UNIFLORUNIFLOR
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah KependidikanPrima Magistra: Jurnal Ilmiah KependidikanPenelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains pada peserta didik kelas VII dari nilai ulangan IPA pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Pada Pembelajaran IPA belum menggunakan LKPD yang berbasis CRT. Penelitian ini dititikberatkan untuk meningkatkan keterampilan literasi sains melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada kelas VII di SMP N 2 Ambarawa. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (perencanaan), action (tindakan), observation (pengamatan) dan reflection (refleksi). Instrumen yang digunakan adalah soal-soal literasi sains dengan jenis soal esay. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis statistik deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII D sebanyak 36 anak. Pada siklus I keterampilan literasi sains peserta didik saat pretes yang tuntas dari nilai KKM ada 14% dan nilai postes sebesar 51%. Pada siklus II keterampilan literasi sains peserta didik dari mengerjakan pretes sebesar 37% dan yang tuntas postes ada 89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan keterampilan literasi sains pada peserta didik kelas VII di SMP N 2 Ambarawa.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan keterampilan literasi sains peserta didik kelas VII di SMP Negeri 2 Ambarawa dengan nilai N-Gain siklus I adalah 0,42 dengan kategori sedang dan siklus II 0,63 dengan kategori sedang.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh penerapan model PBL berbasis CRT terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran IPA. Hal ini penting untuk mengetahui apakah peningkatan literasi sains juga diikuti dengan peningkatan minat dan antusiasme siswa terhadap sains. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang budaya dan tingkat kemampuan akademik untuk menguji efektivitas model PBL berbasis CRT dalam konteks yang lebih beragam. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran PBL berbasis CRT, termasuk strategi untuk merancang masalah yang relevan dengan kehidupan siswa dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana model PBL berbasis CRT dapat diimplementasikan secara efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa dan mendorong pembelajaran yang bermakna.
| File size | 315.8 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
AMNUS BJMAMNUS BJM Sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000, (2) Hasil belajar yang meliputi kognitif proses dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah termasuk dalamSig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000, (2) Hasil belajar yang meliputi kognitif proses dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah termasuk dalam
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Evaluasi dilakukan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metodeEvaluasi dilakukan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Olahraga terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kesehatan mental, mampu menurunkan stres, kecemasan, dan depresi serta meningkatkan suasanaOlahraga terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kesehatan mental, mampu menurunkan stres, kecemasan, dan depresi serta meningkatkan suasana
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Pengujian hipotesis mengungkapkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan modelPengujian hipotesis mengungkapkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Rekomendasi diberikan untuk pelatihan guru, penyediaan sarana pendukung, serta strategi diferensiasi untuk meningkatkan keberhasilan implementasi. ModelRekomendasi diberikan untuk pelatihan guru, penyediaan sarana pendukung, serta strategi diferensiasi untuk meningkatkan keberhasilan implementasi. Model
PAPANDAPAPANDA Kemudian gaya belajar kinestetik yang paling baik dibandingkan dengan gaya belajar visual dan auditori pada kemampuan penalaran matematis. Terdapat pengaruhKemudian gaya belajar kinestetik yang paling baik dibandingkan dengan gaya belajar visual dan auditori pada kemampuan penalaran matematis. Terdapat pengaruh
PAPANDAPAPANDA Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase validitas dan kepraktisan berdasarkan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajarAnalisis data dilakukan dengan menghitung persentase validitas dan kepraktisan berdasarkan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar
UPSUPS Peneliti menganalisis hasil rekaman berdasarkan langkah-langkah penerapan model PBL. Selanjutnya untuk menganalisis data angket, peneliti menggunakan tabelPeneliti menganalisis hasil rekaman berdasarkan langkah-langkah penerapan model PBL. Selanjutnya untuk menganalisis data angket, peneliti menggunakan tabel
Useful /
TEKNOKESTEKNOKES Penelitian ini memproposalkan UGV miniatur yang terintegrasi dengan modul GPS Neo Ublox M8N dan sensor ultrasonik empat sisi untuk mendukung navigasi waktuPenelitian ini memproposalkan UGV miniatur yang terintegrasi dengan modul GPS Neo Ublox M8N dan sensor ultrasonik empat sisi untuk mendukung navigasi waktu
UPSUPS Kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok mempunyai peran penting dalam mengembangkan kemampuan komunikasi antar pribadi mahasiswa terutama dengan teknikKesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok mempunyai peran penting dalam mengembangkan kemampuan komunikasi antar pribadi mahasiswa terutama dengan teknik
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Keberadaan Candi Gedongsongo mengutamakan atraksi wisata alam yang berbasis peduli lingkungan sehingga secara umum dapat memajukan kegiatan pariwisataKeberadaan Candi Gedongsongo mengutamakan atraksi wisata alam yang berbasis peduli lingkungan sehingga secara umum dapat memajukan kegiatan pariwisata
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan 20 responden, yaitu 1 General Manager, 1 Supervisor Service Center,Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan 20 responden, yaitu 1 General Manager, 1 Supervisor Service Center,