominan yangSumber data tambahan dihimpun berdasarkan arsip resmi, regulasi hukum, dan karya ilmiah. Temuan dalam kajian ini memperlihatkan bahwa faktor dominan yang
STIK KENDALSTIK KENDAL Untuk mengatasinya, diperlukan strategi pembelajaran inklusif yang meliputi pelatihan guru, pengembangan teknologi bantu, pendekatan berdiferensiasi, danUntuk mengatasinya, diperlukan strategi pembelajaran inklusif yang meliputi pelatihan guru, pengembangan teknologi bantu, pendekatan berdiferensiasi, dan
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik peredaran STB ilegal memenuhi unsur actus reus dan mens rea dalam UU Telekomunikasi, UU Perlindungan Konsumen,Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik peredaran STB ilegal memenuhi unsur actus reus dan mens rea dalam UU Telekomunikasi, UU Perlindungan Konsumen,
DAARULHUDADAARULHUDA Analisis menunjukkan posisi dilematis KPKNL yang terikat pada penyitaan pajak, sehingga menghambat eksekusi jaminan dan menurunkan nilai aset. Oleh karenaAnalisis menunjukkan posisi dilematis KPKNL yang terikat pada penyitaan pajak, sehingga menghambat eksekusi jaminan dan menurunkan nilai aset. Oleh karena
DAARULHUDADAARULHUDA MTs Aisyiyah Tembung telah memahami esensi kebijakan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (SPTK), tetapi masih menghadapi tantangan dalam implementasinya,MTs Aisyiyah Tembung telah memahami esensi kebijakan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (SPTK), tetapi masih menghadapi tantangan dalam implementasinya,
ARIMBIARIMBI Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kerja sama tim dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja karyawan, baik secara parsialTujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kerja sama tim dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja karyawan, baik secara parsial