INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM

TA'DIBAN: Journal of Islamic EducationTA'DIBAN: Journal of Islamic Education

Rendahnya hasil belajar siswa antara lain disebabkan oleh rasa bosan, tidak memperhatikan materi dan belum mampu menjelaskan materi yang diajarkan, dan tidak merespon pertanyaan guru. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui penerapan media animaker dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa di Sekolah Dasar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis dan MC Tagart ini dilaksanakan 2 siklus masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya siswa kelas IV berjumlah 26 orang. Sedangkan objek penelitian adalah Media Animaker dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari 46,15% (cukup baik), meningkat menjadi 61,53% (baik), terakhir menjadi 80,76% (baik). Maka disimpulkan bahwa media animaker dapat meningkatkan hasil belajar siswa Sekolah Dasar.

Penerapan media animaker dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SDN 007 Lahang Baru sangat signifikan.Kesimpulan ini terlihat dari Hasil belajar siswa dari Prasiklus sebelum menerapkan media animaker dengan nilai 46,15%.Kemudian setelah menerpkan media animaker hasil belajar siswa meningkat pada siklus 1 menjadi 61,53%, dan pada siklus 2 lebih meningkat lagi menjadi 80,76%, ini termasuk dalam katagori “baik karena berada pada interval 61%-80%.Ini mengindikasikan bahwa guru telah berhasil menerapkan Media Audio Visual (Animaker) dalam proses pembelajaran dengan baik, bahkan perbandingannya dari siklus 1 ke siklus 2 adalah 33,33%, tuntas sebanyak 21 orang dari 26 orang, dengan presentase 80,76%.Dengan demikian bahwa media Animaker yang disertai animasi yang menarik dan interaktif dapat membantu meningkatkan daya ingat siswa dan lebih efektif dibanding dengan metode pembelajaran tradisional.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan media animaker terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Terakhir, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas media animaker dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan siswa dalam berkomunikasi secara efektif dan efisien dalam Bahasa Indonesia.

Read online
File size470.81 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test