IOCSIOCS

Journal of Management Science (JMAS)Journal of Management Science (JMAS)

Persaingan pasar kedai kopi yang semakin ketat menuntut pergeseran strategi dari berorientasi produk menjadi berorientasi pengalaman. Studi ini meneliti pengaruh langsung dan tidak langsung dari Pemasaran Pengalaman (EM) terhadap Niat Pembelian Ulang (RI), yang dimediasi oleh Kepuasan Pelanggan (CS), menggunakan data dari 100 konsumen Klinik Kopi Yogyakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis jalur, studi ini mengkonfirmasi bahwa EM secara signifikan dan positif memengaruhi RI (β EM→RI =0.258) dan CS (β EM→CS =0.655), sementara CS adalah prediktor dominan dari RI (β CS→RI=0.762). Secara krusial, temuan menunjukkan bahwa Kepuasan Pelanggan sepenuhnya memediasi hubungan antara EM dan RI. Hasil ini menekankan perlunya pengalaman unik (EM) untuk berhasil diubah menjadi kepuasan psikologis yang mendalam (CS) sebelum dapat mendorong perilaku pembelian berulang secara berkelanjutan. Model ini menunjukkan daya jelaskan yang tinggi, yang menjelaskan 92,0% dari varians dalam Niat Pembelian Ulang.

Studi ini mengkonfirmasi bahwa Kepuasan Pelanggan (CS) bertindak sebagai mediator penuh antara Pemasaran Pengalaman (EM) dan Niat Pembelian Ulang (RI).Artinya, Pemasaran Pengalaman tidak dapat memengaruhi Niat Pembelian Ulang secara maksimal kecuali berhasil diubah menjadi Kepuasan Pelanggan terlebih dahulu.Dengan kata lain, pengunjung mungkin tertarik untuk datang karena konsep yang unik (EM), tetapi mereka baru akan memutuskan untuk kembali jika pengalaman unik tersebut berhasil menghasilkan rasa kepuasan yang mendalam.Pemasaran Pengalaman (EM) adalah pemicu, sementara Kepuasan (CS) adalah jaminan keberlanjutan hubungan.

Berdasarkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran moderasi dari persepsi keaslian atau nilai yang dirasakan terhadap jalur EM → CS. Selain itu, penelitian dapat memperluas hasil dengan memasukkan hasil perilaku penting lainnya seperti niat dari mulut ke mulut atau keterlibatan pelanggan untuk lebih memperhitungkan varians 8,0% yang tidak dijelaskan dari model RI. Lebih lanjut, penelitian dapat menyelidiki bagaimana karakteristik demografis pelanggan, seperti usia dan tingkat pendapatan, memengaruhi hubungan antara pemasaran pengalaman, kepuasan pelanggan, dan niat pembelian ulang, sehingga memungkinkan bisnis kedai kopi untuk menyesuaikan strategi pemasaran mereka untuk segmen pelanggan yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak teknologi, seperti media sosial dan aplikasi seluler, pada pemasaran pengalaman dan kepuasan pelanggan di kedai kopi, yang berpotensi mengidentifikasi cara-cara baru untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan dan mendorong loyalitas.

Read online
File size755.15 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test