DINASTIREVDINASTIREV

Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kewajiban hukum perusahaan asuransi yang melakukan wanprestasi dan untuk mengetahui dampak hukum jika tidak melaksanakan putusan hakim. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian hukum normatif dengan menggunakan dua sumber data: primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum perusahaan asuransi berdasarkan Putusan Nomor 104/Pdt.G/PN/Kwg meliputi pembayaran ganti rugi, pemutusan kontrak, pengalihan risiko, dan pembayaran biaya litigasi. Dalam Putusan Nomor 104/Pdt.G/2022/PN KWG, kewajiban hukum yang harus dipenuhi oleh tergugat adalah mengembalikan dana, investasi, biaya finalti senilai Rp. 73.622.785.595, membayar bunga moratorium tahunan sebesar 6% dengan jumlah Rp. 4.598.095.429, pembatalan perjanjian antara PT ABCD dengan PT XYZ, dan tergugat membayar biaya perkara yang muncul akibat adanya perkara ini dengan nilai Rp. 6.415.000. Selain itu, dampak hukum yang ditimbulkan jika tidak melaksanakan putusan adalah dilakukannya eksekusi berupa pemberian, pembersihan, perobohan, distribusi, serta bertindak terhadap suatu benda dan membayar sejumlah dana yang didapatkan dari menjual barang-barang milik debitur sesuai dengan Pasal 195-197 HIR.

Penelitian ini menemukan bahwa perusahaan asuransi memiliki kewajiban hukum yang jelas ketika melakukan wanprestasi, sebagaimana ditetapkan dalam Putusan Nomor 104/Pdt.Kewajiban tersebut meliputi pembayaran ganti rugi, pemutusan kontrak, pengalihan risiko, dan pembayaran biaya litigasi.Ketidakpatuhan terhadap putusan pengadilan berakibat pada dilaksanakannya eksekusi terhadap aset tergugat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Penegakan hukum yang kuat dan konsisten sangat penting untuk menjaga kepastian hukum dan kepercayaan investor dalam sektor asuransi.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efektivitas mekanisme eksekusi putusan pengadilan dalam kasus wanprestasi korporasi, termasuk identifikasi hambatan-hambatan praktis dan solusi untuk mempercepat proses pemulihan aset bagi pihak yang dirugikan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan hukum terhadap wanprestasi dalam perjanjian asuransi di Indonesia dengan yurisdiksi lain, guna mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan potensi reformasi hukum. Ketiga, penelitian mendalam mengenai peran dan tanggung jawab direksi serta komisaris perusahaan asuransi dalam mencegah dan menangani wanprestasi, termasuk pengembangan kerangka kerja akuntabilitas korporasi yang lebih kuat, perlu dilakukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan hukum kontrak dan perlindungan kepentingan konsumen di Indonesia, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan. Dengan demikian, sistem hukum dapat berfungsi lebih efektif dalam menyelesaikan sengketa, mencegah perilaku yang merugikan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

  1. Legal Consequences of Events of Default in Sales and Purchase Agreements | Nathanael | AURELIA: Jurnal... doi.org/10.57235/aurelia.v3i2.2602Legal Consequences of Events of Default in Sales and Purchase Agreements Nathanael AURELIA Jurnal doi 10 57235 aurelia v3i2 2602
  2. PENIPUAN DALAM HUKUM PIDANA DAN HUKUM PERDATA | SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah. penipuan perdata sentri... doi.org/10.55681/sentri.v1i3.283PENIPUAN DALAM HUKUM PIDANA DAN HUKUM PERDATA SENTRI Jurnal Riset Ilmiah penipuan perdata sentri doi 10 55681 sentri v1i3 283
  3. HAMBATAN DALAM EKSEKUSI PERKARA PERDATA | ADIL: Jurnal Hukum. hambatan eksekusi perkara adil jurnal authors... doi.org/10.33476/ajl.v12i1.1919HAMBATAN DALAM EKSEKUSI PERKARA PERDATA ADIL Jurnal Hukum hambatan eksekusi perkara adil jurnal authors doi 10 33476 ajl v12i1 1919
Read online
File size367.09 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test