ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH

Jurnal Asy-SyukriyyahJurnal Asy-Syukriyyah

Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Kecerdasan Majemuk, dengan fokus pada kecerdasan linguistik dan musikal, di SD Islam Al‑Azhar 45 Palembang. Teori Kecerdasan Majemuk Howard Gardner memberikan perspektif baru dengan mengakui bahwa setiap individu memiliki kombinasi unik dari berbagai jenis kecerdasan. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta teknik triangulasi untuk memastikan validitas data. Hasil menunjukkan bahwa implementasi dimulai dengan observasi kecerdasan untuk mengidentifikasi profil dominan siswa, diikuti dengan perancangan modul pembelajaran adaptif; kecerdasan linguistik dikembangkan melalui membaca, menulis, bercerita, diskusi kelompok, dan permainan bahasa religius, sementara kecerdasan musikal melalui lagu Islami, nyanyian ayat Quran, dan penggunaan rebana. Penilaian autentik mencakup dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor tanpa sistem peringkat, dan memberikan dampak signifikan terhadap sikap sosial siswa, termasuk tujuh indikator karakter mulia seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, toleransi, kerja sama, kesopanan, dan kepercayaan diri.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Kecerdasan Majemuk dengan menekankan kecerdasan linguistik dan musikal di SD Islam Al‑Azhar 45 Palembang dapat dilaksanakan secara sistematis, efektif, dan adaptif melalui observasi kecerdasan multiple untuk mengidentifikasi profil dominan siswa, diikuti dengan penyusunan modul pembelajaran yang sesuai.Pendekatan ini mengembangkan kecerdasan linguistik melalui kegiatan membaca, menulis, bercerita, diskusi kelompok, dan permainan bahasa religius, serta kecerdasan musikal melalui nyanyian Islami, penghayatan ayat Quran dengan melodi, dan penggunaan rebana, dengan penilaian autentik yang mencakup dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor tanpa sistem peringkat.Hasilnya, karakter sosial siswa mengalami peningkatan signifikan pada tujuh indikator karakter mulia, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, toleransi, kerja sama, kesopanan, dan percaya diri, serta terlihat peningkatan empati, kolaborasi, penghargaan terhadap pendapat orang lain, dan kepercayaan diri dalam mengekspresikan ide.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi kecerdasan lain, seperti kecerdasan interpersonal dan spasial, dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam memengaruhi pembentukan karakter siswa, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kontribusi Kecerdasan Majemuk secara keseluruhan. Selain itu, studi longitudinal yang melacak dampak pembelajaran berbasis Kecerdasan Majemuk terhadap sikap sosial siswa selama beberapa tahun dapat mengidentifikasi efek jangka panjang dan keberlanjutan perubahan perilaku yang tercapai. Selanjutnya, penelitian komparatif antara sekolah negeri dan swasta dalam menerapkan model pembelajaran ini dapat menilai faktor-faktor konteksual yang memengaruhi efektivitas dan skalabilitas pendekatan tersebut, serta memberikan rekomendasi kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

  1. IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING BASED ON MULTIPLE INTELLIGENCES (Case Study at... doi.org/10.36769/asy.v26i2.1344IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING BASED ON MULTIPLE INTELLIGENCES Case Study at doi 10 36769 asy v26i2 1344
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.53802/fitrah.v4i1.292One moment please one moment please wait request verified doi 10 53802 fitrah v4i1 292
Read online
File size692.78 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test