STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan tantangan mahasiswa EFL dalam menerapkan aktivitas berpikir kritis. Mata kuliah English for Research Writing (ERW) dalam mata kuliah bahasa asing (EFL) bertujuan untuk melatih mahasiswa melakukan penelitian kecil dan menulis laporan penelitian berdasarkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (SDGs). Penelitian kualitatif ini didasarkan pada konsep berdasarkan model berpikir kritis dari taksonomi Bloom dan Roda Alasan Paul dan Elder. Survei terhadap 97 responden dari tiga kelas dilakukan untuk mengumpulkan data. Hasilnya menunjukkan bahwa 79,4% responden merasa bahwa aktivitas berpikir kritis membantu mereka menentukan masalah dan solusi, dan 70% berpikir bahwa mereka dapat berlatih berpikir kritis. Tantangan yang mereka hadapi (53%) adalah kekurangan kosakata bahasa Inggris, 38% kesulitan mendapatkan ide, dan 57% responden kesulitan menjelaskan pendapat mereka. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih jelas tentang aspek-aspek yang perlu dipersiapkan dan direfleksikan.

Mahasiswa berpikir bahwa aktivitas berpikir kritis sangat penting dalam membentuk keterampilan menulis, terutama dalam memberikan argumen dan merinci ide.Sebagian besar dari mereka menganggap berpikir kritis sebagai aktivitas membuat argumen yang didukung bukti.Mereka juga menganggap aktivitas berpikir kritis bermanfaat untuk memberikan solusi terhadap masalah.Peserta juga berpikir bahwa aktivitas berpikir kritis penting untuk mempertahankan mata kuliah menulis akademik dan bermanfaat untuk mata kuliah lainnya secara umum.Hal ini serupa dengan penelitian Aunurrahman, Hamied, dan Emilia (2017) yang menemukan bahwa genre menulis akademik menuntut berpikir kritis dalam pembuatannya.Tantangan terbesar dalam menerapkan aktivitas berpikir kritis adalah kekurangan kosakata bahasa Inggris dan kepercayaan diri dalam memberikan argumen.Penelitian Tahira dan Haider (2019) juga menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan dalam mendemonstrasikan argumen.Diharapkan selama kelas menulis penelitian, mahasiswa akan lebih fokus pada ide kritis dan kreatif untuk menyelesaikan masalah daripada berpikir tentang apa dan bagaimana mereka harus menuliskannya dalam sebuah artikel.

Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis dampak pembelajaran berbasis proyek atau Outcome-Based Education (OBE) dalam menulis akademik terhadap pengembangan kosakata bahasa Inggris dan kemampuan menulis paragraf dan esai. 2. Mengeksplorasi strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam memberikan argumen dan merinci ide dalam bahasa Inggris. 3. Meneliti bagaimana aktivitas berpikir kritis dapat diintegrasikan secara lebih dinamis dalam pembelajaran bahasa Inggris, dengan mempertimbangkan tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam hal kosakata dan kemampuan merumuskan pendapat.

  1. The Relationship between Iranian EFL Teachers’ Critical Thinking Ability and their Professional... doi.org/10.5539/elt.v3n2p135The Relationship between Iranian EFL TeachersAo Critical Thinking Ability and their Professional doi 10 5539 elt v3n2p135
  2. 0. pdf obj endobj procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs jry i7 ma jj ur lq rc... academypublication.com/issues/past/jltr/vol01/06/11.pdf0 pdf obj endobj procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs jry i7 ma jj ur lq rc academypublication issues past jltr vol01 06 11 pdf
Read online
File size407.96 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test