UNSURUNSUR
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PembelajarannyaDinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PembelajarannyaArtikel ini akan mendeskripsikan kesantunan berbahasa Nabi Musa Alaihi Salam dalam terjemahan Al-Quran Surah Taha ayat 43-56. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teori kesantunan dari Leech. Instrumen penelitian menggunakan enam prinsip maksim kesantunan. Data dikumpulkan melalui kajian teks terjemah Al-Quran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dalam dialog Nabi Musa mencerminkan praktik komunikasi yang penuh ketundukan, kelembutan, dan kebijaksanaan. Keenam maksim kesantunan muncul dalam berbagai bentuk tuturan, seperti permohonan yang merendah, perintah yang lembut, dan sapaan yang mengandung penghormatan. Temuan ini kemudian dijadikan dasar dalam penyusunan bahan ajar siswa kelas XI yang dipandang layak, aplikatif, dan mampu membentuk karakter siswa dalam berbahasa, khususnya dalam menyampaikan ceramah. Penelitian ini merekomendasikan agar nilai-nilai kesantunan dalam kisah para nabi dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia, guna mendukung pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berbasis karakter.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dalam Nabi Musa Alaihi Salam sebagaimana tercantum dalam terjemah Al-Quran Surah Taha ayat 43-56 memiliki kekayaan nilai pragmatik dan etika komunikasi yang tinggi.Melalui pendekatan teori maksim kesantunan (kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan simpati), ditemukan bahwa dialog Nabi Musa—terutama saat menghadapi Firaun—tidak hanya sarat dengan pesan ketauhidan dan kebenaran, tetapi juga dibingkai dengan strategi bahasa yang santun, lembut, dan penuh hikmah.Temuan ini kemudian dijadikan dasar dalam penyusunan bahan ajar ceramah Bahasa Indonesia untuk kelas XI fase F yang bertajuk Bahasa Santun dalam Nabi Musa sebagai Strategi Jitu Berceramah.Penyusunan modul dilakukan secara sistematis dengan memperhatikan aspek kebahasaan, nilai-nilai kesantunan profetik, serta relevansi materi dengan kehidupan peserta didik di lingkungan pesantren.Bahan ajar yang dikembangkan terbukti layak, inspiratif, dan kontekstual.Implikasinya guru disarankan untuk menggunakan kisah Nabi sebagai model pembelajaran berbasis karakter.Kurikulum Bahasa Indonesia juga perlu membuka ruang integrasi antara teori kebahasaan modern dan nilai-nilai Islam.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan bahan ajar Bahasa Indonesia yang mengintegrasikan nilai-nilai kesantunan dan etika komunikasi dalam kisah para nabi, khususnya Nabi Musa. Bahan ajar ini dapat menjadi referensi dalam pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berbasis karakter. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar kurikulum Bahasa Indonesia membuka ruang integrasi antara teori kebahasaan modern dengan nilai-nilai Islam, sehingga dapat memperkuat pemahaman siswa tentang bahasa dan etika dalam berbicara. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih spesifik, seperti bahan ajar ceramah yang mengadopsi strategi komunikasi Nabi Musa dalam menyampaikan pesan dakwah dengan santun dan penuh hikmah.
- Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia pada Proses Pembelajaran... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/2759Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia pada Proses Pembelajaran jbasic index php basicedu article view 2759
- Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Lingkungan SD Al-Baitul Amien 02 Jember | Damayanti |... ejournal.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/disastra/article/view/3769Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Lingkungan SD Al Baitul Amien 02 Jember Damayanti ejournal uinfasbengkulu ac index php disastra article view 3769
| File size | 792.46 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI YPBWISTAI YPBWI Implementasi pendidikan karakter menjadi penting dalam mewujudkan visi Indonesia menuju Generasi Emas 2045. Tantangan pembentukan karakter saat ini meliputiImplementasi pendidikan karakter menjadi penting dalam mewujudkan visi Indonesia menuju Generasi Emas 2045. Tantangan pembentukan karakter saat ini meliputi
UNSURUNSUR Hasil penelitian berupa data yang telah ditemukan berupa dialek Minangkabau dideskripsikan dengan dianalisis. Data dialek Minangkabau diteliti dengan kajianHasil penelitian berupa data yang telah ditemukan berupa dialek Minangkabau dideskripsikan dengan dianalisis. Data dialek Minangkabau diteliti dengan kajian
UNSURUNSUR Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam versi Korea, tokoh Hanna/Jenny cenderung ekstrovert dengan keberanian tampil di ruang publik dan pencarian pengakuanHasil penelitian menunjukkan bahwa dalam versi Korea, tokoh Hanna/Jenny cenderung ekstrovert dengan keberanian tampil di ruang publik dan pencarian pengakuan
STAI YPBWISTAI YPBWI Artikel ini mengulas peran pendidikan dalam konteks historis, sosiologis, dan ekonomis sebagai pondasi utama pembangunan berkelanjutan. Pendekatan yangArtikel ini mengulas peran pendidikan dalam konteks historis, sosiologis, dan ekonomis sebagai pondasi utama pembangunan berkelanjutan. Pendekatan yang
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Untuk mencari solusi terhadap masalah yang ada, maka perlu adanya sistem pengelolaan data yang terkomputerisasi dalam sebuah lembaga bank sampah sebagaiUntuk mencari solusi terhadap masalah yang ada, maka perlu adanya sistem pengelolaan data yang terkomputerisasi dalam sebuah lembaga bank sampah sebagai
PENERBITPENERBIT Diantara lima indikator, indikator pemahaman yang mendalam tentang bidang yang diajarkannya berada pada kategori baik dan indicator lainnya berada padaDiantara lima indikator, indikator pemahaman yang mendalam tentang bidang yang diajarkannya berada pada kategori baik dan indicator lainnya berada pada
POLNAMPOLNAM 78, selanjutnya pendapatan kedua tertinggi Kampung Mate sebesar Rp. 41/org, dan seterusnya kampung Siri-siri sebesar Rp. 34 dan pendapatan rata-rata terendah78, selanjutnya pendapatan kedua tertinggi Kampung Mate sebesar Rp. 41/org, dan seterusnya kampung Siri-siri sebesar Rp. 34 dan pendapatan rata-rata terendah
POLNAMPOLNAM DPMPTSP Kota Makassar hanya sebagai pelaksana pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan dan tidak menerima dari hasil pemungutan retribusi izin mendirikanDPMPTSP Kota Makassar hanya sebagai pelaksana pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan dan tidak menerima dari hasil pemungutan retribusi izin mendirikan
Useful /
ISHAISHA Hasil menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menekankan pentingnya bimbingan dan pengawasan terhadap tenaga kesehatan,Hasil menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menekankan pentingnya bimbingan dan pengawasan terhadap tenaga kesehatan,
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Meskipun memiliki potensi yang besar, komunitas ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti pemanfaatan media digital yang belum optimal dalam kegiatanMeskipun memiliki potensi yang besar, komunitas ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti pemanfaatan media digital yang belum optimal dalam kegiatan
GOACADEMICAGOACADEMICA Citilink merespon krisis dengan membentuk Satuan Tugas COVID-19, menerapkan protokol kesehatan, menyesuaikan jadwal penerbangan, dan membatasi jumlah penumpang.Citilink merespon krisis dengan membentuk Satuan Tugas COVID-19, menerapkan protokol kesehatan, menyesuaikan jadwal penerbangan, dan membatasi jumlah penumpang.
KWIKKIANGIEKWIKKIANGIE 0 menunjukkan bahwa kekuatan brand ambassador secara positif memengaruhi citra merek dan niat beli. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk mempertimbangkan0 menunjukkan bahwa kekuatan brand ambassador secara positif memengaruhi citra merek dan niat beli. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk mempertimbangkan