UNCMUNCM
Jurnal Genta MuliaJurnal Genta MuliaPerencanaan pengembangan sekolah berkaitan dengan tujuan sosial, sarana, proses dan kontrol program dan kegiatan yang direncanakan sebelumnya. Perencanaan pengembangan sekolah bersifat dinamis. Proses penyusunannya menggunakan metode ilmiah, namun mengikuti tren dan arah perubahan. Penyusunan perencanaan meliputi prosedur, konten, manusianya, benda-benda fisik, ekologi dan antar hubungan mereka dalam organisasi sekolah. Aktualitas perencanaan sekolah disengaja, terorganisir, proses terus-menerus mengidentifikasi berbagai elemen dan aspek, menentukan keadaan sekarang dan interaksinya, memproyeksikan mereka dalam periode waktu akan datang, serta merumuskan dan memprogramkan serangkaian tindakan, rencana dan sasaran untuk mencapai hasil yang diinginkan sesuai visi, misi dan tujuan sekolah.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengembangan sekolah yang dilaksanakan selama mengikuti Program Penguatan Kepala Sekolah dapat disimpulkan bahwa.Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) merupakan upaya yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah sebagai wujud untuk meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik.Supervisi dokumen perangkat pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran guru oleh kepala sekolah dapat meningkatkan pengawasan kepala sekolah terhadap dokumen perangkat pembelajaran guru.Supervisi pelaksanaan pebelajaran yang dilakukan kepala sekolah dapat memotivasi guru untuk menyusun dokumen perangkat pembelajaran yang bermutu.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model supervisi pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan kompetensi guru, dengan fokus pada analisis dampak terhadap motivasi dan inovasi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik dan relevan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur hubungan antara implementasi RPS dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa, dengan melibatkan sampel sekolah-sekolah yang memiliki karakteristik serupa. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru serta siswa terhadap implementasi RPS, dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan implementasi RPS.
| File size | 410.33 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Hal ini membawa konsekuensi kepada guru untuk meningkatkan peranan dan kompetensinya. Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik tersebut adalah untukHal ini membawa konsekuensi kepada guru untuk meningkatkan peranan dan kompetensinya. Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik tersebut adalah untuk
LAAROIBALAAROIBA Salah satu faktor rendahnya kualitas pendidikan adalah perlunya pelatihan lebih lanjut bagi guru di sekolah dan madrasah. Inilah tugas dan peran pengawasSalah satu faktor rendahnya kualitas pendidikan adalah perlunya pelatihan lebih lanjut bagi guru di sekolah dan madrasah. Inilah tugas dan peran pengawas
UMAUMA Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari informan seperti komisarisDengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari informan seperti komisaris
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Data dikumpulkan melalui dua teknik utama, yaitu wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi pengelompokanData dikumpulkan melalui dua teknik utama, yaitu wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi pengelompokan
STAISKUTIMSTAISKUTIM Penelitian yang dipaparkan ini merupakan penelitian evalusi pendidikan di sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi kerja guru melalui model kesenjanganPenelitian yang dipaparkan ini merupakan penelitian evalusi pendidikan di sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi kerja guru melalui model kesenjangan
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Furthermore, the implementation of well-planned and continuous collaborative supervision positively impacts teacher competence, particularly in professionalFurthermore, the implementation of well-planned and continuous collaborative supervision positively impacts teacher competence, particularly in professional
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Model supervisi reflektif dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat dengan memperhatikan aspek-aspek seperti otonomi kerja, variasi tugas, identitas tugas,Model supervisi reflektif dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat dengan memperhatikan aspek-aspek seperti otonomi kerja, variasi tugas, identitas tugas,
CERICCERIC Hal ini menyebabkan perbedaan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat pelaksana antara kelompok intervensi dan kontrol. Usia, lama kerja,Hal ini menyebabkan perbedaan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat pelaksana antara kelompok intervensi dan kontrol. Usia, lama kerja,
Useful /
UMAUMA Namun, proses tersebut masih menghadapi tantangan terkait kapasitas sumber daya manusia, integrasi sistem, dan budaya organisasi yang perlu ditangani lebihNamun, proses tersebut masih menghadapi tantangan terkait kapasitas sumber daya manusia, integrasi sistem, dan budaya organisasi yang perlu ditangani lebih
UNCMUNCM Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah eksperiment quasi. Sampel dalam penelitian berjumlah 45 siswa terdiri dariPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah eksperiment quasi. Sampel dalam penelitian berjumlah 45 siswa terdiri dari
UNCMUNCM Pembelajaran Bahasa Inggris di era new normal menjadi lebih efektif dengan pemanfaatan e-learning, sehingga mahasiswa dapat menguasai materi yang diberikanPembelajaran Bahasa Inggris di era new normal menjadi lebih efektif dengan pemanfaatan e-learning, sehingga mahasiswa dapat menguasai materi yang diberikan
UNCMUNCM Dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 2,104 dan ttabel sebesar 1,683 karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal iniDengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 2,104 dan ttabel sebesar 1,683 karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini