JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA

SKY EAST: Education of Aviation Science and TechnologySKY EAST: Education of Aviation Science and Technology

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar . Penelitian dilakukan di Aerodrome Control Tower Unit dan Approach Control Unit di Perum LPPNPI Cabang Pembantu Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada bulan April sampai dengan Juli 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dimana direct route sebagai variable x dan beban kerja pemandu lalu lintas udara sebagai variable y. Adapun teknik pengumpulan data yaitu menyebarkan kuesioner kepada 15 responden yang terdiri dari seluruh personil pemandu lalu lintas udara di Perum LPPNPI Cabang Pembantu Pangkalan Bun. Teknik analisis data yang dilakukan adalah mentabulasi variable x dan y dari hasil kuesioner yang diperoleh, dilanjutkan dengan uji koefisien korelasi dan determinasi. Dari hasil perhitungan pada pembahasan tugas akhir didapat bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat antara pengaruh direct route terhadap beban kerja pemandu lalu lintas udara dengan koefisien korelasi(r) sebesar 0,734 dan koefisien determinasi sebesar (r2) 54%, artinya bahwa adalah 54% dan selebihnya ditentukan oleh faktor lain.

Penggunaan direct route terbukti menambah beban kerja pemandu lalu lintas udara.Variabel direct route memberikan pengaruh sebesar 54% terhadap peningkatan beban kerja tersebut.Peningkatan beban kerja ini terjadi karena adanya permintaan dan persetujuan direct route yang diberikan oleh pemandu lalu lintas udara kepada pilot.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang menyumbang 46% peningkatan beban kerja pemandu lalu lintas udara selain direct route, seperti faktor cuaca, jenis pesawat, atau komunikasi pilot. Studi ini bisa mengidentifikasi dan mengukur kontribusi masing-masing faktor tersebut untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap. Selanjutnya, menarik untuk meneliti perbandingan beban kerja secara objektif dengan mengukur parameter konkret, bukan hanya melalui persepsi kuesioner. Penelitian ini bisa menganalisis jumlah komunikasi radio, kepadatan instruksi, dan waktu respons pemandu saat menggunakan prosedur standar (STAR/SID) dibandingkan saat memberikan instruksi direct route. Hal ini akan memberikan bukti kuantitatif yang lebih kuat. Terakhir, sebuah penelitian penting dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari beban kerja yang sangat tinggi ini. Penelitian tersebut bisa menjawab pertanyaan mengenai apakah tingkat beban kerja saat ini sudah berpengaruh terhadap peningkatan risiko kesalahan manusia yang berpotensi mengancam keselamatan penerbangan. Meneliti efektivitas kebijakan direct route juga penting, apakah benar-benar meningkatkan efisiensi penerbangan secara keseluruhan atau justru menciptakan beban baru di darat yang lebih berisiko. Gabungan dari penelitian-penelitian ini akan memberikan rekomendasi yang holistik untuk perbaikan sistem navigasi penerbangan di masa depan.

  1. Pengaruh Direct Route terhadap Beban Kerja Pemandu Lalu Lintas Udara di Perum LPPNPI Cabang Pembantu... doi.org/10.61510/skyeast.v1i2.11Pengaruh Direct Route terhadap Beban Kerja Pemandu Lalu Lintas Udara di Perum LPPNPI Cabang Pembantu doi 10 61510 skyeast v1i2 11
  1. #bandar udara#bandar udara
  2. #efektivitas kebijakan#efektivitas kebijakan
Read online
File size132.26 KB
Pages4
Short Linkhttps://juris.id/p-1bg
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test