WIDYADHARMAWIDYADHARMA

BLESSBLESS

Penelitian ini menganalisis strategi penerjemahan yang digunakan oleh mahasiswa semester empat dalam menerjemahkan phrasal verb bahasa Inggris yang terdapat dalam lirik lagu ke dalam bahasa Indonesia. Metode kualitatif diterapkan untuk menganalisis terjemahan mahasiswa dengan menggunakan strategi penerjemahan idiom Baker (2018) sebagai kerangka teori utama. Selain kerangka Baker, penelitian ini mengidentifikasi strategi lain dalam terjemahan mahasiswa, yaitu ekuivalen langsung, terjemahan dengan kata yang lebih umum, dan mistranslasi. Data penelitian diambil dari 50 phrasal verb dalam baris lagu bahasa Inggris yang dipilih oleh mahasiswa untuk latihan penerjemahan. Terjemahan mahasiswa dikategorikan sebagai terjemahan akurat, sebagian akurat, dan mistranslasi berdasarkan ketepatan semantik dan kecocokan kontekstual. Temuan menunjukkan bahwa strategi yang paling sering digunakan adalah mistranslasi (32 %), ekuivalen langsung (26 %), terjemahan dengan kata yang lebih umum (18 %), idiom dengan makna dan bentuk serupa (8 %), idiom dengan makna serupa namun bentuk berbeda (8 %), parafrase (4 %), dan penghilangan seluruh idiom (4 %). Dari segi akurasi, 50 % terjemahan tergolong akurat, 18 % sebagian akurat, dan 32 % merupakan mistranslasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar mahasiswa menerjemahkan secara literal dan sering salah menafsirkan makna figuratif phrasal verb, menekankan pentingnya pemahaman penerjemahan bahasa idiomatik atau figuratif dalam teks sastra atau kreatif, khususnya phrasal verb.

Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi penerjemahan siswa terhadap phrasal verb Inggris dalam lagu ke Bahasa Indonesia menggunakan kerangka strategi idiom Baker (2018).Hasil menunjukkan strategi yang paling sering digunakan adalah mistranslation (32 %), direct equivalent (26 %), dan penggunaan kata umum (18 %), dengan tingkat akurasi 50 % tepat, 18 % sebagian tepat, 32 % tidak tepat.Temuan menekankan perlunya penambahan latihan khusus idiom dan phrasal verb serta pendekatan pedagogis yang menekankan pemahaman kontekstual dan figuratif dalam pembelajaran terjemahan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana pemberian pelatihan eksplisit mengenai strategi idiomatik, khususnya strategi Baker (2018), memengaruhi tingkat akurasi terjemahan phrasal verb pada mahasiswa bahasa Inggris. Penelitian lain dapat membandingkan strategi penerjemahan yang digunakan oleh mahasiswa ketika menerjemahkan teks dari genre yang berbeda, seperti puisi, drama, atau artikel berita, untuk mengidentifikasi perbedaan dalam pemahaman makna figuratif dan dampaknya terhadap kualitas terjemahan. Selain itu, dapat dikembangkan dan diuji sebuah alat bantu berbasis komputer yang secara otomatis mendeteksi phrasal verb dalam teks sumber dan memberikan saran terjemahan yang sesuai dalam bahasa Indonesia, kemudian menilai pengaruh penggunaan alat tersebut terhadap peningkatan kemampuan translasi mahasiswa. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur penerjemahan idiomatik, meningkatkan efektivitas pembelajaran terjemahan, serta menyediakan sumber daya praktis bagi pengajar dan mahasiswa dalam mengatasi tantangan penerjemahan phrasal verb yang bersifat figuratif.

Read online
File size356.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test