ISI DPSISI DPS

Segara Widya : Jurnal Penelitian SeniSegara Widya : Jurnal Penelitian Seni

Institut Seni Indonesia Denpasar merupakan pusat lahirnya berbagai karya seni yang memerlukan perlindungan hukum untuk mencegah plagiarisme, terutama di kalangan akademisi seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan seniman akademik di Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar tidak melindungi hak cipta karya mereka, sehingga dapat meningkatkan apresiasi terhadap perlindungan hak kekayaan intelektual dan memotivasi pendaftaran hak cipta di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama seniman akademik tidak melindungi hak cipta adalah kurangnya pengetahuan tentang lembaga pendaftaran, prosedur pendaftaran, biaya yang mahal, sifat kolektif karya seni, pendanaan pemerintah, dan tidak adanya kewajiban pendaftaran.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar seniman akademik di Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar enggan melindungi hak cipta karya mereka karena faktor budaya dan masyarakat.Faktor-faktor tersebut meliputi ketidaktahuan mengenai lembaga dan prosedur pendaftaran, biaya yang dianggap mahal, sifat kolektif karya seni, pendanaan pemerintah, dan kurangnya kewajiban untuk mendaftarkan karya.Untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi pendaftaran hak cipta, disarankan untuk melakukan sosialisasi yang jelas dan komprehensif mengenai pentingnya perlindungan hak cipta, persyaratan, prosedur, dan biaya pendaftaran, serta menjalin kerjasama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak sosialisasi dan pelatihan hak cipta terhadap peningkatan kesadaran dan perilaku seniman akademik dalam mendaftarkan karya mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendanaan alternatif untuk pendaftaran hak cipta yang lebih terjangkau bagi seniman, terutama yang berasal dari kalangan akademisi dengan sumber daya terbatas. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas kebijakan dan regulasi terkait perlindungan hak cipta di lingkungan pendidikan seni, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang masih dihadapi oleh seniman dalam proses pendaftaran hak cipta. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan perlindungan hak kekayaan intelektual di bidang seni dan mendorong terciptanya ekosistem yang kondusif bagi perkembangan karya seni di Indonesia.

Read online
File size308.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test