SENIRUPAIKJSENIRUPAIKJ
Jurnal NATARJurnal NATARPenelitian ini membahas pencarian identitas ke-indonesiaan dalam dunia seni rupa, terkhususnya melalui manifesto-manifesto seniman dan gerakan seni di Indonesia. Perdebatan dan pencarian identitas ke-indonesiaan telah muncul sejak awal abad 20 di Indonesia. Dalam menelusuri perdebatan tersebut dalam sejarah seni rupa Indonesia, penelitian yang fokus pada polemik, kritik dan esai sudah cukup banyak ditemui. Namun, belum ada kajian yang fokus untuk mengkategorikan dan menelaah manifesto-manifesto seni di Indonesia, terkhususnya seni rupa. Penulis menganalisa secara kontekstual tiga belas buah manifesto seni yang dipublikasikan dalam kurun waktu 1950 β 2011, yaitu: Surat Kepercayaan Gelanggang; Mukadimah Lekra 1950 & 1959; Manifes Kebudayaan; Lima Jurus Gebrakan Gerakan Seni Rupa Baru; Manifesto Seni Rupa Baru; Seniku, βSeni Pembebasan; Pernyataan Semsar Siahaan; Seni Rupa Penyadaran; Mukadimah Taring Padi; Manifesto Blup Art; Manifes Seni Rupa Indonesia; dan Siasat. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbincangan tentang identitas kesenian Indonesia dapat dibaca melalui sebagian besar manifesto seni rupa Indonesia yang diteliti.
Melalui penelitian ini pun disimpulkan bahwa perbincangan tentang identitas kesenian Indonesia dapat dibaca melalui sebagian besar manifesto seni rupa Indonesia.Namun, pembacaan ini tidak bersifat linier karena tidak adanya perkembangan gagasan yang signifikan dari manifesto-manifesto tersebut perihal identitas kesenian Indonesia.Semua penyusun manifesto memiliki pendapatnya masing-masing tentang identitas kesenian Indonesia, dan pendapat ini berkaitan dengan fokus dari seniman/gerakan tersebut.
Untuk penelitian selanjutnya, penting untuk mengeksplorasi pertanyaan tentang bagaimana manifesto seni dapat mempengaruhi praktik artistik di kalangan seniman muda. Selain itu, bagaimana penerapan nilai-nilai dalam manifesto tersebut di konteks kekinian perlu dikaji lebih mendalam, termasuk analisis kritis terhadap apakah nilai-nilai ini tetap relevan dalam menciptakan karya seni yang mencerminkan identitas keindonesiaan. Saran lainnya adalah melakukan studi kasus terhadap seniman-seniman yang secara aktif berusaha menerapkan prinsip-prinsip dari manifesto ini, serta bagaimana mereka menanggapi kritik dan perdebatan tentang identitas kesenian dalam karya-karya mereka.
| File size | 705.88 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Bentuk penanaman akhlakul karimah ialah melalui keaktifan dalam kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Peran tokoh agama dalam menanamkan akhlakul karimahBentuk penanaman akhlakul karimah ialah melalui keaktifan dalam kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Peran tokoh agama dalam menanamkan akhlakul karimah
UM SURABAYAUM SURABAYA Tlg. yang menarik dari perkara ini adalah adanya dua jenis perjanjian, yaitu akta notaris tentang perjanjian jual beli dan adanya perjanjian lisan. AktaTlg. yang menarik dari perkara ini adalah adanya dua jenis perjanjian, yaitu akta notaris tentang perjanjian jual beli dan adanya perjanjian lisan. Akta
LARISMALARISMA Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa penanaman integritas nilai-nilai kemanusiaan dalam kurikulum sekolah dasar merupakanBerdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa penanaman integritas nilai-nilai kemanusiaan dalam kurikulum sekolah dasar merupakan
LARISMALARISMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menerapkan kepemimpinan transformasional melalui empat dimensi, yaitu pengaruh ideal, motivasiHasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menerapkan kepemimpinan transformasional melalui empat dimensi, yaitu pengaruh ideal, motivasi
LARISMALARISMA Isu utama yang dihadapi adalah kekaburan dalam interpretasi akibat minimnya pemahaman tentang pola hubungan ini dalam konteks budaya, yang sering kaliIsu utama yang dihadapi adalah kekaburan dalam interpretasi akibat minimnya pemahaman tentang pola hubungan ini dalam konteks budaya, yang sering kali
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Temuan penelitian mengungkapkan empat topik utama berdasarkan jurnal yang ditinjau. Beberapa faktor yang berperan signifikan dalam mencapai TPB meliputiTemuan penelitian mengungkapkan empat topik utama berdasarkan jurnal yang ditinjau. Beberapa faktor yang berperan signifikan dalam mencapai TPB meliputi
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Kerajinan sebagai produk kesenian dapat ditemukan di daerah-daerah pariwisata di Bali. Hal yang dilihat dari suatu kerajinan adalah nilai seninya. SemakinKerajinan sebagai produk kesenian dapat ditemukan di daerah-daerah pariwisata di Bali. Hal yang dilihat dari suatu kerajinan adalah nilai seninya. Semakin
UM SURABAYAUM SURABAYA Dalam mengembangkan KLA tersebut pada intinya mendasarkan pada pemenuhan hak anak, meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan,Dalam mengembangkan KLA tersebut pada intinya mendasarkan pada pemenuhan hak anak, meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan,
Useful /
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa Value Co-Creation dan Citra Destinasi berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan kunjungan wisatawan. MeskipunHasil penelitian menunjukkan bahwa Value Co-Creation dan Citra Destinasi berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan kunjungan wisatawan. Meskipun
GARUDARISETIDGARUDARISETID Kurangnya praktik inovasi di kalangan SME di Anambra memotivasi studi ini. Studi ini mengeksplorasi dampak praktik inovasi terhadap kinerja Usaha KecilKurangnya praktik inovasi di kalangan SME di Anambra memotivasi studi ini. Studi ini mengeksplorasi dampak praktik inovasi terhadap kinerja Usaha Kecil
POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG 28 Tahun 2019) maka; energi 247,3 kkal, karbohidrat 40,09 gram, lemak 7,66 gram, Fe 1,91 mg (memenuhi standar kebutuhan), sedangkan protein 4,51 gram dan28 Tahun 2019) maka; energi 247,3 kkal, karbohidrat 40,09 gram, lemak 7,66 gram, Fe 1,91 mg (memenuhi standar kebutuhan), sedangkan protein 4,51 gram dan
SENIRUPAIKJSENIRUPAIKJ Kajian ini fokus pada peran perjuangan seniman yaitu Marni, seorang pesinden dari Desa Beber, Ligung, Majalengka, dalam mengembangkan dua kesenian daerah,Kajian ini fokus pada peran perjuangan seniman yaitu Marni, seorang pesinden dari Desa Beber, Ligung, Majalengka, dalam mengembangkan dua kesenian daerah,