UMMUBAUMMUBA

Jurnal Muara PendidikanJurnal Muara Pendidikan

Perkembangan kecerdasan buatan mendorong perlunya inovasi bahan ajar yang mampu menjawab tuntutan literasi digital, etika bermedia, dan kompetensi kewarganegaraan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan berbasis Artificial Intelligence sebagai upaya memperkuat konsep Smart and Good Citizen di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan Mixed-Methods Sequential Explanatory, melibatkan 107 mahasiswa dan 4 dosen melalui angket, wawancara, dan studi dokumen kurikulum. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk memetakan kebutuhan konten, fitur digital, dan kompetensi kewarganegaraan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% responden membutuhkan buku ajar yang terintegrasi AI untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap etika digital dan penggunaan AI yang bertanggung jawab, sehingga dapat melahirkan warga negara yang berintegritas di era teknologi. Selain itu, ditemukan kebutuhan pada fitur pembelajaran adaptif, studi kasus demokrasi digital, dan integrasi etika penggunaan AI. Temuan juga menegaskan kesenjangan antara materi PKn konvensional dengan tuntutan pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan buku ajar PKn berbasis AI sangat diperlukan untuk mendukung pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi, serta efektif dalam membentuk mahasiswa sebagai Smart and Good Citizen.

Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan berbasis Artificial Intelligence merupakan kebutuhan mendesak dalam lingkungan pendidikan tinggi saat ini.Mahasiswa memerlukan bahan ajar yang tidak hanya memuat konsep-konsep kewarganegaraan, tetapi juga mampu menuntun mereka memahami realitas kehidupan digital yang kompleks.Temuan menunjukkan bahwa integrasi AI memberikan peluang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan analitis, berpikir kritis, dan kesadaran kewarganegaraan digital yang lebih matang.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas buku ajar berbasis AI terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, perlu diuji bagaimana model pembelajaran adaptif berbasis AI memengaruhi minat baca digital di kalangan pelajar. Penelitian juga disarankan mengeksplorasi pengaruh integrasi AI pada pendidikan kewarganegaraan terhadap penerimaan nilai-nilai lokal dalam konteks digitalisasi global.

  1. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. pendas jurnal ilmiah pendidikan journal jurnah published four... doi.org/10.23969/jpPendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar pendas jurnal ilmiah pendidikan journal jurnah published four doi 10 23969 jp
  2. Membangun Keadaban Digitalisasi Warga Negara Indonesia dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan |... doi.org/10.57008/jjp.v4i01.675Membangun Keadaban Digitalisasi Warga Negara Indonesia dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan doi 10 57008 jjp v4i01 675
  3. Implementasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bagi Peserta Didik di Era Digital | Pelita : Jurnal... doi.org/10.56393/pelita.v3i1.1146Implementasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bagi Peserta Didik di Era Digital Pelita Jurnal doi 10 56393 pelita v3i1 1146
Read online
File size672.61 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test