IAINIAIN

Konseling Edukasi : Journal of Guidance and CounselingKonseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling

Keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management untuk meningkatkan manajemen waktu belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management terhadap manajemen waktu belajar siswa di Sanggar Bimbingan Kepong Malaysia. Populasi penelitian ini adalah 6 siswa kelas 6, dan sampel diambil secara purposive. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen one-group pretest-posttest. Hasil pre-test menunjukkan bahwa dari 6 siswa, 3 siswa berada dalam kategori rendah dan 3 siswa dalam kategori sedang, sedangkan hasil post-test menunjukkan bahwa semua siswa berada dalam kategori sangat tinggi. Perlakuan diberikan dalam satu pertemuan. Uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS menghasilkan Asymp. Sig = 0.028 < 0.05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, menunjukkan perubahan yang signifikan pada manajemen waktu belajar siswa setelah perlakuan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu bimbingan dan konseling (BK) dengan memperkuat bukti bahwa teknik self-management dapat meningkatkan keterampilan manajemen waktu siswa, yang merupakan salah satu kompetensi penting dalam pengembangan karakter dan akademik siswa. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi guru BK, yaitu penggunaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management dapat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan dan meningkatkan manajemen waktu belajar siswa di sekolah.

Layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan manajemen waktu belajar siswa kelas 6 di Sanggar Bimbingan Kepong Malaysia.Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata skor dari pre-test ke post-test, serta respons positif siswa terhadap penerapan self-management dalam perencanaan, prioritas tugas, pengendalian diri, dan pemantauan aktivitas belajar.Bimbingan dan konseling (BK) memainkan peran penting dalam menumbuhkan kemandirian dan pengaturan diri siswa melalui praktik self-management, sekaligus memperkuat teori manajemen waktu Downs (2008) dan konsep self-management Corey (dalam Sona & Yanti, 2020) dalam konteks pendidikan non-formal.Guru BK dapat memanfaatkan bimbingan kelompok dengan strategi self-management sebagai cara untuk meningkatkan disiplin belajar, manajemen tugas, dan efektivitas belajar secara keseluruhan siswa.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi dengan populasi yang lebih besar, lintas tingkat kelas, dan durasi yang lebih panjang, serta menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif siswa secara mendalam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan di berbagai konteks pendidikan non-formal, terutama untuk memberdayakan anak-anak pekerja migran Indonesia di luar negeri, agar mereka dapat mencapai ketahanan akademik melalui penguasaan pengendalian diri yang mandiri. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model bimbingan yang terintegrasi dengan teknik self-management, baik dalam kurikulum formal maupun non-formal, terutama bagi siswa yang menghadapi tantangan dalam manajemen waktu.

Read online
File size1.03 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test