ICJAMBIICJAMBI
Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu CendekiaPendidikan bertujuan untuk memperbaiki kualitas kehidupan dalam rangkaian pengembangan sumber daya manusia yang bermutu. Mata pelajaran IPS merupakan program pengajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Siswa diharapkan memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi dan terampil mengatasi masalah yang di hadapinya sendiri maupun yang terjadi di masyarakat. Model pembelajaran inovatif untuk menumbuhkan aktivitas siswa guna mengenal kebudayaan dan masalah lokal pada pembelajaran IPS yakni model pembelajaran berbasis masalah atau yang lebih dikenal dengan Problem Based Learning. PBL juga dimaknai sebagai model pembelajaran yang menantang siswa agar belajar, bekerjasama dalam kelompok untuk mencari solusi bagi masalah yang nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui cara meningkatkan pembelajaran IPS melalui pembelajaran berbasis masalah; 2) untuk mengetahui apakah pemebelajaran IPS berbasis masalah dapat meningkatkan motibvasi belajar siswa.
Berdasarkan pada hasil penelitian tentang peningkatan citra pembelajaran IPS berbasis masalah, maka diperoleh simpulan sebagai berikut.Pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk memecahkan suatu masalah yang telah disepakati oleh siswa dan guru melalui diskusi kelompok kecil melalui tahap orientasi siswa kepada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya pemecahan masalah, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.Siswa lebih menguasai konsep IPS dan memiliki kemampuan memecahkan masalah social, serta citra pembelajara IPS berbasis masalah memotivasi siswa dalam pembelajaran di kelas.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran berbasis masalah yang lebih terstruktur dan sistematis, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti waktu, sumber daya, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran berbasis masalah terhadap motivasi belajar siswa dan keterampilan pemecahan masalah mereka. 3. Meneliti dan menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam konteks budaya lokal, dengan mempertimbangkan nilai-nilai dan praktik tradisional yang relevan dengan mata pelajaran IPS.
| File size | 203.37 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITABANGSAPELITABANGSA Meskipun siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan dan beberapa bukti pengembangan keterampilan CT, temuan ini bersifat pendahuluan karena sampel yangMeskipun siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan dan beberapa bukti pengembangan keterampilan CT, temuan ini bersifat pendahuluan karena sampel yang
BIMABERILMUBIMABERILMU Penelitian ini menyimpulkan bahwa ruang publik menjadi arena pertemuan antara norma bahasa baku dan kreativitas linguistik masyarakat, sehingga pembinaanPenelitian ini menyimpulkan bahwa ruang publik menjadi arena pertemuan antara norma bahasa baku dan kreativitas linguistik masyarakat, sehingga pembinaan
UPPUPP Guru mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang dan menggunakan media digital secara kreatif, yang meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengalamanGuru mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang dan menggunakan media digital secara kreatif, yang meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengalaman
UPPUPP Tiga hal yang menjadi inti masalah pada mitra yaitu rendahnya kemampuan matematika siswa, kurangnya pemahaman siswa terhadap kemampuan apa yang wajib dikuasaiTiga hal yang menjadi inti masalah pada mitra yaitu rendahnya kemampuan matematika siswa, kurangnya pemahaman siswa terhadap kemampuan apa yang wajib dikuasai
UMPPUMPP Dibuat sebuah sistem informasi pembelajaran online yang digunakan sebagai media pembelajaran online. Dimana sistem informasi pembelajaran online tersebutDibuat sebuah sistem informasi pembelajaran online yang digunakan sebagai media pembelajaran online. Dimana sistem informasi pembelajaran online tersebut
UNJUNJ Data diperoleh melalui analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan kuisioner untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa, analisisData diperoleh melalui analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan kuisioner untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa, analisis
UNJUNJ Microlearning dianggap relevan dalam pendidikan saat ini karena cocok dengan karakteristik pembelajar yang berorientasi pada tujuan, mandiri, dan mahirMicrolearning dianggap relevan dalam pendidikan saat ini karena cocok dengan karakteristik pembelajar yang berorientasi pada tujuan, mandiri, dan mahir
UNJUNJ Metode yang digunakan adalah penelitian berbasis praktik dengan investigasi asli yang dilakukan untuk memperoleh pengetahuan baru, di mana sebagian pengetahuanMetode yang digunakan adalah penelitian berbasis praktik dengan investigasi asli yang dilakukan untuk memperoleh pengetahuan baru, di mana sebagian pengetahuan
Useful /
PELITABANGSAPELITABANGSA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif terhadap 44 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melaluiPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif terhadap 44 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui
BIMABERILMUBIMABERILMU Subjek penelitian melibatkan 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga. Data tugas video mahasiswa dikumpulkan melalui penilaian menggunakan rubrikSubjek penelitian melibatkan 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga. Data tugas video mahasiswa dikumpulkan melalui penilaian menggunakan rubrik
BIMABERILMUBIMABERILMU Penataan ragam main diterapkan dengan mengenalkan aturan sederhana berdasarkan kesepakatan bersama, keyakinan kelas dengan partisipasi anak, memberi pilihanPenataan ragam main diterapkan dengan mengenalkan aturan sederhana berdasarkan kesepakatan bersama, keyakinan kelas dengan partisipasi anak, memberi pilihan
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Optimalisasi pengelolaan non‑zakat diperlukan agar dapat memaksimalkan peran zakat sebagai instrumen redistribusi pendapatan dan fiskal untuk memperluasOptimalisasi pengelolaan non‑zakat diperlukan agar dapat memaksimalkan peran zakat sebagai instrumen redistribusi pendapatan dan fiskal untuk memperluas