POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG

Nursing ArtsNursing Arts

Manajemen waktu yang buruk juga sejalan dengan prokrastinasi yang dikarenakan tidak adanya penyusunan prioritas yang baik untuk kegiatan yang harus dilakukan yang dapat memepengaruhi indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan manajemen waktu dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) pada mahasiswa semester V. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa keperawatan semester V di Universitas Widya Nusantara sebanyak 220 orang dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 69 responden, dengan teknik pengambilan sampel proportional stratified random sampling. Analisis menggunakan uji statistisk Chi-Square Test. Hasil uji statistisk chi-square manajemen waktu terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) menunjukkan nilai p=0,360 (p>0,05) dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) menunjukkan nilai p=0,279 (p>0,05). Kesimpulan tidak ada hubungan manajemen waktu dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) pada mahasiswa keperawatan semester V.

Penelitian tidak menemukan hubungan antara manajemen waktu serta prokrastinasi dengan IPK mahasiswa keperawatan semester V.Mahasiswa perlu memperhatikan faktor lain seperti motivasi, kecerdasan, lingkungan, cara belajar, dan organisasi kemahasiswaan yang memengaruhi IPK.Disarankan melakukan penelitian lanjutan mengenai faktor-faktor tersebut serta mengembangkan program intervensi untuk meningkatkan manajemen waktu dan motivasi guna mengurangi prokrastinasi dan meningkatkan prestasi akademik.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat motivasi belajar dan kecerdasan emosional memengaruhi indeks prestasi kumulatif mahasiswa keperawatan, dengan menguji apakah keduanya menjadi prediktor yang lebih kuat dibandingkan manajemen waktu dan prokrastinasi. Selanjutnya, sebuah studi eksperimental dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas program intervensi gabungan yang mencakup pelatihan manajemen waktu, teknik peningkatan motivasi, dan strategi pengendalian prokrastinasi, serta mengukur perubahan IPK dan kesejahteraan psikologis peserta selama satu semester. Selain itu, penelitian kualitatif dapat meneliti persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi mobile yang dirancang khusus untuk membantu penjadwalan tugas, pengingat deadline, dan reward sistem, guna mengetahui apakah teknologi digital dapat secara signifikan mengurangi perilaku menunda dan meningkatkan hasil belajar. Hasil dari studi-studi tersebut dapat membantu institusi pendidikan tinggi merancang kurikulum yang terintegrasi dengan pendekatan psikologis dan teknologi, sehingga mampu meningkatkan kualitas belajar mahasiswa secara holistik.

Read online
File size595.39 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test