ALPTKPTMALPTKPTM
Jurnal Ilmiah Kampus MengajarJurnal Ilmiah Kampus MengajarProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nasionalisme kultural dan kompetensi komunikasi interkultural anak-anak migran Indonesia di Sanggar Bimbingan Hulu Kelang (SBHK), Malaysia. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari tantangan yang dihadapi anak-anak migran dalam mempertahankan identitas nasional akibat dominasi budaya negara tuan rumah dan keterbatasan akses terhadap pendidikan berbasis bahasa Indonesia. Program ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan anak, guru, serta orang tua, dan analisis dokumen pembelajaran untuk memahami efektivitas strategi komunikasi berbasis budaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis budaya melalui cerita rakyat, lagu daerah, permainan tradisional, dan dialog budaya mampu meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia anak-anak sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan. Anak memperlihatkan perkembangan signifikan dalam penguasaan kosakata, kelancaran bertutur, kemampuan memahami bacaan, serta keberanian bercerita. Selain itu, guru berperan besar sebagai fasilitator komunikasi interkultural dan model sikap kebangsaan, sedangkan lingkungan SBHK dan kegiatan kebudayaan seperti peringatan Hari Kemerdekaan memberikan pengalaman nyata bagi anak untuk mengekspresikan identitas nasional. Secara keseluruhan, program ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mendukung internalisasi nilai kebangsaan dan pengembangan kompetensi interkultural anak migran. Program ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal berbasis budaya memiliki potensi kuat untuk memperkuat identitas nasional di tengah konteks multikultural.
Program penguatan nasionalisme kultural melalui komunikasi interkultural di SBHK, Malaysia berhasil meningkatkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia, memperkuat kebersamaan, gotong royong, serta memperluas pengetahuan nilai luhur bangsa.Anak‑anak migran menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berbahasa Indonesia, pemahaman budaya, dan perilaku yang mencerminkan nasionalisme.Pendekatan berbasis budaya seperti cerita rakyat, lagu daerah, permainan tradisional, dan dialog budaya terbukti efektif memperkaya kompetensi bahasa verbal dan interkultural mereka.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara longitudinal bagaimana keberlanjutan program penguatan nasionalisme kultural memengaruhi perkembangan bahasa dan identitas nasional anak migran selama tiga sampai lima tahun setelah intervensi, sehingga dapat menilai efek jangka panjangnya. Selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan pembelajaran berbasis budaya tradisional seperti cerita rakyat dan lagu daerah dengan metode pembelajaran digital yang memanfaatkan aplikasi mobile dapat mengidentifikasi strategi paling efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa Indonesia pada anak migran. Selain itu, penelitian dapat memperluas fokus ke kelompok migran lain, misalnya anak migran dari negara lain yang tinggal di Malaysia, untuk mengevaluasi apakah model komunikasi interkultural dan pembelajaran berbasis budaya dapat diadaptasi secara lintas budaya dan meningkatkan rasa kebangsaan serta kemampuan interkultural mereka. Penelitian juga dapat meneliti peran orang tua dan komunitas dalam mendukung proses internalisasi nilai kebangsaan, misalnya dengan mengkaji bagaimana keterlibatan orang tua dalam kegiatan budaya mempengaruhi motivasi belajar bahasa anak. Akhirnya, studi aksi‑aksi dapat merancang model skala yang dapat diterapkan di berbagai sanggar pendidikan non‑formal di seluruh Malaysia, sehingga hasilnya dapat memberikan panduan kebijakan bagi lembaga pendidikan dalam memperkuat identitas nasional anak migran.
| File size | 424.19 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
KHARISMAKHARISMA Penelitian ini terbatas pada satu pondok pesantren dan uji jangka pendek, sehingga generalisasi hasil memerlukan penelitian lanjutan. Pengembangan selanjutnyaPenelitian ini terbatas pada satu pondok pesantren dan uji jangka pendek, sehingga generalisasi hasil memerlukan penelitian lanjutan. Pengembangan selanjutnya
UMSJUMSJ Upaya pengendalian bullying di pesantren ditopang oleh beberapa faktor positif, antara lain. Pendidikan akhlak yang diterapkan secara konsisten dan terjalinnyaUpaya pengendalian bullying di pesantren ditopang oleh beberapa faktor positif, antara lain. Pendidikan akhlak yang diterapkan secara konsisten dan terjalinnya
UNIAUNIA Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam daya hafalan dan motivasi belajar santri. Santri menjadi lebih aktif, mudah mengingatHasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam daya hafalan dan motivasi belajar santri. Santri menjadi lebih aktif, mudah mengingat
UPBUPB The game is distributed in. apk format for easy access and installation and is considered suitable as a learning media for environmental education at theThe game is distributed in. apk format for easy access and installation and is considered suitable as a learning media for environmental education at the
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Dari 75 artikel yang diidentifikasi, 14 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa gamifikasi meningkatkan motivasi siswa,Dari 75 artikel yang diidentifikasi, 14 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa gamifikasi meningkatkan motivasi siswa,
UAJYUAJY Profil santri di Indonesia dapat bersaing secara global dan mendunia dengan menerima kehadiran teknologi secara bijak dan terarah. Pesantren Bina InsanProfil santri di Indonesia dapat bersaing secara global dan mendunia dengan menerima kehadiran teknologi secara bijak dan terarah. Pesantren Bina Insan
AL MATANIAL MATANI Dari hasil yang diperoleh diketahui bahwa proses pelaksanaan pelayanan pendaftaran rawat jalan pasien BPJS mengacu kepada ketentuan yang telah dibuat olehDari hasil yang diperoleh diketahui bahwa proses pelaksanaan pelayanan pendaftaran rawat jalan pasien BPJS mengacu kepada ketentuan yang telah dibuat oleh
ALQOLAMALQOLAM Metode pendekatan dilakukan dengan survey dan pendekatan partisipatif pada wilayah Sanggrahan untuk melihat kondisi riil di lapangan, selanjutnya dilakukanMetode pendekatan dilakukan dengan survey dan pendekatan partisipatif pada wilayah Sanggrahan untuk melihat kondisi riil di lapangan, selanjutnya dilakukan
Useful /
UNIAUNIA Peningkatan minat dan pemahaman siswa tentang kewirausahaan digital, peluang baru untuk siswa dalam mendapatkan penghasilan tambahan, pentingnya dukunganPeningkatan minat dan pemahaman siswa tentang kewirausahaan digital, peluang baru untuk siswa dalam mendapatkan penghasilan tambahan, pentingnya dukungan
UAJYUAJY tahap pelaksanaan berisi proses pembuatan video edukasi tentang cyberbullying. dan tahap pelaporan meliputi presentasi dan penyerahan video edukasi, sertatahap pelaksanaan berisi proses pembuatan video edukasi tentang cyberbullying. dan tahap pelaporan meliputi presentasi dan penyerahan video edukasi, serta
NEWINERANEWINERA Informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 informan triangulasi, 2 informan utama, dan 1 informan tambahan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara,Informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 informan triangulasi, 2 informan utama, dan 1 informan tambahan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara,
NEWINERANEWINERA The stunting rate in Palu City according to the results of the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) is 24. 7% or an increase of 0. 7 digits comparedThe stunting rate in Palu City according to the results of the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) is 24. 7% or an increase of 0. 7 digits compared