ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP) melalui pendekatan edukasi partisipatif pada pembuatan produk sirup jeruk siam. Bahan Tambahan Pangan (BTP) merupakan komponen penting dalam proses pengolahan pangan yang berfungsi memperbaiki mutu, cita rasa, dan daya simpan produk. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami jenis, fungsi, serta batas aman penggunaannya, sehingga menjadi permasalahan serius. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap perizinan, tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian, dan tahap evaluasi dengan memberikan post-test setelah melaksanakan kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan signifikan pada nilai pre-test dan post-test, yaitu dengan nilai masing-masing 71,82% dan 91,36%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak peningkatan pengetahuan terkait Bahan Tambahan Pangan (BTP) setelah dilakukan sosialisasi.

Berdasarkan hasil kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan, dapat memberikan pemahaman Bahan Tambahan Pangan (BTP) atau zat aditif pada produk pangan khususnya produk olahan jeruk siam yaitu sirup.Hal tersebut ditinjau dari hasil post-test yaitu 91,36% yang lebih tinggi dibandingkan nilai pre-test yaitu 71,82%.Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa kelompok tani Buluh Serumpun mengerti dan paham terkait Bahan Tambahan Pangan (BTP) termasuk jenis BTP, anjuran yang dapat digunakan, zat aditif berbahaya, serta efek negatif jika dikonsumsi secara berlebihan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Melanjutkan penelitian dengan fokus pada dampak jangka panjang dari edukasi partisipatif terhadap perubahan perilaku dan pengetahuan masyarakat terkait Bahan Tambahan Pangan (BTP). 2. Mengembangkan metode evaluasi yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak edukasi partisipatif secara lebih mendalam, termasuk analisis kualitatif terhadap perubahan perilaku dan pengetahuan masyarakat. 3. Melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada diversifikasi produk olahan jeruk siam dengan menggunakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman dan sesuai ketentuan, serta mengukur dampak ekonomi dan sosialnya terhadap masyarakat.

  1. "Pengaruh Struktur Umur Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indone" by Endah Kurniawati... doi.org/10.21002/jepi.2021.04Pengaruh Struktur Umur Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indone by Endah Kurniawati doi 10 21002 jepi 2021 04
  2. STUDI PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL KARAGENAN DALAM PEMBUATAN SIRUP Mangrove ROSELLA | Jurnal Perikanan... doi.org/10.29303/jp.v12i3.349STUDI PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL KARAGENAN DALAM PEMBUATAN SIRUP Mangrove ROSELLA Jurnal Perikanan doi 10 29303 jp v12i3 349
Read online
File size568.3 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test