UNWUNW
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DiniIndonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DiniStudi ini dimaksudkan guna mengidentifikasi pengaruh permainan tradisional engklek pada perkembangan kecerdasan kinestetik anak berusia 5–6 tahun di kelompok B TK Alkhairaat Tatura. Kecerdasan kinestetik ialah keterampilan dalam memanfaatkan bagian tubuh secara serta terampil dalam mengoordinasikan gerakan fisik seperti kekuatan, kelincahan, dan keseimbangan. Kecerdasan ini penting dikembangkan sejak usia dini karena mendukung pertumbuhan motorik kasar anak dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Pendekatan kuantitatif berdesain pra-eksperimental (one group pretest-posttest) dimanfaatkan. Sampel mencakup 10 anak yang diamati kemampuan fisiknya sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan permainan engklek. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif serta inferensial menggunakan uji wilcoxon. Temuan ini memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada kecerdasan kinestetik anak setelah diberikan perlakuan. Hasil uji wilcoxon dengan nilai statistik Z sebesar -2.972 dengan taraf Sig. 0.003 < (0.05), maka diidentifikasi perbedaan signifikan antara sebelum maupun setelah perlakuan. Aspek-aspek yang mengalami peningkatan meliputi kekuatan kaki (melompat satu kaki), kelincahan tubuh (lari zigzag), dan keseimbangan (berjalan di atas papan titian). Kesimpulannya, permainan tradisional engklek memengaruhi perkembangan kecerdasan kinestetik secara positif. Permainan ini mampu menjadi sebagai strategi pembelajaran yang menyenangkan serta efektif dalam menghasilkan peningkatan kemampuan fisik-motorik anak di lingkungan pendidikan anak berusia dini.
Penerapan permainan engklek memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan kecerdasan kinestetik anak.Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata kecerdasan kinestetik dari 7,40 pada pretest menjadi 10,20 pada posttest, serta nilai signifikansi Wilcoxon Signed-Rank sebesar 0,003 (p < 0,05) yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan.Oleh karena itu, permainan engklek terbukti menjadi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak.
Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek sangat efektif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Untuk mengembangkan pemahaman lebih lanjut, ada beberapa arah penelitian yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat jika studi selanjutnya melibatkan jumlah anak yang lebih banyak dan dari berbagai latar belakang sekolah atau daerah yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah dampak positif permainan engklek ini berlaku secara luas, tidak hanya pada satu kelompok kecil. Penelitian semacam ini juga bisa membandingkan efektivitas engklek dengan permainan tradisional lain atau aktivitas fisik modern yang bertujuan sama, guna mencari tahu mana yang paling optimal dalam menstimulasi berbagai aspek kecerdasan kinestetik seperti kekuatan kaki, kelincahan, dan keseimbangan. Kedua, mengingat penelitian ini dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, perlu ada studi jangka panjang untuk melihat apakah efek positif permainan engklek terhadap kecerdasan kinestetik anak tetap bertahan seiring waktu, atau bahkan apakah ada manfaat tambahan yang muncul pada aspek perkembangan lain seperti kognitif atau sosial-emosional anak. Misalnya, apakah anak yang rutin bermain engklek menunjukkan kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik saat menghadapi tantangan dalam permainan? Ketiga, penting juga untuk meneliti bagaimana peran guru atau orang tua dalam membimbing anak saat bermain engklek dapat mempengaruhi hasilnya. Apakah pendekatan pengajaran tertentu atau tingkat keterlibatan orang tua dapat memaksimalkan perkembangan kecerdasan kinestetik anak? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu menciptakan program pendidikan yang lebih kaya dan relevan.
- Permainan Tradisional Engklek dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal... doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3487Permainan Tradisional Engklek dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal doi 10 31004 obsesi v6i6 3487
- Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Potensi Anak pada Masa Golden Age | Jurnal Basicedu. peran anak golden... doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2986Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Potensi Anak pada Masa Golden Age Jurnal Basicedu peran anak golden doi 10 31004 basicedu v6i3 2986
- The Simulation Study of Normality Test Using Kolmogorov-Smirnov, Anderson-Darling, and Shapiro-Wilk |... eigen.unram.ac.id/index.php/eigen/article/view/131The Simulation Study of Normality Test Using Kolmogorov Smirnov Anderson Darling and Shapiro Wilk eigen unram ac index php eigen article view 131
| File size | 590.21 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji permainan tradisional lainnya serta mengembangkan penerapan etnomatematika secara langsung dalam pembelajaranPenelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji permainan tradisional lainnya serta mengembangkan penerapan etnomatematika secara langsung dalam pembelajaran
PAPANDAPAPANDA Pengembangannya dilakukan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang juga dipadukan dengan evaluasi formatif Tesmer. HasilPengembangannya dilakukan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang juga dipadukan dengan evaluasi formatif Tesmer. Hasil
STTPBSTTPB Hasil analisis menunjukkan bahwa formasi karakter Kristiani bukanlah modifikasi perilaku superfisial, melainkan restrukturisasi habitus secara mendasarHasil analisis menunjukkan bahwa formasi karakter Kristiani bukanlah modifikasi perilaku superfisial, melainkan restrukturisasi habitus secara mendasar
UnsilUnsil Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada empat nilai utama: tanggung jawab (85%), kerjasama (82%), sportivitas (78%), dan integritas (71%). ImplementasiHasil menunjukkan peningkatan signifikan pada empat nilai utama: tanggung jawab (85%), kerjasama (82%), sportivitas (78%), dan integritas (71%). Implementasi
UnsilUnsil Siswa yang mendapatkan perlakuan aktivitas fisik menunjukkan kemampuan konsentrasi yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan.Siswa yang mendapatkan perlakuan aktivitas fisik menunjukkan kemampuan konsentrasi yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan.
UnsilUnsil Hasil penelitian menunjukkan reliabilitas yang sangat baik di semua enam tes (ICC = 0,89–0,97) dengan kesalahan pengukuran minimal dan tidak ada perbedaanHasil penelitian menunjukkan reliabilitas yang sangat baik di semua enam tes (ICC = 0,89–0,97) dengan kesalahan pengukuran minimal dan tidak ada perbedaan
UNWUNW Tantangan yang dihadapi oleh guru, pertama, karakteristik anak yang berbeda-beda sehingga berpengaruh terhadap hasil asesmen, kedua, mengkomunikasikanTantangan yang dihadapi oleh guru, pertama, karakteristik anak yang berbeda-beda sehingga berpengaruh terhadap hasil asesmen, kedua, mengkomunikasikan
ARIMSIARIMSI Gambar-gambar tersebut dapat membantu peserta didik menyusun bayangan yang terekam di benak mereka untuk kemudian dijadikan sebagai alat dalam berimajinasiGambar-gambar tersebut dapat membantu peserta didik menyusun bayangan yang terekam di benak mereka untuk kemudian dijadikan sebagai alat dalam berimajinasi
Useful /
PAPANDAPAPANDA Adaptasi praktik Inggris dapat dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu pengembangan standar kompetensi CT berjenjang, pelatihan guru berbasis proyek,Adaptasi praktik Inggris dapat dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu pengembangan standar kompetensi CT berjenjang, pelatihan guru berbasis proyek,
PAPANDAPAPANDA Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis kearifan lokal telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai mediaBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis kearifan lokal telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai media
PAPANDAPAPANDA Metode pengumpulan data menggunakan tes essay dan analisis data menggunakan uji-t independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,04Metode pengumpulan data menggunakan tes essay dan analisis data menggunakan uji-t independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,04
PAPANDAPAPANDA Sementara itu di Indonesia, masalah yang digunakan masih dominan masalah yang memiliki 1 jawaban benar. Hal krusial lainnya adalah bahwa Di Quebec menggunakanSementara itu di Indonesia, masalah yang digunakan masih dominan masalah yang memiliki 1 jawaban benar. Hal krusial lainnya adalah bahwa Di Quebec menggunakan