STTMIGASSTTMIGAS

PETROGAS: Journal of Energy and TechnologyPETROGAS: Journal of Energy and Technology

Hubungan antara beban generator dan efisiensi turbin menjadi dasar penting dalam menentukan kinerja turbin sebagai alat yang berfungsi mengubah energi panas dari uap air menjadi energi listrik pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban generator terhadap efisiensi turbin serta menentukan nilai korelasi dan regresinya. Metode yang digunakan meliputi uji linearitas untuk melihat hubungan linier secara signifikan melalui perhitungan manual, dilanjutkan dengan analisis korelasi serta analisis regresi untuk memprediksi nilai efisiensi turbin. Hasil uji linearitas menunjukkan nilai Fhitung sebesar 26,997 dan Ftabel sebesar 4,750, sehingga Fhitung dan Ftabel, menandakan hubungan linier yang signifikan antara beban generator dan efisiensi turbin. Nilai multiple R sebesar 0,8479 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, sedangkan nilai R square sebesar 0,7189 berarti beban generator memengaruhi efisiensi turbin sebesar 71,89%, sedangkan 28,11% dipengaruhi oleh faktor lain. Persamaan regresi Y = 68,81 0,286X menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1 MW beban generator meningkatkan efisiensi turbin sebesar 0,286%.

Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai Multiple R sebesar 0,8479, yang menunjukkan bahwa hubungan antara beban generator dengan efisiensi turbin tergolong sangat kuat, serta nilai R square sebesar 0,7189 yang dapat diartikan bahwa beban generator mempengaruhi efisiensi turbin sebesar 71,89 %, sedangkan 28,11 % dipengaruhi factor lain dan persamaan regresi Y=68,81 0,286X yang dapat diartikan setiap kenaikan 1 MW beban generator, maka akan menaikan nilai efisiensi turbin sebesar 0,286 %.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan meningkatkan efisiensi turbin di PLTU. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi efisiensi turbin selain beban generator, seperti kualitas uap, kondisi lingkungan, dan perawatan turbin. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kinerja turbin. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediksi efisiensi turbin yang lebih akurat dengan mempertimbangkan variabel-variabel yang lebih banyak dan menggunakan metode analisis yang lebih canggih. Model ini dapat digunakan untuk memantau kinerja turbin secara real-time dan memberikan peringatan dini jika terjadi penurunan efisiensi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh berbagai strategi operasional, seperti optimasi beban generator dan pengaturan tekanan uap, terhadap efisiensi turbin. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi operator PLTU untuk meningkatkan efisiensi turbin dan mengurangi biaya operasional.

Read online
File size555.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test