RESEARCHHUBRESEARCHHUB
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan IndonesiaJurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan IndonesiaWilayah kerja Puskesmas Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar menunjukkan tren peningkatan kasus hipertensi selama tiga tahun terakhir, menjadikan penyakit ini sebagai kasus terbanyak yang ditangani. Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas akibat penyakit tidak menular, dan menjadi beban signifikan baik secara klinis maupun ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengendalian hipertensi di Puskesmas Lampisang tahun 2022–2024 dengan pendekatan evaluasi menyeluruh mencakup input, proses, output, outcome, dan impact. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dari formulir Posbindu PTM, laporan kegiatan Puskesmas, serta wawancara dengan kader dan tenaga kesehatan. Analisis difokuskan pada capaian pelayanan, efektivitas edukasi, kepatuhan terapi, dan dampak jangka panjang terhadap pasien dan sistem layanan kesehatan. Selama 2022–2024, jumlah pasien hipertensi meningkat dari 320 menjadi 404 kasus. Cakupan pemeriksaan tekanan darah mencapai 63,4% pada 2024. Persentase pasien teredukasi meningkat dari 56,3% menjadi 73,0%, dan kepatuhan terapi mencapai 62,6% pada 2024. Outcome menunjukkan 64,0% pasien mengalami penurunan tekanan darah dan 59,0% melakukan perubahan gaya hidup positif. Impact jangka panjang menunjukkan peningkatan deteksi dini, tetapi komplikasi tetap ditemukan pada 36 kasus selama tiga tahun. Kendala utama meliputi keterbatasan sarana, rendahnya cakupan layanan, serta minimnya alokasi dana desa untuk Posbindu. Program hipertensi di Puskesmas Lampisang menunjukkan perbaikan capaian dan outcome dari tahun ke tahun. Namun, efektivitas program masih perlu ditingkatkan melalui penguatan sarana, edukasi berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor agar mampu menurunkan prevalensi dan komplikasi hipertensi secara signifikan.
Evaluasi menyeluruh terhadap program hipertensi di Puskesmas Lampisang menunjukkan bahwa upaya pengendalian telah dilakukan secara bertahap dan mulai menunjukkan hasil positif.Namun demikian, masih diperlukan peningkatan dalam hal cakupan, kualitas layanan, serta dukungan lintas sektor untuk memperkuat intervensi yang ada.penyediaan fasilitas layanan lansia yang layak, intensifikasi edukasi kepada pasien dan keluarga, pelatihan kader yang merata di seluruh desa, peningkatan alokasi dana, termasuk dukungan dari desa, serta digitalisasi data pasien.Keberhasilan program ke depan akan sangat bergantung pada sinergi antara tenaga kesehatan, kader, masyarakat, dan pemangku kebijakan di tingkat lokal.Dengan intervensi yang terarah, sistematis, dan berkelanjutan, angka kejadian hipertensi serta komplikasinya dapat ditekan, sehingga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara umum di wilayah kerja Puskesmas Lampisang.
Berdasarkan hasil evaluasi, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan efektivitas program pengendalian hipertensi di Puskesmas Lampisang. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami faktor-faktor perilaku yang memengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi hipertensi, termasuk peran keluarga dan dukungan sosial. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi berbasis komunitas yang melibatkan kader dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada pasien hipertensi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program pengendalian hipertensi terhadap penurunan prevalensi hipertensi dan komplikasi terkait, serta efisiensi biaya pelayanan kesehatan.
- Achievements and Barriers in Evaluating Stunting Prevention Programs in Keboguyang Village, Indonesia... ijccd.umsida.ac.id/index.php/ijccd/article/view/1104Achievements and Barriers in Evaluating Stunting Prevention Programs in Keboguyang Village Indonesia ijccd umsida ac index php ijccd article view 1104
- Meninjau Angka Kasus Hipertensi di Puskesmas Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar | Jurnal... doi.org/10.55606/jikki.v5i3.7922Meninjau Angka Kasus Hipertensi di Puskesmas Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Jurnal doi 10 55606 jikki v5i3 7922
| File size | 451.63 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAGUNTAG Pelaksanaan Program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tuban dibagi dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan, kegiatanPelaksanaan Program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tuban dibagi dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan, kegiatan
UNTAGUNTAG Hal ini disebabkan oleh tiga aspek pertimbangan. Aspek pertama adalah kognitif, menunjukkan bahwa Pemerintah Marga, Kabupaten Tabanan memiliki pengetahuanHal ini disebabkan oleh tiga aspek pertimbangan. Aspek pertama adalah kognitif, menunjukkan bahwa Pemerintah Marga, Kabupaten Tabanan memiliki pengetahuan
UAIUAI Pada akhirnya keberadaan satuan pendidikan pun tak kalah pentingnya untuk membuat kebijakan pendidikan yang akan mempengaruhi fenomena pendidikan yangPada akhirnya keberadaan satuan pendidikan pun tak kalah pentingnya untuk membuat kebijakan pendidikan yang akan mempengaruhi fenomena pendidikan yang
UntikaUntika Eksistensi Hak Pengelolaan (HPL) di Kota Palu dan Kabupaten Donggala mengalami perubahan signifikan setelah diberlakukannya Undang‑Undang Cipta Kerja,Eksistensi Hak Pengelolaan (HPL) di Kota Palu dan Kabupaten Donggala mengalami perubahan signifikan setelah diberlakukannya Undang‑Undang Cipta Kerja,
UNPERBAUNPERBA Dengan demikian para santri bisa mengevaluasi diri untuk lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan dikemudian waktu. Mitra pengabdian adlah seluruh SantriDengan demikian para santri bisa mengevaluasi diri untuk lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan dikemudian waktu. Mitra pengabdian adlah seluruh Santri
POLSRIPOLSRI Masyarakat Desa Pangkul diberikan sosialisasi mengenai pandemi Covid-19. Pemerintah Desa Pangkul dituntut dapat mengimplementasikan kebijakan anggaranMasyarakat Desa Pangkul diberikan sosialisasi mengenai pandemi Covid-19. Pemerintah Desa Pangkul dituntut dapat mengimplementasikan kebijakan anggaran
UNIMAUNIMA Pengawasan Dana Desa melibatkan berbagai pihak termasuk inspektorat dan masyarakat secara langsung, menunjukkan kondisi yang baik dari berbagai perspektifPengawasan Dana Desa melibatkan berbagai pihak termasuk inspektorat dan masyarakat secara langsung, menunjukkan kondisi yang baik dari berbagai perspektif
AKRABJUARAAKRABJUARA Tujuan penelitian ini adalah: (1). Untuk menemukan tingkat permasalahan dari Implementasi UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi PapuaTujuan penelitian ini adalah: (1). Untuk menemukan tingkat permasalahan dari Implementasi UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua
Useful /
UPGRIPLKUPGRIPLK Bahasa Inggris mempunyai peranan yang penting karena banyak digunakan dalam memenuhi syarat lulusan baik dan juga pekerjaan. Lulusan yang baik dalam pendidikanBahasa Inggris mempunyai peranan yang penting karena banyak digunakan dalam memenuhi syarat lulusan baik dan juga pekerjaan. Lulusan yang baik dalam pendidikan
UPGRIPLKUPGRIPLK Permainan manyipet merupakan permainan tradisional yang ada di Indonesia. Namun permainan tradisional tersebut kini semakin terkikis keberadaannya sedikitPermainan manyipet merupakan permainan tradisional yang ada di Indonesia. Namun permainan tradisional tersebut kini semakin terkikis keberadaannya sedikit
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Corruption is a social problem that significantly impacts development and the economy in Indonesia. This practice arises from weak morals, weak oversight,Corruption is a social problem that significantly impacts development and the economy in Indonesia. This practice arises from weak morals, weak oversight,
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Luaran kegiatan berupa laporan dan infografis proyek dapat digunakan sebagai portofolio dan bahan ajar. Kuesioner akhir menunjukkan 96% peserta menilaiLuaran kegiatan berupa laporan dan infografis proyek dapat digunakan sebagai portofolio dan bahan ajar. Kuesioner akhir menunjukkan 96% peserta menilai