IKTAIKTA

Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)

ASI Ibu merupakan cairan putih yang dihasilkan kelenjar payudara ibu melalui proses menyusui dan termasuk makanan terbaik bagi bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaruh pijat Woolwich dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di PMB X yang asa di Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini menggunakan Pra-Eksperiment dengan rancangan penelitian yaitu Two group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juli 2024. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu postpartum di PMB X Kabupaten Kampar, jumlah sampel 32 responden dengan teknik purposive sampling menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan Uji Mann Whitney. Hasil didapatkan pada penelitian ini produksi ASI pijat Woolwich sebelum 55,00 ml dan sesudah pijat Woolwich 365,00 ml dan sebelum pijat oksitosin 59,38 ml dan sesudah Pijat Oksitosin 365,75 ml. Didapatkan hasil p-value pada Pijat Woolwich 0.000425<0,05 sedangkan nilai p-value pada Pijat Oksitosin 0,000413<0,05 sedangkan perbandingan pijat Woolwich yaitu 15,41 ml dan perbandingan pijat oksitosin 17,59 ml dengan selisih 2,18 ml maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya pada Pijat Woolwich dan Pijat Oksitosin ada perbedaan terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di PMB X Kabupaten Kampar.

Berdasarkan hasil penelitian terhadap 32 responden dengan judul “Perbandingan Pengaruh Pijat Woolwich dan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum di PMB X Kabupaten Kampar dapat disimpulkan bahwa.Berdasarkan rerata produksi ASI sebelum dilakukan pijat Woolwich sebesar 55,00 ml dan setelah dilakukan pijat Woolwich sebesar 365,00 ml.Berdasarkan rerata produksi ASI sebelum dilakukan pijat oksitosin sebesar 59,38 ml dan setelah dilakukan pijat oksitosin sebesar 365,75 ml.Berdasarkan pengaruh pijat Woolwich terhadap produksi ASI pada ibu postpartum yaitu p-value 0,000425<0,05 sedangkan pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum yaitu p-value 0,000413<0,05.Berdasarkan perbandingan pengaruh pijat Woolwich dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum pada perlakuan intervensi pijat Woolwich yaitu nilai rerata sebesar 15,41 ml dan pada perlakuan intervensi pijat oksitosin yaitu nilai rerata sebesar 17,59 ml dan selisih antara pijat Woolwich dan pijat oksitosin setelah dilakukan intervensi yaitu sebesar 2,18 ml setelah dilakukan intervensi pijat Woolwich dan pijat oksitosin.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji kombinasi teknik pijat Woolwich dan oksitosin secara bersamaan untuk mengevaluasi efektivitas sinergi kedua metode dalam meningkatkan produksi ASI. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk menilai dampak konsistensi pemijatan terhadap kualitas dan kuantitas ASI ibu postpartum. Penelitian juga dapat memperluas sampel ke daerah dengan tingkat cakupan ASI lebih rendah untuk mengidentifikasi faktor lokal yang memengaruhi respons terapi pijat. Disarankan pula penelitian tentang pengaruh teknik pijat terhadap produksi ASI pada ibu dengan kondisi medis tertentu, seperti riwayat penyakit atau komplikasi persalinan, untuk memastikan keamanan dan efektivitas intervensi.

  1. Jurnal Politeknik Medica Farma Husada Mataram. jurnal politeknik medica farma husada mataram watson journal... doi.org/10.33651/jpkik.v7i2Jurnal Politeknik Medica Farma Husada Mataram jurnal politeknik medica farma husada mataram watson journal doi 10 33651 jpkik v7i2
Read online
File size483.69 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test