MANDALANURSAMANDALANURSA

JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)

Instilling Nationalism Attitudes Through PPKn Learning for Grade VIII Students of MTS Fatimah Nangapaang, Manggarai Regency. Nationalism is an attitude that must exist and be instilled early on in students in order to foster students to become good citizens, have knowledge, skills, and social concerns that are useful for themselves as well as society and the country. This study aims to determine the instillation of students nationalism attitudes in subjects through PPKn subjects at MTS Fatimah Nangapaang, Manggarai Regency. This study is a type of qualitative field research by describing and analyzing the results of instilling nationalism attitudes through PPKn subjects. For data analysis using descriptive analysis by reducing data, presenting data, then drawing conclusions. The results of the study show that: Instilling Nationalism Attitudes Through PPKn Learning in class VII students of MTS Fatimah Nangapaang, Manggarai Regency can be seen from the love of the homeland and nation, pride as an Indonesian nation, appreciating the services of heroes, accepting diversity, including through habituation, role models, providing contextual examples, learning through stories and media, such as pictures of heroes, the song Indonesia Raya and other national songs.

Based on the research results and discussion, the attitude of nationalism already exists at MTS Fatimah Nangapaang and has been implemented, although there are still areas for improvement.Instilling nationalism in class VII students through PPKn subjects involves teacher habits, role modeling, contextual examples, storytelling, and singing national songs.The most effective method is teacher habituation and leading by example, which forms the basis for students nationalist attitudes.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pembelajaran PPKn yang inovatif dalam menumbuhkan semangat nasionalisme siswa, seperti penggunaan studi kasus lokal atau simulasi peran yang melibatkan isu-isu kebangsaan. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana peran keluarga dan masyarakat sekitar sekolah dapat dioptimalkan untuk memperkuat pendidikan nasionalisme siswa, misalnya melalui program kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tokoh masyarakat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran sikap nasionalisme yang lebih komprehensif dan valid, yang dapat digunakan untuk mengevaluasi dampak program-program pendidikan nasionalisme secara lebih akurat dan berkelanjutan, sehingga dapat diidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dalam upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan identitas nasional yang kuat pada generasi muda.

Read online
File size186.49 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test