MANDALANURSAMANDALANURSA

JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)

Penelitian ini menyelidiki efektivitas pedagogi digital dalam meningkatkan pengembangan profesional kompetensi mengajar di antara mahasiswa semester keempat Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Mandalika. Menggunakan desain penelitian kuantitatif, data dikumpulkan dari 25 peserta melalui kuesioner terstruktur yang terdiri dari 20 item yang menilai aspek kunci kompetensi mengajar, termasuk komunikasi digital, desain instruksional, dan integrasi teknologi. Hasil menunjukkan bahwa pedagogi digital mendukung pertumbuhan kompetensi mengajar dengan menawarkan fleksibilitas, akses ke sumber daya yang beragam, dan peluang untuk belajar mandiri. Sebagian besar mahasiswa melaporkan peningkatan keterampilan dalam merancang bahan mengajar dan memanfaatkan platform digital untuk komunikasi pendidikan. Namun, beberapa tantangan diidentifikasi, seperti interaksi real-time terbatas dan masalah teknis seperti konektivitas internet yang tidak stabil. Meskipun 60% mahasiswa menganggap pedagogi digital efektif, yang lain mengungkapkan kebutuhan akan dukungan pedagogis yang lebih kuat dan infrastruktur yang memadai. Penelitian menyimpulkan bahwa pedagogi digital memiliki potensi yang signifikan untuk berkontribusi pada persiapan profesional pendidik masa depan, asalkan diimplementasikan dengan perencanaan yang cermat, dukungan teknis yang memadai, dan strategi instruksional interaktif.

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas pedagogi digital dalam mendukung pengembangan profesional kompetensi mengajar di antara mahasiswa semester keempat Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Mandalika.Hasil yang diperoleh melalui kuesioner terstruktur yang melibatkan 25 peserta menunjukkan bahwa pedagogi digital memainkan peran signifikan dalam memupuk kompetensi mengajar kunci, seperti desain instruksional, komunikasi, dan integrasi teknologi.Sebagian besar mahasiswa mengungkapkan pengalaman positif dengan penggunaan platform digital, terutama dalam hal fleksibilitas belajar dan akses ke sumber daya instruksional.Proporsi yang cukup besar (80%) setuju bahwa alat digital memfasilitasi pengembangan rencana pelajaran dan bahan mengajar, sementara 68% merasa percaya diri dalam menggunakan teknologi untuk mendukung komunikasi dan instruksi.Selain itu, pedagogi digital ditemukan meningkatkan kemandirian dan tanggung jawab mahasiswa dalam mengelola proses belajar mereka.Fleksibilitas yang ditawarkan oleh platform digital memungkinkan mahasiswa untuk mengatur jadwal dan berinteraksi dengan konten belajar pada kecepatan mereka sendiri.Tingkat otonomi ini sangat penting bagi pendidik masa depan, karena menumbuhkan perilaku mandiri dan proaktif dalam konteks mengajar profesional.Namun, meskipun memiliki keuntungan, beberapa tantangan diidentifikasi.Beberapa mahasiswa (32%) mengalami kesulitan teknis seperti konektivitas internet yang buruk dan akses terbatas ke perangkat digital, yang menghambat partisipasi dan kinerja mereka.Selain itu, 28% peserta mencatat bahwa interaksi real-time terbatas dan kurangnya umpan balik langsung mengurangi kedalaman pengalaman belajar mereka.Dalam hal persepsi keseluruhan, meskipun 60% mahasiswa menganggap pedagogi digital efektif dalam meningkatkan kompetensi mengajar mereka, yang lain mengungkapkan pendapat yang bercampur - menekankan pentingnya meningkatkan infrastruktur dan desain pedagogis lingkungan belajar digital.Temuan ini menyarankan bahwa agar pedagogi digital benar-benar efektif, harus didukung oleh teknologi yang stabil, pelatihan literasi digital yang berkelanjutan, dan strategi instruksional yang menekankan interaksi, refleksi, dan umpan balik.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pedagogi digital dan pendekatan tradisional dalam pengembangan kompetensi mengajar. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan antara kedua pendekatan, serta dampak masing-masing pada hasil belajar mahasiswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pedagogi digital dalam konteks yang berbeda, seperti di daerah pedesaan dengan akses internet terbatas. Studi ini dapat menyelidiki tantangan dan peluang yang unik dalam mengimplementasikan pedagogi digital di lingkungan tersebut. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan strategi instruksional yang inovatif untuk meningkatkan interaksi dan refleksi dalam pedagogi digital. Studi ini dapat mengusulkan metode baru untuk meningkatkan kualitas umpan balik dan pengalaman belajar mahasiswa secara keseluruhan.

  1. EFL Critical Reading Syllabus and Materials for Students of the English Department | Imran | Jo-ELT (Journal... doi.org/10.33394/jo-elt.v7i1.2747EFL Critical Reading Syllabus and Materials for Students of the English Department Imran Jo ELT Journal doi 10 33394 jo elt v7i1 2747
  1. #daya manusia#daya manusia
  2. #hasil belajar#hasil belajar
Read online
File size124.94 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-30Z
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test