SIDUCATSIDUCAT

DAWUH : Islamic Communication JournalDAWUH : Islamic Communication Journal

Adaptasi peserta didik di lingkungan boarding school merupakan kemampuan untuk hidup mandiri dan berkeadilan, sehingga ia merasa puas terhadap dirinya sendiri dan juga lingkungannya. Kemampuan adaptasi di lingkungan asrama dapat dimiliki bila santri sudah menjalani hidup beberapa hari di asrama. Tentu bukan saja ilmu akademik yang didapat, tetapi terlebih lagi belajar tentang ilmu kehidupan. Banyak faktor yang mempengaruhi adaptasi peserta didik di sekolah seperti jenis kelamin, latar belakang daerah (budaya) dan jenjang kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bimbingan konseling yang dilakukan untuk meningkatkan adaptasi santri yang hidup di asrama, terkhusus santri baru kelas 10. Penelitian ini mengggunakan metode kualitatif, yang mana proses pencarian datanya menggunakan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peran bimbingan konseling terhadap adaptasi santri SMA MTA Surakarta berupa tahap bimbingan konseling yang diterapkan dengan mengidentifikasi masalah dan kebutuhan, melakukan diagnosis, menetapkan pragnosis, pemberian bantuan, evaluasi dan tindak lanjut.

Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwasannya implementasi bimbingan konseling bagi peserta didik SMA MTA Surakarta berbasis boarding school dapat memudahkan peserta didik dalam mencari ketenangan, ketika mereka jauh dengan rumah kegiatan tersebut dapat membantu peserta didik dalam beradaptasi di lingkungan yang baru.Tidak hanya itu, Peserta didik yang merasa memiliki masalah terhadap lingkungan baru yang ditinggali dapat meminta penyelesaian masalah dan saran dari guru bimbingan konseling.Bimbingan konseling di SMA MTA Surakarta sangat membantu para peserta didik, Mereka merasa mendapat tempat curhat baru, dan mendapat rasa nyaman setelah melakukan konseling kepada guru bimbingan konseling, khususnya peserta didik kelas 10 yang basic sekolahnya dari SMP Negeri.Guru bimbingan konseling SMA MTA Surakarta dapat menjadi pendengar yang baik dalam membantu peserta didik menghadapi masalah dalam beradaptasi dan mencari solusi agar peserta didik tersebut dapat nyaman tinggal di lingkungan baru.Tahapan bimbingan konseling yang diterapkan di SMA MTA Surakarta dinilai berhasil dalam membantu proses adaptasi peserta didik.Yakni dengan tahapan mengidentifikasi masalah dan kebutuhan, melakukan diagnosis, menetapkan pragnosis, pemberian bantuan, evaluasi dan tindak lanjut dengan implementasi berupa pendekatan, pemerian waktu dan tempat, meditasi antar siswa, dan mengevaluasi keberjalanan peserta didik dalam beradaptasi.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program meditasi antar siswa dalam meningkatkan rasa kebersamaan di asrama, dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Selain itu, studi dapat meneliti dampak jangka panjang intervensi bimbingan konseling terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis santri setelah lulus. Terakhir, penelitian lebih lanjut bisa membandingkan strategi konseling di SMA MTA Surakarta dengan sekolah asrama lain di wilayah Indonesia untuk menentukan praktik terbaik.

Read online
File size614.99 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test