IKTAIKTA

Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)

Wanita menopause akan merasakan beberapa masalah, salah satunya insomnia. Proses penuaan membawa perubahan pada kesehatan fisik dan psikologis, yang dapat menyebabkan peningkatan latensi tidur, penurunan efisiensi tidur, dan bangun lebih awal. Untuk ibu menopause yang bergulat dengan insomnia, terapi pijat punggung menjanjikan untuk meringankan gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dampak terapi pijat punggung dalam mengurangi gejala insomnia pada ibu menopause. Dengan desain penelitian kuantitatif, penelitian ini menggunakan kerangka kerja pra-eksperimental tanpa kelompok kontrol, menggabungkan pengukuran pre-test dan post-test dalam satu kelompok. Penelitian difokuskan pada 30 ibu menopause dengan insomnia di Desa Rambah Tengah Hilir. Teknik sampling menggunakan non-probability sampling dengan sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test adalah 18,80 dengan standar deviasi 1,606, sedangkan skor rata-rata post-test secara signifikan lebih rendah yaitu 5,67 dengan standar deviasi 14,93. Uji-T dependen menghasilkan nilai-P 0,000, yang menunjukkan dampak signifikan secara statistik dari terapi pijat punggung pada kualitas tidur ibu menopause. Bukti mendukung kesimpulan bahwa pijat punggung memiliki dampak positif terhadap kualitas tidur ibu menopause di Desa Rambah Tengah Hilir.

Analisis yang dilaksanakan melalui Uji T-Sampel Berpasangan menghasilkan nilai p senilai 0,000, yang secara significant < ambang batas 0,05.Temuan ini mengarahkan kita untuk menyetujui hipotesis alternatif (Ha) sekaligus menyanggah hipotesis nol (H0).Dengan demikian, kita bisa dengan yakin menyimpulkan bahwa intervensi pijat punggung (back massage) memiliki dampak yang significant terhadap peningkatan kualitas tidur pada ibu menopause yang tinggal di Wilayah Desa Rambah Tengah Hilir, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara terapi pijat punggung dengan intervensi lainnya, seperti terapi perilaku kognitif atau obat-obatan, untuk mengetahui efektivitas relatif dari masing-masing pendekatan dalam mengatasi insomnia pada ibu menopause. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme biologis di balik dampak positif pijat punggung pada kualitas tidur, seperti perubahan hormon atau pelepasan neurotransmitter. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pijat punggung pada kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan pada ibu menopause, serta faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi keberhasilan terapi.

Read online
File size310.66 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test