UNTAGUNTAG

JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik

Salah satu tujuan penerapan otonomi khusus Papua adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan meningkatkan akses pendidikan anak-anak Papua. Indeks pendidikan dapat memberikan gambaran kesejahteraan masyarakat dari dimensi manusia. Dana Otonomi Khusus yang tersedia memiliki jumlah sangat besar, oleh karena itu dana tersebut harus memadai untuk membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di sektor pendidikan. Ini dilakukan dengan membangun sarana dan prasarana untuk mendukung pendidikan. Pelaksanaan otonomi khusus di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, telah berlangsung selama kurang lebih satu setengah dekade. Karena itu, perlu dikaji bagaimana efektivitas implementasi kebijakan otonomi khusus di provinsi ini. Hal ini dilakukan terutama untuk meningkatkan akses publik ke pendidikan. Jumlah Dana Otonomi Khusus harus dapat mempercepat proses pembangunan. Masyarakat berharap Bupati Fakfak akan memenuhi janji yang mereka buat selama kampanye pemilihan. Bupati diharapkan dapat melakukan misi dan visi yang fokus dalam meningkatkan pendidikan di Kabupaten Fakfak, hingga desa-desa dan kota-kota di pedalaman. Pemetaan pembangunan pendidikan harus ditingkatkan karena pendidikan adalah ujung tombak semua aspek pembangunan.

Sejak diberlakukan pada tahun 2002 berdasarkan Undang‑Undang Otonomi Khusus Papua 2001, Kebijakan Otonomi Khusus di Fakfak menerima dana yang diharapkan dapat meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat.Namun, implementasi dana tersebut pada sektor pendidikan belum berjalan optimal karena kurangnya fasilitas dan infrastruktur pendidikan yang memadai serta pengelolaan dana yang tidak tepat.Oleh karena itu, diperlukan waktu dan upaya lebih lanjut untuk memonitor serta mengoptimalkan penggunaan dana Otonomi Khusus guna mempercepat pembangunan pendidikan yang kompetitif di Papua.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana mekanisme pengawasan dan akuntabilitas dana Otonomi Khusus dapat ditingkatkan untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan distribusi yang tepat pada sektor pendidikan di Kabupaten Fakfak? Selanjutnya, studi komparatif antara Kabupaten Fakfak dan daerah lain di Papua yang memiliki tingkat keberhasilan pendidikan lebih tinggi dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang mendukung efektivitas kebijakan otonomi khusus, sehingga menghasilkan model terbaik yang dapat direplikasi. Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak dampak jangka panjang investasi infrastruktur pendidikan terhadap partisipasi sekolah dan pencapaian akademik anak‑anak Papua akan memberikan bukti empiris tentang kontribusi nyata dana Otonomi Khusus terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, ketiga arah studi ini diharapkan dapat memperkaya literatur kebijakan publik serta memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat keputusan di tingkat daerah dan nasional.

Read online
File size101.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test