CRIACRIA

Requisitoire Law EnforcementRequisitoire Law Enforcement

Penulisan tesis ini membahas permasalahan tindakan kriminal berupa penculikan perempuan yang belum dewasa yang dilakukan oleh anak. Tujuannya meliputi (1) memahami penerapan materi hukum pidana terhadap kasus tersebut, (2) menelaah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelaku anak, serta (3) mengetahui pandangan hukum Islam mengenai hukuman bagi pelaku. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan hakim terkait serta analisis data kualitatif deskriptif. Penelitian menyimpulkan bahwa hukuman Tazir yang bersifat ringan dapat memberikan manfaat rehabilitatif, menakutkan pelaku agar tidak mengulangi perbuatan, serta mencegah masyarakat melakukan tindakan serupa.

Penelitian menunjukkan bahwa penerapan materi hukum pidana pada putusan Nomor 99/Pid.MKS telah sesuai dengan ketentuan Pasal 332 ayat (1) huruf 1 KUHP, dan hakim mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk tuntutan jaksa, faktor peringan dan perberatan, serta kondisi usia dan psikologis pelaku anak.Akibatnya, sanksi yang dijatuhkan berupa pembimbingan di luar lembaga melalui Dinas Sosial berupa pelatihan kerja, pendidikan, dan coaching selama enam bulan, selain pertimbangan agar pelaku tidak mengulangi tindak pidana.Pendekatan ini selaras dengan pandangan hukum Islam yang menekankan hukuman Tazir ringan guna memberikan manfaat rehabilitatif dan mencegah kejahatan serupa di masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pembimbingan selama enam bulan yang diberikan oleh Dinas Sosial terhadap tingkat residivisme pelaku anak yang terlibat dalam tindak pidana penculikan perempuan di bawah umur, dengan mengukur perubahan perilaku dan reintegrasi sosial. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan penerapan hukuman Tazir versus hukuman penjara tradisional pada kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh anak di berbagai daerah di Indonesia, guna menilai dampak keduanya terhadap pencegahan kembali kejahatan. Terakhir, penelitian kualitatif‑kuantitatif dapat menelaah peran intervensi keluarga dan komunitas dalam deteksi dini serta pencegahan kejahatan yang dilakukan oleh anak, dengan melibatkan persepsi orang tua, guru, dan pekerja sosial sebagai variabel kunci.

Read online
File size141.4 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test