UNRIKAUNRIKA

JURNAL DIMENSIJURNAL DIMENSI

Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di bank bjb cabang BSD. Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi 119 karyawan yang diambil secara acak. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan kompensasi berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan kerja. Pengujian peran moderasi motivasi kerja terhadap pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja tidak signifikan. Namun, motivasi kerja memoderasi pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja secara negatif dan signifikan, yaitu memperlemah pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja.

Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di bank bjb cabang BSD.Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi 119 karyawan yang diambil secara acak.Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan kompensasi berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan kerja.Pengujian peran moderasi motivasi kerja terhadap pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja tidak signifikan.Namun, motivasi kerja memoderasi pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja secara negatif dan signifikan, yaitu memperlemah pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja.Kompensasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, yang bertentangan dengan harapan umum bahwa kompensasi lebih tinggi akan meningkatkan kepuasan.Penelitian selanjutnya dapat mengkaji mengapa kompensasi justru berhubungan negatif dengan kepuasan kerja, apakah karena harapan yang tidak realistis atau ketidakadilan persepsi terhadap pembagian gaji, sehingga bisa dikembangkan studi tentang persepsi keadilan kompensasi.Selain itu, perlu diteliti lebih dalam faktor apa yang membuat beban kerja tidak berpengaruh signifikan, apakah karena karyawan telah menyesuaikan diri, atau ada variabel lain seperti dukungan sosial atau fleksibilitas kerja yang menetralkan tekanan beban kerja, sehingga bisa dirumuskan sebagai studi tentang peran mediasi faktor psikologis seperti ketahanan kerja.Terakhir, karena motivasi kerja justru melemahkan dampak kompensasi, penelitian lanjutan bisa menggali bagaimana jenis motivasi intrinsik tertentu—seperti kebutuhan akan makna atau otonomi—bisa menggantikan peran kompensasi sebagai pendorong kepuasan kerja, sehingga bisa dirancang eksperimen atau survei longitudinal untuk mengukur pergeseran sumber motivasi dari ekstrinsik ke intrinsik di kalangan karyawan perbankan.Motivasi kerja berperan sebagai moderator yang memperlemah hubungan antara kompensasi dan kepuasan kerja, tetapi tidak memiliki efek moderasi terhadap pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja.Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di bank bjb cabang BSD.Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi 119 karyawan yang diambil secara acak.Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan kompensasi berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan kerja.Pengujian peran moderasi motivasi kerja terhadap pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja tidak signifikan.Namun, motivasi kerja memoderasi pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja secara negatif dan signifikan, yaitu memperlemah pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji mengapa kompensasi justru berhubungan negatif dengan kepuasan kerja, apakah karena harapan yang tidak realistis atau ketidakadilan persepsi terhadap pembagian gaji, sehingga bisa dikembangkan studi tentang persepsi keadilan kompensasi. Selain itu, perlu diteliti lebih dalam faktor apa yang membuat beban kerja tidak berpengaruh signifikan, apakah karena karyawan telah menyesuaikan diri, atau ada variabel lain seperti dukungan sosial atau fleksibilitas kerja yang menetralkan tekanan beban kerja, sehingga bisa dirumuskan sebagai studi tentang peran mediasi faktor psikologis seperti ketahanan kerja. Terakhir, karena motivasi kerja justru melemahkan dampak kompensasi, penelitian lanjutan bisa menggali bagaimana jenis motivasi intrinsik tertentu—seperti kebutuhan akan makna atau otonomi—bisa menggantikan peran kompensasi sebagai pendorong kepuasan kerja, sehingga bisa dirancang eksperimen atau survei longitudinal untuk mengukur pergeseran sumber motivasi dari ekstrinsik ke intrinsik di kalangan karyawan perbankan.

  1. #motivasi intrinsik#motivasi intrinsik
  2. #regresi linier#regresi linier
Read online
File size393.66 KB
Pages24
Short Linkhttps://juris.id/p-2Vk
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test