DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Islam menempatkan zina sebagai dosa besar (kabāir) yang mengancam tatanan moral keluarga dan masyarakat. QS. an‑Nūr ayat 2–3 menjadi landasan hukum utama dalam penetapan sanksi bagi pelaku zina serta aturan sosial terkait pernikahan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis asbābun nuzūl QS. an‑Nūr ayat 2–3, menjelaskan ketentuan hukum zina menurut perspektif syariat Islam, mengungkap dimensi sosial yang terkandung dalam ayat tersebut, serta mengkaji relevansinya dalam konteks masyarakat modern, khususnya di Indonesia.
an‑Nūr ayat 2–3 menetapkan hukuman hudūd bagi pelaku zina serta larangan menikahi pezina, dengan tujuan melindungi martabat keluarga, keturunan, dan masyarakat.Dimensi sosial ayat tersebut menekankan pelaksanaan hukuman secara publik sebagai sarana edukatif dan preventif, sementara taubat tetap menjadi jalan kafarat bila hudūd tidak dapat diterapkan.Dalam konteks modern Indonesia, nilai moral dan spiritual ayat ini tetap relevan untuk mengatasi fenomena seperti prostitusi daring, kekerasan seksual, dan kehamilan di luar nikah melalui regulasi perlindungan serta pendidikan moral.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas integrasi nilai‑nilai QS. an‑Nūr dalam kurikulum pendidikan moral di sekolah dasar hingga perguruan tinggi terhadap penurunan perilaku seksual pranikah pada remaja, dengan menggunakan metode survei longitudinal dan analisis statistik. Selain itu, studi komparatif antarnegara Muslim yang menerapkan atau tidak menerapkan hudūd dapat menelaah dampaknya terhadap perlindungan hak perempuan dan anak, serta mengidentifikasi faktor‑faktor sosial‑kultural yang memediasi hasil kebijakan tersebut. Selanjutnya, penelitian aksi‑kaji dapat mengembangkan dan menguji intervensi media digital—seperti aplikasi edukatif dan kampanye daring—yang bertujuan meningkatkan kesadaran taubat serta mencegah praktik prostitusi online di kalangan pemuda Indonesia, dengan mengukur perubahan sikap dan perilaku melalui desain eksperimental berkelompok.
| File size | 315.52 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Pasal-pasal tersebut hanya menekankan aspek administratif dan anggaran tanpa memasukkan klausul perlindungan keselamatan fisik warga negara. Solusi yangPasal-pasal tersebut hanya menekankan aspek administratif dan anggaran tanpa memasukkan klausul perlindungan keselamatan fisik warga negara. Solusi yang
DAARULHUDADAARULHUDA Secara represif, pekerja memiliki berbagai mekanisme untuk memperjuangkan haknya, mulai dari penyelesaian perselisihan melalui bipartit, mediasi, hinggaSecara represif, pekerja memiliki berbagai mekanisme untuk memperjuangkan haknya, mulai dari penyelesaian perselisihan melalui bipartit, mediasi, hingga
DAARULHUDADAARULHUDA Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa penerapan Pasal 7 dan Pasal 9 belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip keadilan restoratif karena tidak menjaminLebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa penerapan Pasal 7 dan Pasal 9 belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip keadilan restoratif karena tidak menjamin
DAARULHUDADAARULHUDA Upaya pemberantasan korupsi terhadap PNS tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum pidana, tetapi juga melalui mekanisme administratif kepegawaianUpaya pemberantasan korupsi terhadap PNS tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum pidana, tetapi juga melalui mekanisme administratif kepegawaian
DAARULHUDADAARULHUDA Namun demikian, dalam perspektif hukum ketenagakerjaan, penetapan usia minimal tidak dapat dilepaskan dari prinsip kesetaraan dan larangan diskriminasiNamun demikian, dalam perspektif hukum ketenagakerjaan, penetapan usia minimal tidak dapat dilepaskan dari prinsip kesetaraan dan larangan diskriminasi
DAARULHUDADAARULHUDA Praktik nikah sirri memberikan dampak negatif signifikan bagi perempuan dan anak, termasuk ketidakpastian hukum, kerentanan, beban psikologis, serta kesulitanPraktik nikah sirri memberikan dampak negatif signifikan bagi perempuan dan anak, termasuk ketidakpastian hukum, kerentanan, beban psikologis, serta kesulitan
DAARULHUDADAARULHUDA Namun, implementasi konstitusi menghadapi berbagai tantangan, terutama pada masa Reformasi, yang meliputi lemahnya penegakan hukum, budaya impunitas, korupsi,Namun, implementasi konstitusi menghadapi berbagai tantangan, terutama pada masa Reformasi, yang meliputi lemahnya penegakan hukum, budaya impunitas, korupsi,
DAARULHUDADAARULHUDA Prinsip maqasid memberikan kerangka metodologis yang sesuai untuk menjaga keadilan, keuntungan, dan kepastian hukum, sehingga hukum positif Indonesia dapatPrinsip maqasid memberikan kerangka metodologis yang sesuai untuk menjaga keadilan, keuntungan, dan kepastian hukum, sehingga hukum positif Indonesia dapat
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Pengelolaan TPA yang masih menimbulkan pencemaran mengindikasikan belum optimalnya penerapan prinsip pencegahan pencemaran dan kehati-hatian. InstrumenPengelolaan TPA yang masih menimbulkan pencemaran mengindikasikan belum optimalnya penerapan prinsip pencegahan pencemaran dan kehati-hatian. Instrumen
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian ini membahas tentang kedudukan hukum pekerja freelance sebagai kreditor konkuren dalam proses kepailitan. Pekerja freelance sebagai penyediaPenelitian ini membahas tentang kedudukan hukum pekerja freelance sebagai kreditor konkuren dalam proses kepailitan. Pekerja freelance sebagai penyedia
DAARULHUDADAARULHUDA Sebaliknya, implementasi perlindungan yang komprehensif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, memperlancar proses penegakan hukum, dan memperkuatSebaliknya, implementasi perlindungan yang komprehensif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, memperlancar proses penegakan hukum, dan memperkuat
DAARULHUDADAARULHUDA Model implementasi yang feasible mencakup mekanisme diversi dan restorative justice untuk penyelesaian perkara di luar pengadilan, penerapan formal melaluiModel implementasi yang feasible mencakup mekanisme diversi dan restorative justice untuk penyelesaian perkara di luar pengadilan, penerapan formal melalui