DINASTIREVDINASTIREV
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikAnak merupakan kelompok rentan yang berhak atas perlindungan maksimal, termasuk dalam aspek kesehatan. Imunisasi menjadi salah satu bentuk intervensi kesehatan preventif yang sangat penting bagi anak-anak. Meskipun hak atas kesehatan telah dijamin secara normatif dalam berbagai regulasi nasional dan internasional, masih banyak kendala dalam implementasinya, terutama dalam menjamin akses merata terhadap imunisasi di seluruh wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap hak anak atas imunisasi, mengidentifikasi kendala implementasi, serta memberikan rekomendasi kebijakan guna memperkuat pemenuhan hak tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, data epidemiologi imunisasi, serta literatur terkait hak asasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala struktural, sosial, dan kultural menjadi hambatan utama dalam mewujudkan perlindungan hukum yang efektif atas hak anak dalam pelayanan imunisasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak anak dalam akses pelayanan imunisasi di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat, baik secara konstitusional maupun melalui peraturan perundang-undangan khusus seperti UU Perlindungan Anak dan Peraturan Menteri Kesehatan.Imunisasi telah diakui sebagai hak anak yang wajib dipenuhi demi menjamin tumbuh kembang anak secara optimal dan bebas dari penyakit yang dapat dicegah.Namun, dalam praktiknya, perlindungan hukum tersebut belum sepenuhnya terealisasi secara merata di seluruh wilayah Indonesia.Beberapa hambatan masih ditemukan, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya akses layanan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), penolakan imunisasi karena faktor sosial budaya, serta lemahnya pengawasan dan penegakan hukum.Hal ini berdampak pada kembalinya wabah penyakit seperti campak dan polio yang sebelumnya berhasil ditekan.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberadaan norma hukum perlu diiringi dengan komitmen pelaksanaan yang kuat dan berkesinambungan agar hak anak atas imunisasi benar-benar terpenuhi secara adil dan menyeluruh.
Untuk memperkuat perlindungan hukum hak anak dalam akses imunisasi, perlu ada upaya integrasi dan sinergi antar lembaga pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu, penting untuk meningkatkan edukasi dan literasi hukum kesehatan di kalangan masyarakat, terutama mengenai hak anak atas imunisasi dan konsekuensi hukum dari penolakan imunisasi. Selain itu, perlu ada mekanisme pengawasan dan penegakan hukum yang lebih kuat, termasuk sanksi bagi orang tua atau pihak yang menghalangi anak memperoleh imunisasi. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model intervensi sosial dan budaya yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi, serta studi komparatif mengenai praktik terbaik dalam penegakan hukum dan pengawasan imunisasi di negara-negara lain.
| File size | 315.45 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAGUNTAG Pendapat anak sering tidak dianggap, dan pendapat orang dewasa yang paling tepat dan benar. Keluarga memainkan peran utama dalam pemenuhan hak anak, termasukPendapat anak sering tidak dianggap, dan pendapat orang dewasa yang paling tepat dan benar. Keluarga memainkan peran utama dalam pemenuhan hak anak, termasuk
POLKESBANPOLKESBAN Akses luas, efisiensi waktu, dan peningkatan keterlibatan pengguna menjadi nilai tambah yang mendorong potensi adopsi teknologi ini dalam layanan kesehatanAkses luas, efisiensi waktu, dan peningkatan keterlibatan pengguna menjadi nilai tambah yang mendorong potensi adopsi teknologi ini dalam layanan kesehatan
POLTESAPOLTESA Secara umum, melalui kegiatan ini para peserta mendapat pengetahuan lebih dalam mengenai SDIDTKA dan dapat menerapkannya saat kegiatan posyandu setiapSecara umum, melalui kegiatan ini para peserta mendapat pengetahuan lebih dalam mengenai SDIDTKA dan dapat menerapkannya saat kegiatan posyandu setiap
UmriUmri Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Riau di Baby Daycare Siti Walidah berhasil dalam memberikanKegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Riau di Baby Daycare Siti Walidah berhasil dalam memberikan
ABDINUSABDINUS Penelitian ini dilakukan di Kp. Kadu Gede, Desa Cilember, bekerja sama dengan Posyandu Mawar. Intervensi mencakup edukasi imunisasi, gizi, dan terapi bermain,Penelitian ini dilakukan di Kp. Kadu Gede, Desa Cilember, bekerja sama dengan Posyandu Mawar. Intervensi mencakup edukasi imunisasi, gizi, dan terapi bermain,
UNIMMANUNIMMAN Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga, terutama suami, dalam mendukung pemenuhan gizi dan perawatan anak secara optimal. Penelitian ini menunjukkanTemuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga, terutama suami, dalam mendukung pemenuhan gizi dan perawatan anak secara optimal. Penelitian ini menunjukkan
STKIP JBSTKIP JB Hasil pengukuran didapatkan sebanyak 77,14 % pertumbuhan anak usia dini dalam kategori baik. Hasil pertumbuhan berdasarkan tinggi badan sesuai umur anakHasil pengukuran didapatkan sebanyak 77,14 % pertumbuhan anak usia dini dalam kategori baik. Hasil pertumbuhan berdasarkan tinggi badan sesuai umur anak
UAIUAI Banyak orang tua belum memahami pentingnya pengasuhan positif dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak di era digital. Oleh karena itu, sangat pentingBanyak orang tua belum memahami pentingnya pengasuhan positif dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak di era digital. Oleh karena itu, sangat penting
Useful /
POLTESAPOLTESA Dengan desain melalui ilustrasi digital komputer kesalahan produksi bisa diatasi, menghemat waktu dan biaya serta sebagai media preview sebelum produkDengan desain melalui ilustrasi digital komputer kesalahan produksi bisa diatasi, menghemat waktu dan biaya serta sebagai media preview sebelum produk
STKIP JBSTKIP JB Kemasan dapat menyampaikan pesan kepada konsumen mengenai nilai suatu produk. Pada skala UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) sering terjadi tidak memperhatikanKemasan dapat menyampaikan pesan kepada konsumen mengenai nilai suatu produk. Pada skala UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) sering terjadi tidak memperhatikan
STKIP JBSTKIP JB Kolaborasi melalui metode service learning terbukti efektif sebagai pendekatan pembelajaran yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan pelaku usaha.Kolaborasi melalui metode service learning terbukti efektif sebagai pendekatan pembelajaran yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan pelaku usaha.
STKIP JBSTKIP JB Dukungan permodalan lebih lanjut perlu diupayakan untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama pada aspek ketahanan pangan dan peningkatanDukungan permodalan lebih lanjut perlu diupayakan untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama pada aspek ketahanan pangan dan peningkatan