ASDKVIASDKVI

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan DesainAbstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain

Kota Medan adalah kota metropolitan terbesar ketiga di Indonesia dengan 70% penduduk Medan berada pada usia produktif. Hal ini menunjukkan bahwa kota Medan memiliki potensi untuk berkembang dalam industri kreatif, tetapi kurangnya platform untuk mendukung pertumbuhan ide-ide kreatif menghambat potensi ini. Sebuah wadah diperlukan yang memenuhi aspek kenyamanan, keterbukaan dan aksesibilitas. Berdasarkan masalah yang ada, muncul pandangan untuk merancang Medan Art Creative Center dengan tema pendekatan yang akan digunakan untuk merancang fasilitas ini, yaitu Arsitektur Neo-Vernakular. Arsitektur Neo-Vernakular adalah konsep arsitektur yang menggabungkan elemen budaya di sekitarnya ke dalam bangunan dengan menerapkan pola atau motif khas tempat tersebut. Selain itu, penggunaan tema neo- vernakular juga sejalan dengan fungsi bangunan, yaitu sebagai fasilitas seni dan budaya, di mana tujuan dari proyek ini adalah memperkenalkan budaya di sekitarnya kepada masyarakat lokal dan wisatawan dari luar daerah.

Fasilitas Medan Art Creative Center dirancang sebagai wadah untuk mengekspresikan minat dan bakat dalam seni, serta meningkatkan pengetahuan wisatawan mengenai budaya lokal dan produk khas Kota Medan.Penggunaan tema arsitektur neo-vernacular dalam fasilitas seni dan budaya ini tercermin dalam bentuk atap dan ornamen khas Melayu, yang bertujuan untuk melestarikan budaya Melayu sebagai suku asli Kota Medan.Desain ini diharapkan dapat menjadi solusi atas kurangnya platform pendukung pertumbuhan ide-ide kreatif di kota Medan.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana desain ruang interior dapat memfasilitasi kolaborasi antar seniman dari berbagai disiplin ilmu, menciptakan sinergi yang memperkaya hasil karya seni. Selain itu, studi tentang dampak keberadaan Medan Art Creative Center terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku usaha kreatif di sekitarnya, perlu dilakukan untuk mengukur kontribusi nyata fasilitas ini terhadap pertumbuhan ekonomi kota. Terakhir, penelitian mengenai preferensi masyarakat terhadap program-program seni dan budaya yang diselenggarakan di pusat kreatif ini akan membantu dalam penyusunan kurasi acara yang lebih relevan dan menarik, sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan menjadikan Medan Art Creative Center sebagai pusat kebudayaan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

  1. Medan Art Creative Center in Medan City with a Neo- Vernacular Approach | Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu... journal.asdkvi.or.id/index.php/Abstrak/article/view/765Medan Art Creative Center in Medan City with a Neo Vernacular Approach Abstrak Jurnal Kajian Ilmu journal asdkvi index php Abstrak article view 765
  1. #hak asasi#hak asasi
  2. #batak toba#batak toba
Read online
File size1.08 MB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2oc
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test