SIDUCATSIDUCAT

DAWUH : Islamic Communication JournalDAWUH : Islamic Communication Journal

Perkembangan emosional pada masa remaja merupakan periode kritis dalam perkembangan individu. Perilaku agresif mengacu pada tindakan yang disengaja dengan tujuan menyebabkan kerugian atau melukai orang lain. Masa remaja adalah fase kritis yang menghubungkan masa anak-anak dengan kedewasaan. Peneliti melakukan observasi dan wawancara di Desa Bayung, Kepahiang. Dengan tujuan untuk mendapatkan beberapa informasi yang akurat serta bagaimana peran penyuluh agama dalam mencegah prilaku agresif pada remaja disana. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan pendekatan kualitatif yang merujuk pada suatu proses penelitian yang mengumpulkan data deskriptif baik secara lisan maupun tertulis tentang individu-individu dan perilaku yang diamati. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik yang diambil dengan menetapkan ciri-ciri tertentu dalam pemilihan informan. Pada penelitian ini, peneliti mengambil 2 informan di Desa Bayung, Kepahiang. Dengan kriteria, antara lain: 1) penyuluh yang pernah mengatasi anak remaja dengan prilaku agresif, 2) penyuluh yang pernah memberikan materi berupa pencegahan anak yang mempunyai prilaku agresif, 3) remaja yang berprilaku agresif. Berdasarkan wawancara dengan penyuluh agama di Desa Bayung, Kepahiang, dapat diambil beberapa kesimpulan terkait peran penyuluhan agama dalam mencegah perilaku agresif pada remaja. Penyuluhan agama memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai moral dan etika yang diajarkan dalam ajaran agama.

Penyuluhan agama memiliki peran krusial dalam membentuk sikap dan perilaku remaja, membantu mereka memahami, menanamkan, dan mengimplementasikan prinsip-prinsip moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari.Remaja yang terpapar pada pendidikan agama cenderung memiliki pemikiran yang lebih damai dan memilih penyelesaian konflik secara bijaksana, menghindari perilaku agresif dalam situasi konflik atau ketegangan.Kesadaran akan dampak negatif perilaku agresif mendorong remaja untuk berkontribusi positif dalam lingkungan mereka, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi diri sendiri dan masyarakat sekitar.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan media sosial terhadap pemahaman nilai-nilai agama di kalangan remaja, karena media sosial sering menjadi medium penyebaran informasi yang cepat dan luas. Selain itu, perlu dilakukan studi banding antara daerah pedesaan dan perkotaan untuk memahami perbedaan efektivitas penyuluhan agama dalam mencegah perilaku agresif, mengingat konteks sosial dan budaya yang berbeda. Penelitian juga dapat mengkaji pendekatan kuantitatif untuk mengukur tingkat keberhasilan penyuluhan agama dalam mengurangi insiden agresi, dengan menggabungkan data kualitatif dari wawancara dan observasi. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas program penyuluhan agama. Penelitian lanjutan juga bisa fokus pada pengembangan metode penyuluhan yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan remaja modern, seperti melalui platform digital atau aplikasi berbasis teknologi. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran keluarga dan sekolah dalam mendukung penyuluhan agama, karena lingkungan tersebut memiliki pengaruh besar terhadap perilaku remaja. Penelitian ini dapat membuka peluang untuk menciptakan strategi kolaboratif antara penyuluh agama, keluarga, dan sekolah dalam mencegah perilaku agresif secara lebih efektif. Dengan memperluas ruang lingkup penelitian, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih tepat dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perilaku agresif di kalangan remaja.

  1. Journal At-Taujih. peran lingkungan keluarga mengatasi kenakalan remaja taujih bimbingan konseling islam... doi.org/10.22373/taujih.v3i1.7235Journal At Taujih peran lingkungan keluarga mengatasi kenakalan remaja taujih bimbingan konseling islam doi 10 22373 taujih v3i1 7235
  2. POLA ASUH ORANG TUA DAN KENAKALAN REMAJA | Nur Utami | Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial. pola asuh tua... doi.org/10.24198/focus.v4i1.22831POLA ASUH ORANG TUA DAN KENAKALAN REMAJA Nur Utami Focus Jurnal Pekerjaan Sosial pola asuh tua doi 10 24198 focus v4i1 22831
  3. Pendidikan Seks Pada Remaja | Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika. pendidikan remaja fidei... doi.org/10.34081/fidei.v2i2.76Pendidikan Seks Pada Remaja Fidei Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika pendidikan remaja fidei doi 10 34081 fidei v2i2 76
Read online
File size606.54 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test