UMSUMS

FISIO MU: Physiotherapy EvidencesFISIO MU: Physiotherapy Evidences

Keterampilan motorik kasar adalah keterampilan motorik kompleks yang melibatkan otot-otot besar lengan, otot kaki, dan sebagian besar membutuhkan koordinasi keempat anggota tubuh pada anak-anak. Optimalisasi diperlukan untuk perkembangan motorik kasar, salah satunya dengan memberikan stimulus eksternal, yaitu senam irama. Senam irama adalah aktivitas fisik yang dilakukan dengan iringan ritmis dengan gerakan kompleks dan melibatkan seluruh bagian tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas senam irama terhadap perkembangan motorik kasar pada anak pra sekolah. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen, dengan teknik sampling purposive. Sampel penelitian adalah anak pra sekolah (5-6 tahun) dengan total 22 sampel yang diobati dengan latihan ritmik 12 kali selama 4 minggu, dengan 3 kali setiap minggu dan 22 sampel sebagai kelompok kontrol. Instrumen pemeriksaan dalam penelitian ini menggunakan TGMD-2 (Test of Gross Motor Development). Berdasarkan pengujian statistik, ditemukan bahwa latihan ritmik efektif untuk perkembangan motorik kasar anak pra sekolah dengan p 0.00 < 0.05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.

Dalam penelitian ini didapati bahwa baik senam irama diberikan maupun tidak, anak-anak tetap mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik kasar pada kedua kelompok dengan perbedaan signifikan sebesar 0,01 pada kelompok kontrol dan 0,00 pada kelompok intervensi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa senam irama efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak pra sekolah, namun juga menekankan pentingnya aktivitas fisik secara umum dalam mendukung perkembangan motorik anak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas senam irama dengan variasi intensitas dan durasi yang berbeda untuk mengidentifikasi kombinasi optimal yang dapat memaksimalkan perkembangan motorik kasar pada anak pra sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengintegrasian senam irama dengan elemen-elemen lain seperti musik dan permainan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam aktivitas fisik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh senam irama terhadap aspek perkembangan lain seperti koordinasi, keseimbangan, dan kemampuan sosial-emosional pada anak pra sekolah, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat senam irama bagi perkembangan holistik anak.

  1. Analisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Clapping dan Postural Drainage dengan Masalah Bersihan... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/8793Analisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Clapping dan Postural Drainage dengan Masalah Bersihan ejurnalmalahayati ac index php kreativitas article view 8793
  2. Pengembangan Model Senam Si Buyung Untuk Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak | Jurnal Obsesi : Jurnal... doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.2126Pengembangan Model Senam Si Buyung Untuk Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Jurnal Obsesi Jurnal doi 10 31004 obsesi v6i3 2126
  3. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Toddler | JURNAL KEPERAWATAN... doi.org/10.30651/jkm.v2i1.924Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Toddler JURNAL KEPERAWATAN doi 10 30651 jkm v2i1 924
Read online
File size274.51 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test