UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI
Transparansi HukumTransparansi HukumPekerja migran Indonesia di luar negeri memiliki peran penting dalam meningkatkan devisa negara, namun keberadaan mereka di negara penerima tidak seaman yang dibayangkan. Banyak oknum-oknum tidak bertanggung jawab ikut serta campur tangan dalam perekrutan calon pekerja migran Indonesia secara ilegal, besar kemungkinan mereka akan mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi, bahkan dapat menjadi korban eksploitasi di negara penerima. Penulis menggunakan metode Normatif-Empiris untuk penelitian kasus ini, berdasarkan bahan dan data hukum, serta wawancara. Faktor yang mempengaruhi penegakan hukum terhadap penyalahgunaan penempatan pekerja migran Indonesia secara tidak resmi dikarenakan adanya faktor internal dan eksternal, baik dari pihak yang merekrut maupun pekerja migran itu sendiri. Upaya untuk meminimalisir kejahatan penyalahgunaan penempatan pekerja migran tersebut dilakukan dengan berbagai penerapan. Berdasarkan Tinjauan Putusan Nomor 1047/Pid.B/2018/Pn-Mdn, Terdakwa telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana Melaksanakan Penempatan Pekerja Migran Indonesia.
Faktor yang mempengaruhi penegakan hukum terhadap penyalahgunaan penempatan pekerja migran Indonesia tanpa izin resmi, adanya keuntungan yang sebesar-besarnya dari penempatan buruh migran secara tidak resmi dan adanya faktor internal/eksternal yang mempengaruhi penyebab pekerja migran tidak resmi.Upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan penempatan pekerja migran Indonesia tanpa izin resmi, dengan diterapkannya peraturan-peraturan, kebijakan dan dilaksanakannya metode upaya preventif, represif, serta pengendalian sosial gabungan.B/2018/Pn-Mdn, didasari Pasal 81 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan.Mengadili terdakwa, dengan dipidana penjara selama 7 (tujuh) bulan dan pidana denda sebesar Rp.000,- apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 1 (satu) bulan.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program perlindungan pekerja migran yang sudah ada, dengan fokus pada identifikasi celah dan hambatan yang menghalangi implementasi program tersebut secara optimal. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji peran serta masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan penempatan pekerja migran, termasuk bagaimana meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dari keluarga, komunitas, dan organisasi masyarakat sipil. Ketiga, penting untuk meneliti dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh pekerja migran yang menjadi korban penyalahgunaan, serta mengembangkan intervensi yang tepat untuk membantu mereka pulih dan berintegrasi kembali ke masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan perlindungan pekerja migran Indonesia dan mencegah terjadinya penyalahgunaan penempatan di masa mendatang, sehingga tercipta sistem penempatan yang lebih aman, adil, dan berkeadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.
| File size | 219.59 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UTSUTS Penelitian ini merekomendasikan beberapa strategi pengembangan kompetensi, termasuk meningkatkan akses terhadap pelatihan teknologi, mendorong kolaborasiPenelitian ini merekomendasikan beberapa strategi pengembangan kompetensi, termasuk meningkatkan akses terhadap pelatihan teknologi, mendorong kolaborasi
KEMENSOSKEMENSOS Meskipun dihadapkan pada keterbatasan akses informasi dan pemahaman teknis SPD, hasil studi menunjukkan bahwa sistem peringatan dini berbasis masyarakatMeskipun dihadapkan pada keterbatasan akses informasi dan pemahaman teknis SPD, hasil studi menunjukkan bahwa sistem peringatan dini berbasis masyarakat
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Studi ini menyimpulkan bahwa Indonesia telah melakukan upaya harmonisasi kebijakan dan membuat perjanjian dalam kerangka APG dengan negara-negara ASEANStudi ini menyimpulkan bahwa Indonesia telah melakukan upaya harmonisasi kebijakan dan membuat perjanjian dalam kerangka APG dengan negara-negara ASEAN
AIRAAIRA Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan juga masukan kepada masyarakat Pematang Johar dalam mengelola kawasanPelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan juga masukan kepada masyarakat Pematang Johar dalam mengelola kawasan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Dalam praktek perjanjian kredit dan jaminan perbankan, piutang dapat dijadikan sebagai obyek jaminan, lembaga jaminan yang mengatur adalah lembaga jaminanDalam praktek perjanjian kredit dan jaminan perbankan, piutang dapat dijadikan sebagai obyek jaminan, lembaga jaminan yang mengatur adalah lembaga jaminan
STIE MCESTIE MCE Kebutuhan akan mekanisme tata kelola yang kuat semakin terdengar nyaring setelah maraknya kecurangan akuntansi korporasi dalam beberapa dekade terakhir.Kebutuhan akan mekanisme tata kelola yang kuat semakin terdengar nyaring setelah maraknya kecurangan akuntansi korporasi dalam beberapa dekade terakhir.
UMSBUMSB bekerja sama dengan UKM, ataupun koperasi untuk keperluan pengunjung, penataan lapangan parkir untuk kendaraan bermotor yang dilakukan secara terorganisirbekerja sama dengan UKM, ataupun koperasi untuk keperluan pengunjung, penataan lapangan parkir untuk kendaraan bermotor yang dilakukan secara terorganisir
UMSBUMSB Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diterima pasien BPJS dengan pasien Non BPJS di Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit PKU MuhammadiyahTujuan penelitian untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diterima pasien BPJS dengan pasien Non BPJS di Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah
Useful /
KEMENSOSKEMENSOS Kedua bentuk pengasuhan ini memiliki akar budaya yang kuat dan dirancang untuk memastikan kesejahteraan anak secara holistik. Penelitian ini menyimpulkanKedua bentuk pengasuhan ini memiliki akar budaya yang kuat dan dirancang untuk memastikan kesejahteraan anak secara holistik. Penelitian ini menyimpulkan
KEMENSOSKEMENSOS Model sosial memandang fenomena disabilitas sebagai suatu kondisi yang dipengaruhi oleh struktur fisik lingkungan, perilaku sosial serta nilai budaya yangModel sosial memandang fenomena disabilitas sebagai suatu kondisi yang dipengaruhi oleh struktur fisik lingkungan, perilaku sosial serta nilai budaya yang
UNIVERSITASPUTRABANGSAUNIVERSITASPUTRABANGSA Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak di Kota Palopo. Jumlah kuesioner yang diolah dalam penelitian ini sebanyak 334 responden. Untuk mengujiPopulasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak di Kota Palopo. Jumlah kuesioner yang diolah dalam penelitian ini sebanyak 334 responden. Untuk menguji
UNIVERSITASPUTRABANGSAUNIVERSITASPUTRABANGSA Penyebab terjadinya deviasi antara rencana dengan realisasi belanja satuan kerja K/L adalah perencanaan anggaran yang belum ideal, koordinasi internalPenyebab terjadinya deviasi antara rencana dengan realisasi belanja satuan kerja K/L adalah perencanaan anggaran yang belum ideal, koordinasi internal