IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI
Infinity JournalInfinity JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif gaya kognitif terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah geometri. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma Tahun Akademik 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma semester IV B dengan menggunakan teknik sampling cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes psikiatrik GEFT dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif gaya kognitif terhadap hasil belajar mata kuliah geometri mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma Klaten dengan koefisien determinasi diperoleh r² = 0,6209. Ini berarti bahwa, meningkat atau menurunnya hasil belajar 62,09% dapat dijelaskan oleh gaya kognitif mahasiswa melalui hubungan linear. Sedangkan 37,91% dipengaruhi oleh faktor lain. Dari 17 sampel yang diambil, mahasiswa yang termasuk kategori FD sebanyak 4 orang dan termasuk kategori FI sebanyak 13 orang. Nilai rata-rata THB kategori FD 16 dan kategori FI 59,5385; yang berarti bahwa mahasiswa FI mempunyai hasil belajar yang lebih baik daripada mahasiswa FD.
Terdapat korelasi positif antara gaya kognitif dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma pada mata kuliah geometri.Koefisien determinasi sebesar 62,09% menunjukkan bahwa gaya kognitif memengaruhi hasil belajar melalui persamaan regresi linear.Faktor lain yang tidak terukur dalam penelitian ini berkontribusi sebesar 37,91% terhadap hasil belajar.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi pengajaran yang disesuaikan dengan gaya kognitif mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman konsep geometri di perguruan tinggi. Selain itu, perlu diteliti pengaruh gaya kognitif pada hasil belajar geometri di tingkat pendidikan dasar dan menengah untuk membandingkan pola korelasi dengan pendidikan tinggi. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi 37,91% variasi hasil belajar, seperti motivasi belajar, metode pembelajaran, atau lingkungan akademik, sehingga dapat dirancang intervensi holistik untuk meningkatkan prestasi akademik.
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PENELITIPENELITI Hasil studi ini menunjukkan bahwa persepsi positif mahasiswa terhadap implementasi pembelajaran campuran menunjukkan bahwa pembelajaran campuran tidakHasil studi ini menunjukkan bahwa persepsi positif mahasiswa terhadap implementasi pembelajaran campuran menunjukkan bahwa pembelajaran campuran tidak
UHBUHB Keterlibatan mahasiswa merupakan elemen penting dalam pembelajaran karena menjadi faktor yang memengaruhi keberhasilan akademis. Selama pembelajaran daringKeterlibatan mahasiswa merupakan elemen penting dalam pembelajaran karena menjadi faktor yang memengaruhi keberhasilan akademis. Selama pembelajaran daring
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Dari perspektif edupreneurship, media ini tidak hanya efektif secara pedagogis tetapi juga menunjukkan potensi komersial yang dapat mendukung sustainabilityDari perspektif edupreneurship, media ini tidak hanya efektif secara pedagogis tetapi juga menunjukkan potensi komersial yang dapat mendukung sustainability
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Metode yang digunakan bersifat kualitatif, mengandalkan tes literasi matematika dan kuesioner Metacognitive Awareness Inventory (MAI). Sampel terdiri dariMetode yang digunakan bersifat kualitatif, mengandalkan tes literasi matematika dan kuesioner Metacognitive Awareness Inventory (MAI). Sampel terdiri dari
UMPWRUMPWR Hasil menunjukkan bahwa meskipun semua siswa mampu memahami dan melaksanakan langkah-langkah pemecahan masalah, hanya pencapaian tinggi yang secara konsistenHasil menunjukkan bahwa meskipun semua siswa mampu memahami dan melaksanakan langkah-langkah pemecahan masalah, hanya pencapaian tinggi yang secara konsisten
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel mahasiswa tingkat 3 keperawatan Itsk Soepraoen Malang. Data dikumpulkan menggunakan kuesionerMetode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel mahasiswa tingkat 3 keperawatan Itsk Soepraoen Malang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner
INTELEKTUALINTELEKTUAL Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Indonesia, harus menerapkan strategi pengajaran daring yang baru. Penelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswaFakultas Kedokteran Universitas Andalas, Indonesia, harus menerapkan strategi pengajaran daring yang baru. Penelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswa
INTELEKTUALINTELEKTUAL Kesimpulannya, salah satu keuntungan terbesar dari penggunaan simulasi di kelas bahasa Inggris adalah bahwa siswa memiliki minat dan motivasi yang lebihKesimpulannya, salah satu keuntungan terbesar dari penggunaan simulasi di kelas bahasa Inggris adalah bahwa siswa memiliki minat dan motivasi yang lebih
Useful /
PENELITIPENELITI The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Learning Management System (LMS) as an information technology-based learning mediumThe purpose of this study was to determine the effectiveness of the Learning Management System (LMS) as an information technology-based learning medium
PENELITIPENELITI Analisis dalam studi ini mencakup analisis deskriptif dan analisis jalur menggunakan SPSS versi 25. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis PemilihanAnalisis dalam studi ini mencakup analisis deskriptif dan analisis jalur menggunakan SPSS versi 25. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Pemilihan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP di Ternate, sedangkan sampel diambil 60 orang siswa secara acak yang memiliki karakteristik yang sama denganPopulasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP di Ternate, sedangkan sampel diambil 60 orang siswa secara acak yang memiliki karakteristik yang sama dengan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI (1) Kemampuan problem posing matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi FSLC lebih baik daripada yang memperoleh pembelajaran biasa.(1) Kemampuan problem posing matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi FSLC lebih baik daripada yang memperoleh pembelajaran biasa.