PPBPPB

One moment, please...One moment, please...

Desa Gunung Salak telah diresmikan menjadi desa yang memiliki potensi wisata alam, desa Gunung Salak juga memiliki potensi budaya yang berupa tari Okokan, Pura Bunut Sakti, Pura Beji Sudhamala, dan subak. Program Studi Magister Terapan Pariwisata merupakan salah satu program studi di Politeknik Pariwisata Bali yang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Gunung Salak pada tanggal 29-30 Maret 2021. Tema pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yakni Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Peserta dalam pelatihan ini sebanyak 30 orang terdiri atas unsur aparatur desa, pengurus objek wisata, pengelola akomodasi, perkumpulan seni, PKK, dan karang taruna. Materi pelatihan meliputi kebijakan pemerintah dalam pengembangan Desa Wisata Gunung Salak, tata kelola destinasi, teknik berkomunikasi dan berinteraksi dengan wisatawan, Sapta Pesona, serta pengelolaan akomodasi dan kewirausahaan. Berdasarkan penilaian peserta, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kesesuaian program dengan kebutuhan dan kesesuaian materi merupakan penilaian tertinggi. Peserta beranggapan bahwa materi ini dianggap cukup menarik karena kegiatan ini bersifat pelatihan sehingga para peserta berharap akan diadakan pelatihan lebih lanjut.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Magister Terapan Pariwisata di Desa Wisata Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan dengan tema Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Gunung Salak berdasarkan penilaian peserta menunjukkan bahwa kesesuaian program dengan kebutuhan dan kesesuaian materi merupakan penilaian tertinggi.Peserta beranggapan bahwa materi ini dianggap cukup menarik karena kegiatan ini bersifat pelatihan sehingga para peserta berharap akan diadakan pelatihan lebih lanjut.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi model tata kelola desa wisata yang melibatkan partisipasi multi‑pemangku kepentingan untuk meningkatkan efisiensi layanan informasi kepada wisatawan. Selanjutnya, studi komparatif tentang efektivitas pelatihan bahasa Inggris dan komunikasi intercultural bagi aparat desa dalam meningkatkan kepuasan wisatawan asing dapat dilakukan. Penelitian lain dapat mengkaji pengembangan model kewirausahaan berbasis subak serta integrasi produk agrikultur lokal dalam paket wisata guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan survei kepuasan dapat dipakai untuk menguji hipotesis tersebut. Data longitudinal selama tiga tahun akan memberi gambaran perubahan. Hasil diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang aplikatif. Studi ini juga dapat memperluas pemahaman tentang dampak sosial‑ekonomi dari pelatihan berkelanjutan. Dengan demikian, pengelolaan desa wisata Gunung Salak dapat menjadi model replikabel bagi desa lain.

  1. Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Gunung Salak, Kabupaten Tabanan, Bali | Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat... ejournal.ppb.ac.id/index.php/makardhi/article/view/787Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Gunung Salak Kabupaten Tabanan Bali Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ejournal ppb ac index php makardhi article view 787
  2. Resort Spa: Peluang Bisnis Perawatan Tubuh di Desa Wisata Gunung Salak, Tabanan, Bali | Jurnal Pengabdian... ejournal.ppb.ac.id/index.php/makardhi/article/view/700Resort Spa Peluang Bisnis Perawatan Tubuh di Desa Wisata Gunung Salak Tabanan Bali Jurnal Pengabdian ejournal ppb ac index php makardhi article view 700
  1. #pelayanan prima#pelayanan prima
  2. #tarik objek wisata#tarik objek wisata
Read online
File size697.7 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2Vi
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test